Perbankan Syariah kerja di fintech? Pertanyaan ini semakin relevan di era digital saat industri keuangan mengalami transformasi besar-besaran. Fintech atau financial technology kini menjadi salah satu sektor paling berkembang di Indonesia, termasuk fintech berbasis syariah. Hal ini membuka peluang luas bagi lulusan Perbankan Syariah untuk berkarier tidak hanya di bank, tetapi juga di perusahaan teknologi keuangan.
Perkembangan pembayaran digital, peer-to-peer lending syariah, hingga investasi berbasis prinsip Islam menjadikan kombinasi ilmu perbankan dan teknologi sebagai kebutuhan utama industri saat ini.
Mengapa Lulusan Perbankan Syariah Dibutuhkan di Fintech?
Fintech syariah membutuhkan tenaga profesional yang memahami dua hal sekaligus: sistem keuangan modern dan prinsip syariah. Lulusan Perbankan Syariah memiliki bekal tersebut karena selama kuliah mereka mempelajari:
- Akad dan produk keuangan syariah
- Manajemen risiko dan pembiayaan
- Analisis laporan keuangan
- Regulasi dan kepatuhan syariah
Dalam fintech, pemahaman ini sangat penting untuk memastikan produk digital tetap sesuai prinsip syariah.
Posisi yang Bisa Ditempati di Fintech
Banyak posisi strategis di perusahaan fintech yang bisa diisi oleh lulusan Perbankan Syariah, antara lain:
- Analis pembiayaan digital
- Risk management officer
- Sharia compliance officer
- Business development fintech syariah
- Customer experience specialist
Perusahaan fintech syariah membutuhkan profesional yang mampu menjembatani kebutuhan teknologi dengan aturan keuangan Islam.
Dukungan Akademik yang Relevan
Untuk bisa bersaing di industri fintech, mahasiswa membutuhkan pembelajaran yang tidak hanya teoritis. Program studi Perbankan Syariah di Universitas Ma’soem dirancang agar mahasiswa memahami konsep sekaligus praktik.
Mahasiswa dibekali dengan:
- Praktik penyusunan laporan keuangan
- Studi kasus pembiayaan syariah
- Simulasi analisis risiko
- Pemahaman digitalisasi layanan keuangan
Pendekatan ini membuat lulusan lebih siap menghadapi perubahan industri yang berbasis teknologi.
Keunggulan Ekosistem BPRS Al Ma’soem
Salah satu kelebihan yang memperkuat kesiapan mahasiswa adalah adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Melalui jaringan ini, mahasiswa dapat mengikuti program magang dan mendapatkan sertifikat pengalaman kerja.
Manfaat magang di BPRS antara lain:
- Memahami operasional lembaga keuangan secara langsung
- Melatih kemampuan analisis pembiayaan
- Mengenal sistem administrasi dan pencatatan transaksi
- Mengembangkan komunikasi profesional
Pengalaman ini menjadi fondasi kuat sebelum masuk ke dunia fintech, karena mahasiswa sudah memahami proses keuangan dari sisi praktik.
Fintech Syariah dan Masa Depan Karier
Industri fintech syariah di Indonesia terus tumbuh seiring meningkatnya literasi keuangan digital. Banyak startup yang mengembangkan layanan pembiayaan berbasis akad syariah, investasi halal, hingga platform zakat dan wakaf digital.
Lulusan Perbankan Syariah yang memiliki kemampuan adaptif terhadap teknologi akan memiliki keunggulan kompetitif. Oleh karena itu, penting bagi mahasiswa untuk:
- Meningkatkan literasi digital
- Mengikuti pelatihan tambahan terkait teknologi finansial
- Aktif dalam proyek kewirausahaan digital
- Memahami regulasi fintech syariah
Lingkungan belajar di Universitas Ma’soem mendorong mahasiswa untuk tidak hanya terpaku pada sistem perbankan konvensional, tetapi juga terbuka terhadap inovasi keuangan digital.
Tantangan dan Cara Menghadapinya
Masuk ke industri fintech berarti siap menghadapi perubahan cepat dan persaingan ketat. Dibutuhkan kemampuan analitis, komunikasi yang baik, serta pemahaman regulasi yang kuat.
Namun, mahasiswa yang telah terbiasa dengan pembelajaran berbasis praktik dan pengalaman magang di BPRS Al Ma’soem memiliki kesiapan lebih baik. Mereka tidak hanya memahami teori akad, tetapi juga alur pembiayaan, manajemen risiko, dan pelayanan nasabah.
Perbankan Syariah kerja di fintech bukan lagi sekadar kemungkinan, tetapi peluang nyata. Transformasi digital di sektor keuangan membuka ruang luas bagi lulusan yang memiliki kombinasi pemahaman syariah dan kemampuan adaptasi teknologi.
Dengan dukungan akademik yang aplikatif serta pengalaman magang di 15 cabang BPRS Al Ma’soem, mahasiswa memiliki bekal kuat untuk masuk ke industri fintech syariah. Bagi yang ingin berkarier di sektor keuangan modern tanpa meninggalkan prinsip Islam, Perbankan Syariah menjadi pilihan tepat untuk masa depan yang dinamis dan penuh peluang.





