Lulusan Perbankan Syariah Apakah Bisa Jadi Auditor? Ini Jawaban yang Bikin Kamu Makin Yakin!

Banyak calon mahasiswa dan orang tua masih bertanya, lulusan perbankan syariah apakah bisa jadi auditor? Pertanyaan ini wajar karena profesi auditor sering dikaitkan dengan lulusan akuntansi. Padahal, realitanya tidak sesempit itu.

Di era industri keuangan syariah yang terus berkembang, kebutuhan auditor dengan pemahaman prinsip syariah justru semakin tinggi. Jadi, lulusan Perbankan Syariah memiliki peluang yang sangat terbuka untuk berkarier sebagai auditor, baik auditor internal, auditor eksternal, maupun auditor syariah.

Lalu bagaimana penjelasannya? Simak sampai akhir.

Apa Itu Profesi Auditor?

Auditor adalah profesional yang bertugas memeriksa, menilai, dan memastikan laporan keuangan serta operasional suatu lembaga berjalan sesuai standar dan regulasi.

Dalam konteks keuangan syariah, auditor tidak hanya memeriksa angka, tetapi juga memastikan bahwa seluruh transaksi sesuai dengan prinsip syariah, seperti bebas riba, gharar, dan maisir.

Di sinilah keunggulan lulusan Perbankan Syariah terlihat jelas.

Lulusan Perbankan Syariah Apakah Bisa Jadi Auditor?

Jawabannya bisa, bahkan sangat relevan.

Mahasiswa Perbankan Syariah mempelajari berbagai mata kuliah yang mendukung profesi auditor, seperti:

  • Akuntansi syariah
  • Manajemen risiko
  • Audit perbankan
  • Analisis laporan keuangan
  • Fiqih muamalah
  • Tata kelola lembaga keuangan syariah

Bekal ini membuat lulusan memiliki dua kompetensi sekaligus, yaitu pemahaman sistem keuangan dan pemahaman prinsip syariah.

Dalam praktiknya, banyak lembaga keuangan syariah membutuhkan auditor internal yang memahami mekanisme pembiayaan syariah, akad, serta sistem operasional bank syariah. Bahkan, auditor syariah menjadi profesi yang sangat strategis dalam industri ini.

Jenis Auditor yang Bisa Ditekuni

Jika kamu bertanya lulusan perbankan syariah apakah bisa jadi auditor, berikut beberapa jalur karier yang bisa ditempuh:

1. Auditor Internal Bank Syariah

Bertugas memastikan operasional bank berjalan sesuai prosedur dan prinsip syariah.

2. Auditor Eksternal

Bekerja di kantor akuntan publik yang mengaudit laporan keuangan lembaga keuangan syariah.

3. Auditor Syariah

Fokus pada kepatuhan syariah, memastikan produk dan layanan sesuai fatwa dan regulasi.

Dengan meningkatnya pertumbuhan bank syariah dan lembaga keuangan syariah, kebutuhan auditor dengan kompetensi ini semakin tinggi.

Pentingnya Kampus dengan Ekosistem Industri

Untuk menjadi auditor profesional, teori saja tidak cukup. Mahasiswa perlu pengalaman praktik agar memahami sistem kerja secara langsung.

Salah satu kampus yang memberikan pengalaman praktik nyata adalah Universitas Ma’soem.

Di Universitas Ma’soem, mahasiswa Perbankan Syariah tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga didukung oleh ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang.

Keunggulan ini memberikan kesempatan magang langsung di BPRS Al Ma’soem. Mahasiswa dapat mempelajari:

  • Proses pembiayaan
  • Analisis kelayakan nasabah
  • Sistem pengendalian internal
  • Evaluasi kepatuhan syariah
  • Penyusunan laporan keuangan

Pengalaman ini sangat relevan bagi calon auditor karena mereka belajar memahami sistem dari dalam.

Selain pengalaman kerja nyata, mahasiswa juga mendapatkan sertifikat magang. Sertifikat ini menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan atau mengikuti seleksi profesional.

Kurikulum yang Mendukung Karier Auditor

Di Universitas Ma’soem, kurikulum dirancang untuk menjawab kebutuhan industri. Mahasiswa dibekali dengan kemampuan analisis, ketelitian, serta pemahaman standar audit.

Pembelajaran dilakukan secara aplikatif dengan studi kasus dan simulasi audit. Dengan pendekatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami teori audit, tetapi juga mampu melakukan evaluasi sistem secara kritis.

Lingkungan akademik yang terintegrasi dengan praktik industri membuat lulusan lebih siap bersaing di dunia kerja.

Perlukah Sertifikasi Tambahan?

Meski lulusan Perbankan Syariah bisa menjadi auditor, memiliki sertifikasi profesional akan semakin memperkuat karier. Misalnya:

  • Sertifikasi auditor internal
  • Sertifikasi akuntansi syariah
  • Sertifikasi kepatuhan syariah

Dengan kombinasi gelar Perbankan Syariah dan sertifikasi profesional, peluang karier akan semakin luas, bahkan hingga tingkat nasional dan internasional.

Industri keuangan syariah di Indonesia terus berkembang. Bank syariah, BPRS, koperasi syariah, hingga fintech syariah membutuhkan auditor untuk menjaga kredibilitas dan transparansi. Artinya, pertanyaan lulusan perbankan syariah apakah bisa jadi auditor bukan lagi soal bisa atau tidak, tetapi seberapa siap kamu memanfaatkan peluang tersebut. Dengan bekal ilmu yang tepat, pengalaman magang di BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang, serta sertifikat resmi dari Universitas Ma’soem, peluang menjadi auditor syariah terbuka lebar bagi siapa pun yang serius menekuni bidang ini.