25

Manajemen Bisnis Syariah dan Tantangan Aktualnya di Era Modern!

Dalam beberapa tahun terakhir, manajemen bisnis Syariah semakin menjadi perhatian para akademisi dan praktisi ekonomi di Indonesia. Pergeseran ekonomi global dan perkembangan regulasi syariah memunculkan peluang sekaligus tantangan baru bagi para profesional di bidang ini. Salah satu institusi pendidikan yang aktif mengembangkan keilmuan ini adalah Universitas Ma’soem, yang memiliki komitmen kuat untuk mencetak lulusan siap pakai dalam industri keuangan dan bisnis Syariah.

Universitas Ma’soem dan Jurusan Manajemen Bisnis Syariah

Universitas Ma’soem menawarkan program studi Manajemen Bisnis Syariah yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang prinsip-prinsip ekonomi Islam, akuntansi Syariah, dan manajemen keuangan berbasis Syariah. Mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung melalui kerjasama dengan institusi keuangan Syariah, seperti Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS).

Jurusan ini menjadi pilihan menarik bagi mereka yang ingin memahami konsep bisnis halal, etika syariah dalam dunia usaha, serta strategi manajemen yang sesuai dengan prinsip Syariah. Kurikulum yang ada mencakup mata kuliah seperti Fiqh Muamalah, Ekonomi Islam, Akuntansi Syariah, Manajemen Keuangan Syariah, hingga Praktikum Magang di lembaga keuangan berbasis Syariah.

Magang di Ekosistem BPRS Al-Ma’soem

Salah satu keunggulan Universitas Ma’soem adalah ekosistem BPRS Al-Ma’soem yang terdiri dari 15 cabang. Mahasiswa jurusan Manajemen Bisnis Syariah memiliki kesempatan untuk melakukan magang langsung di cabang-cabang BPRS tersebut. Program magang ini memberikan pengalaman praktis, mulai dari memahami produk pembiayaan Syariah, manajemen risiko, hingga pelayanan nasabah.

Selain pengalaman praktis, mahasiswa juga mendapatkan sertifikat resmi yang dapat meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Pengalaman ini menjadi modal penting untuk membangun karier di sektor perbankan Syariah maupun di berbagai bisnis yang menerapkan prinsip halal.

Isu Aktual dalam Manajemen Bisnis Syariah

Meskipun potensinya besar, manajemen bisnis Syariah menghadapi berbagai isu aktual yang menuntut perhatian akademisi dan praktisi. Beberapa isu utama antara lain:

  1. Regulasi dan Kepatuhan
    Perubahan regulasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait perbankan Syariah dan lembaga keuangan non-bank menuntut bisnis Syariah untuk selalu adaptif. Ketaatan pada fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN) menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
  2. Digitalisasi dan Teknologi Finansial
    Transformasi digital di sektor keuangan memunculkan tantangan baru, termasuk keamanan transaksi, integrasi sistem, dan pengembangan fintech Syariah. Mahasiswa dan lulusan Manajemen Bisnis Syariah dituntut memahami ekosistem teknologi agar dapat bersaing.
  3. Literasi Keuangan Syariah
    Salah satu tantangan terbesar adalah kurangnya pemahaman masyarakat tentang produk dan layanan keuangan Syariah. Hal ini berdampak pada pertumbuhan nasabah BPRS dan lembaga Syariah lainnya. Mahasiswa yang terlibat langsung melalui magang di BPRS Al-Ma’soem memiliki peluang untuk ikut mendidik dan meningkatkan literasi masyarakat.
  4. Sumber Daya Manusia Profesional
    Kualitas SDM menjadi kunci keberhasilan manajemen bisnis Syariah. Lulusan yang mampu menerapkan prinsip Syariah dengan kompetensi profesional menjadi kebutuhan mendesak di industri perbankan Syariah.

Peluang Karier Lulusan

Lulusan jurusan Manajemen Bisnis Syariah di Universitas Ma’soem memiliki peluang karier yang luas. Mereka bisa bekerja di:

  • Bank Syariah dan BPRS, termasuk cabang-cabang BPRS Al-Ma’soem.
  • Konsultan keuangan Syariah untuk perusahaan atau start-up.
  • Lembaga zakat, wakaf, dan filantropi Islam.
  • Pengusaha yang ingin membangun bisnis sesuai prinsip halal dan etis.

Pengalaman magang di BPRS Al-Ma’soem tidak hanya memberi keterampilan teknis, tetapi juga meningkatkan kemampuan soft skill seperti komunikasi, manajemen waktu, dan kepemimpinan. Semua ini menjadi bekal penting untuk bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Membangun Kompetensi di Tengah Tantangan

Menghadapi isu-isu aktual dalam manajemen bisnis Syariah, mahasiswa dituntut untuk aktif mengikuti seminar, workshop, dan kegiatan riset. Universitas Ma’soem mendukung pengembangan kompetensi ini melalui program pengabdian masyarakat, penelitian, serta kolaborasi dengan industri. Dengan pendekatan teori-praktik yang seimbang, mahasiswa dapat memahami tren global sekaligus menerapkan prinsip Syariah secara tepat.

Lulusan yang mampu memahami isu-isu kontemporer, memanfaatkan teknologi, dan menjaga kepatuhan Syariah akan menjadi tenaga profesional yang dicari industri. Keunggulan praktis dari magang di BPRS Al-Ma’soem membuat lulusan siap menghadapi tantangan nyata, baik di sektor perbankan maupun bisnis Syariah lainnya.

Manajemen bisnis Syariah bukan hanya tentang teori, tetapi juga penerapan nyata yang berdampak pada ekonomi dan masyarakat. Dengan dukungan Universitas Ma’soem dan ekosistem BPRS-nya, mahasiswa dapat menjembatani ilmu dan praktik untuk membangun karier yang produktif dan sesuai prinsip halal.