Manajemen Bisnis Syariah kini menjadi jurusan yang sangat diminati karena memberikan bekal ilmu bisnis sekaligus prinsip syariah yang kuat. Lulusan jurusan ini memiliki kemampuan unik untuk memahami manajemen, keuangan, dan aturan syariah secara terpadu. Bagi mahasiswa yang menempuh Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem, peluang berkarier di lembaga strategis seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) semakin terbuka.
Mengapa Manajemen Bisnis Syariah Menjadi Jurusan yang Menjanjikan
Jurusan Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem dirancang untuk mencetak lulusan yang mampu mengelola bisnis dengan prinsip syariah. Mahasiswa mempelajari berbagai mata kuliah mulai dari manajemen keuangan syariah, strategi bisnis halal, akuntansi syariah, hingga regulasi dan kepatuhan industri keuangan. Pendekatan ini membuat lulusan siap menghadapi tantangan dunia bisnis modern sambil tetap berpegang pada prinsip syariah.
Selain teori, Universitas Ma’soem juga menekankan praktik langsung melalui ekosistem BPRS Al-Ma’soem yang memiliki 15 cabang. Mahasiswa bisa magang di BPRS ini dan mendapatkan sertifikat resmi, pengalaman yang sangat berharga ketika melamar kerja di OJK atau BI. Praktik ini memberikan wawasan nyata tentang operasional perbankan syariah, manajemen risiko, layanan nasabah, hingga audit internal.
Peluang Karier di OJK dan BI untuk Lulusan
Lulusan Manajemen Bisnis Syariah memiliki peluang yang luas di OJK dan BI. OJK memerlukan tenaga profesional yang memahami prinsip syariah untuk mengawasi perbankan syariah, BPRS, dan lembaga keuangan mikro syariah. Pengetahuan tentang akad syariah, manajemen risiko, serta kepatuhan bisnis menjadi nilai tambah utama.
Sementara itu, di Bank Indonesia, lulusan jurusan ini dapat bekerja di berbagai bidang seperti kebijakan moneter, sistem pembayaran, pengembangan ekonomi syariah, hingga riset keuangan. Kemampuan lulusan untuk menganalisis data, memahami instrumen syariah, dan mengelola risiko bisnis membuat mereka sangat dibutuhkan.
Magang di BPRS Al-Ma’soem dengan sertifikat resmi menjadi modal besar bagi mahasiswa. Pengalaman langsung ini membuktikan kemampuan praktik mereka, yang sering menjadi pertimbangan penting bagi OJK dan BI dalam rekrutmen calon pegawai.
Kelebihan Belajar di Universitas Ma’soem
Universitas Ma’soem menawarkan pendekatan holistik untuk mahasiswa jurusan Manajemen Bisnis Syariah. Tidak hanya teori, mahasiswa juga dibekali pengalaman praktik yang nyata. Dengan adanya 15 cabang BPRS Al-Ma’soem, mahasiswa dapat belajar langsung tentang pengelolaan keuangan syariah, pelayanan nasabah, audit internal, dan manajemen risiko.
Magang ini juga membekali mahasiswa dengan sertifikat resmi yang bisa menjadi nilai tambah saat melamar pekerjaan. Pengalaman ini menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam dunia nyata. Hal ini tentu menjadi keuntungan besar ketika bersaing untuk posisi di OJK atau BI.
Tips Memaksimalkan Peluang Karier
- Manfaatkan Magang di BPRS – Mahasiswa sebaiknya aktif magang di BPRS Al-Ma’soem untuk pengalaman langsung. Sertifikat magang akan meningkatkan nilai jual di dunia kerja.
- Pelajari Regulasi OJK dan BI – Memahami kebijakan terbaru terkait perbankan syariah akan membuat lulusan lebih siap dan profesional saat menghadapi seleksi kerja.
- Kembangkan Jaringan Profesional – Gunakan dosen, alumni, dan pengalaman magang untuk membangun relasi. Jaringan ini sering membuka pintu menuju karier di lembaga keuangan strategis.
- Tingkatkan Soft Skills dan Teknologi – Selain kompetensi akademik, kemampuan komunikasi, analisis data, dan penguasaan teknologi keuangan semakin dibutuhkan.
Masa Depan Lulusan Manajemen Bisnis Syariah
Dengan industri keuangan syariah yang terus berkembang, permintaan tenaga profesional yang memahami manajemen bisnis dan prinsip syariah meningkat. Lulusan Manajemen Bisnis Syariah Universitas Ma’soem memiliki keunggulan karena sudah terbiasa dengan praktik nyata melalui BPRS Al-Ma’soem dan memahami regulasi serta prinsip syariah secara mendalam.
Peluang karier tidak hanya terbatas pada posisi staf operasional. Lulusan dapat menjadi analis, pengawas, pengembang kebijakan, hingga inovator produk keuangan halal di OJK dan BI. Pengalaman praktik, sertifikat resmi, dan kemampuan manajemen membuat mereka sangat siap menghadapi tantangan dunia kerja.
Dengan pendidikan yang matang, pengalaman praktik yang relevan, serta sertifikat resmi, lulusan Manajemen Bisnis Syariah dapat membuka jalan menuju karier yang stabil dan berkontribusi nyata pada pengembangan ekonomi syariah Indonesia.





