Sertifikasi Oracle untuk Jurusan Syariah? Manajemen Bisnis menjadi topik yang semakin menarik dibahas di era transformasi digital. Banyak mahasiswa bertanya, apakah sertifikasi teknologi seperti Oracle relevan untuk jurusan berbasis syariah? Apakah lulusan Manajemen Bisnis Syariah benar-benar membutuhkan kemampuan database dan sistem informasi?
Pertanyaan ini sangat wajar, mengingat dunia bisnis dan keuangan saat ini tidak lagi berjalan secara konvensional. Hampir seluruh aktivitas manajemen, mulai dari pengolahan data pelanggan, laporan keuangan, hingga sistem operasional perusahaan, sudah terintegrasi dengan teknologi berbasis database. Di sinilah sertifikasi Oracle mulai terlihat urgensinya.
Mengapa Sertifikasi Oracle Relevan untuk Manajemen Bisnis Syariah
Sertifikasi Oracle dikenal sebagai sertifikasi yang berfokus pada penguasaan database dan sistem manajemen data. Dalam konteks Manajemen Bisnis Syariah, kemampuan ini dapat menjadi nilai tambah yang signifikan.
Mahasiswa jurusan syariah tidak hanya belajar tentang prinsip bisnis Islami, akad, manajemen keuangan syariah, dan etika bisnis. Mereka juga dituntut memahami bagaimana sistem bisnis modern bekerja secara digital.
Beberapa alasan mengapa sertifikasi Oracle relevan antara lain:
- Memahami sistem database perusahaan
Setiap perusahaan menyimpan data transaksi, laporan keuangan, dan informasi pelanggan dalam sistem database. Pemahaman ini penting bagi calon manajer bisnis. - Mendukung pengambilan keputusan berbasis data
Manajemen modern sangat mengandalkan data analytics untuk menentukan strategi bisnis. - Meningkatkan daya saing lulusan
Lulusan yang memiliki kombinasi ilmu syariah dan teknologi akan lebih unggul di pasar kerja. - Siap menghadapi digitalisasi lembaga keuangan syariah
Bank syariah, BPRS, dan fintech syariah terus berkembang dengan sistem berbasis teknologi.
Dengan kata lain, sertifikasi Oracle untuk Jurusan Syariah? Manajemen Bisnis bukan lagi pertanyaan yang aneh, melainkan bagian dari strategi pengembangan kompetensi mahasiswa.
Kuliah Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem
Bagi kamu yang tertarik mendalami Manajemen Bisnis Syariah, Universitas Ma’soem menawarkan program studi yang dirancang sesuai kebutuhan industri. Universitas Ma’soem menjadi salah satu kampus yang mengintegrasikan nilai-nilai syariah dengan praktik bisnis modern.
Program studi Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem membekali mahasiswa dengan:
- Dasar-dasar manajemen dan kewirausahaan
- Prinsip ekonomi dan bisnis syariah
- Manajemen keuangan syariah
- Strategi pemasaran berbasis nilai Islami
- Pengelolaan operasional bisnis
Kurikulum yang aplikatif membuat mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja. Lingkungan akademik yang mendukung juga mendorong mahasiswa untuk mengembangkan soft skill dan hard skill secara seimbang.
Dalam konteks ini, sertifikasi tambahan seperti Oracle dapat menjadi pelengkap kompetensi yang sangat strategis.
Didukung Ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 Cabang
Salah satu keunggulan kuliah di Universitas Ma’soem adalah adanya ekosistem BPRS Al Ma’soem dengan 15 cabang. Fasilitas ini memberikan kesempatan nyata bagi mahasiswa untuk memahami operasional lembaga keuangan syariah secara langsung.
Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah dapat mengikuti program magang di BPRS Al Ma’soem dan mendapatkan sertifikat resmi. Pengalaman ini sangat berharga karena mahasiswa dapat:
- Melihat langsung sistem pengelolaan pembiayaan
- Memahami manajemen operasional bank syariah
- Mempelajari sistem administrasi dan pencatatan transaksi
- Mengasah kemampuan analisis laporan keuangan
Pengalaman praktik tersebut menjadi modal penting jika mahasiswa ingin memperdalam kemampuan teknologi melalui sertifikasi Oracle. Mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga konteks penerapannya di dunia nyata.
Kombinasi Ilmu Syariah dan Teknologi Jadi Kunci Sukses
Di era persaingan global, perusahaan tidak hanya mencari lulusan yang paham teori bisnis. Mereka membutuhkan talenta yang mampu membaca data, memahami sistem digital, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.
Mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah yang memiliki sertifikasi Oracle akan memiliki beberapa keunggulan:
- Lebih siap bekerja di sektor perbankan dan keuangan syariah
- Berpeluang masuk ke divisi sistem informasi atau data management
- Memiliki nilai tambah saat melamar kerja di BUMN atau perusahaan swasta
- Siap mengembangkan bisnis berbasis teknologi
Transformasi digital di sektor syariah bukan sekadar tren, melainkan kebutuhan. Oleh karena itu, memiliki kompetensi tambahan di bidang database dan sistem informasi dapat membuka peluang karier yang lebih luas.
Jadi Perlu atau Tidak?
Sertifikasi Oracle memang bukan kewajiban bagi mahasiswa Manajemen Bisnis Syariah. Namun, jika tujuanmu adalah menjadi lulusan yang unggul dan siap bersaing, sertifikasi ini bisa menjadi investasi jangka panjang.
Dengan bekal pendidikan di Universitas Ma’soem, ditambah pengalaman magang dan sertifikat dari ekosistem BPRS Al Ma’soem 15 cabang, mahasiswa sudah memiliki fondasi yang kuat. Ketika kompetensi tersebut dilengkapi dengan sertifikasi teknologi seperti Oracle, kombinasi ini akan menjadi nilai jual yang sangat menarik di dunia kerja.
Di tengah pesatnya perkembangan industri keuangan dan bisnis berbasis digital, mahasiswa yang mampu menggabungkan pemahaman syariah dengan penguasaan teknologi akan lebih mudah beradaptasi dan berkembang. Jadi, masih ragu untuk mempertimbangkan sertifikasi Oracle sebagai bagian dari perjalanan akademikmu?





