Lulusan Manajemen Bisnis Syariah Bisa Kerja di Pemerintahan Gak Sih!

Jurusan Manajemen Bisnis Syariah semakin diminati karena prospeknya yang luas dan relevan dengan perkembangan ekonomi modern. Banyak calon mahasiswa bertanya-tanya, Manajemen Bisnis Syariah: bisa kerja di pemerintahan? Apakah lulusan jurusan ini hanya cocok untuk dunia bisnis dan perbankan, atau ada peluang di sektor publik juga?

Faktanya, lulusan Manajemen Bisnis Syariah memiliki kompetensi yang dibutuhkan tidak hanya di industri swasta, tetapi juga di instansi pemerintah. Hal ini karena pemerintah membutuhkan tenaga ahli yang menguasai manajemen keuangan, prinsip bisnis Islami, dan analisis ekonomi untuk mendukung berbagai program pembangunan dan pengelolaan keuangan berbasis Syariah.

Kompetensi Lulusan Manajemen Bisnis Syariah

Jurusan Manajemen Bisnis Syariah menekankan pemahaman teori bisnis modern dengan prinsip Syariah. Lulusan memiliki keahlian yang bisa diterapkan di banyak bidang, termasuk sektor pemerintahan:

  • Manajemen Keuangan Syariah – Mengelola anggaran, investasi, dan pembiayaan sesuai prinsip halal.
  • Akuntansi dan Audit Syariah – Membantu transparansi dan kepatuhan laporan keuangan di instansi publik.
  • Analisis Risiko dan Evaluasi Usaha – Memastikan proyek pemerintah berbasis Syariah berjalan aman dan efisien.
  • Etika dan Hukum Bisnis Syariah – Penting untuk menjaga integritas dan kepatuhan regulasi.
  • Kewirausahaan dan Strategi Bisnis – Mendukung program UMKM dan pemberdayaan ekonomi di masyarakat.

Dengan kemampuan ini, lulusan siap mengisi posisi strategis di pemerintahan maupun sektor swasta.

Peluang Kerja di Pemerintahan

Lulusan Manajemen Bisnis Syariah bisa mengisi posisi penting di berbagai lembaga pemerintah, antara lain:

  • Kementerian Keuangan dan Direktorat Jenderal Perbendaharaan – Mengelola anggaran dan pembiayaan berbasis Syariah.
  • Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) – Analisis proyek pembangunan ekonomi berbasis prinsip Islami.
  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK) – Mengawasi dan memastikan kepatuhan lembaga keuangan Syariah.
  • Unit Usaha Syariah Pemerintah – Seperti BPR Syariah milik daerah atau program pemberdayaan ekonomi Syariah.

Peluang ini menunjukkan bahwa jurusan ini relevan bagi calon aparatur negara yang ingin berkontribusi pada pengelolaan ekonomi Syariah.

Mata Kuliah Utama yang Menunjang Karier Pemerintahan

Di setiap universitas, termasuk Universitas Ma’soem, mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah belajar mata kuliah yang membekali mereka siap kerja di pemerintahan, antara lain:

  • Prinsip Manajemen dan Bisnis Syariah
  • Akuntansi dan Audit Lembaga Bisnis Syariah
  • Manajemen Keuangan Syariah
  • Analisis Risiko dan Kelayakan Usaha
  • Hukum dan Etika Bisnis Syariah
  • Kewirausahaan dan Pengembangan Usaha Islami

Mata kuliah ini membentuk lulusan yang mampu mengelola keuangan dan proyek berbasis prinsip Islami, baik untuk sektor publik maupun swasta.

Pendidikan Praktik di Universitas Ma’soem

Universitas Ma’soem tidak hanya menawarkan teori, tetapi juga praktik nyata. Mahasiswa jurusan Manajemen Bisnis Syariah dapat memanfaatkan ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang untuk magang dan memperoleh sertifikat resmi.

Manfaat magang ini antara lain:

  • Praktik Analisis Pembiayaan dan Usaha – Melatih mahasiswa menilai proyek dan pembiayaan secara nyata.
  • Pengelolaan Arus Kas dan Risiko – Membekali kemampuan manajemen keuangan yang bisa diterapkan di pemerintahan.
  • Pengalaman Lapangan Nyata – Mahasiswa memahami operasional lembaga keuangan berbasis Syariah secara langsung.
  • Portofolio Profesional – Sertifikat magang menjadi nilai tambah untuk melamar posisi di sektor publik maupun swasta.

Ekosistem ini membantu mahasiswa siap menghadapi tantangan profesional dan memahami kebutuhan industri.

Relevansi Jurusan dengan Tren Pemerintahan

Selain peluang di perbankan dan bisnis, lulusan Manajemen Bisnis Syariah sangat relevan di sektor pemerintahan. Mereka bisa:

  • Menjadi analis keuangan Syariah di kementerian terkait
  • Mengelola proyek pembangunan berbasis ekonomi Syariah
  • Menjadi staf pengawas di OJK dan lembaga pengatur keuangan
  • Mengembangkan program UMKM atau pemberdayaan ekonomi Syariah

Kombinasi teori, praktik, dan magang membuat lulusan fleksibel, siap beradaptasi, dan berkontribusi bagi pembangunan ekonomi nasional.

Mengapa Jurusan Ini Tetap Dibutuhkan

Jurusan Manajemen Bisnis Syariah hadir bukan hanya untuk menyiapkan tenaga profesional di bisnis, tetapi juga untuk:

  • Membentuk tenaga ahli yang paham prinsip bisnis Islami
  • Menjawab kebutuhan pemerintah akan profesional di bidang ekonomi Syariah
  • Membuka peluang karier luas di sektor publik dan privat
  • Memberikan landasan etika dan kepatuhan dalam pengelolaan keuangan

Dengan alasan ini, jurusan ini menjadi pilihan strategis bagi mereka yang ingin berkarier di pemerintahan maupun industri modern.

Modal Lulusan Siap Bekerja di Pemerintahan

Dengan dukungan kurikulum lengkap dan ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang, mahasiswa di Universitas Ma’soem dapat belajar teori sekaligus praktik nyata. Sertifikat magang dan pengalaman lapangan menjadi modal kuat untuk bersaing di sektor pemerintahan.

Jurusan Manajemen Bisnis Syariah membekali mahasiswa dengan kompetensi profesional, etika bisnis, dan kemampuan manajemen keuangan berbasis prinsip Syariah. Dengan bekal ini, lulusan siap mengambil peluang karier di perbankan, industri halal, UMKM, startup, maupun pemerintahan.