Mau Skor TOEFL 500+? Ini Jenis Latihan yang Sebaiknya Ada di Aplikasi Belajarmu

Target skor TOEFL 500+ membutuhkan persiapan yang terarah, bukan hanya menghafalkan kosakata atau mengerjakan soal secara berulang. Kemampuan memahami bahasa Inggris perlu dilatih melalui beberapa jenis soal yang menyerupai format tes, sekaligus membantu peserta mengenali pola kesalahan yang sering dilakukan.

Aplikasi belajar TOEFL dapat menjadi salah satu pilihan untuk berlatih secara fleksibel. Namun, tidak semua aplikasi menyediakan latihan yang sama. Jika targetnya mencapai skor TOEFL 500 atau lebih, ada beberapa jenis latihan yang sebaiknya tersedia agar proses belajar lebih terstruktur.

Latihan Listening untuk Meningkatkan Pemahaman Percakapan

Listening menjadi salah satu bagian penting dalam tes TOEFL. Peserta perlu memahami percakapan atau informasi yang disampaikan dalam bahasa Inggris, termasuk ketika pembicara menggunakan kecepatan bicara yang berbeda.

Aplikasi belajar TOEFL sebaiknya menyediakan latihan listening yang tidak hanya berupa rekaman pendek. Materinya dapat mencakup percakapan sehari-hari, dialog di lingkungan akademik, hingga monolog atau penjelasan mengenai topik tertentu.

Latihan listening yang baik juga sebaiknya dilengkapi pertanyaan pemahaman. Misalnya, peserta diminta menentukan gagasan utama, informasi tertentu, tujuan pembicara, atau kesimpulan yang dapat ditarik dari percakapan.

Latihan secara rutin membantu telinga terbiasa menangkap informasi dalam bahasa Inggris tanpa harus menerjemahkan setiap kata ke bahasa Indonesia.

Latihan Structure dan Grammar

Pemahaman grammar menjadi bagian yang tidak dapat diabaikan ketika mengejar skor TOEFL 500+. Banyak soal TOEFL menguji kemampuan peserta mengenali struktur kalimat yang tepat.

Aplikasi belajar sebaiknya memiliki latihan yang mencakup materi grammar dasar hingga menengah, seperti:

  • Subject-verb agreement
  • Tenses
  • Passive voice
  • Clauses
  • Conjunction
  • Parallel structure
  • Comparatives
  • Prepositions
  • Pronouns

Latihan akan lebih bermanfaat apabila aplikasi memberikan penjelasan setelah jawaban dipilih. Peserta tidak hanya mengetahui bahwa jawabannya salah, tetapi juga memahami alasan pilihan tersebut tidak tepat.

Fitur pembahasan dapat membantu pengguna menemukan pola kesalahan. Jika seseorang berulang kali keliru pada penggunaan clause, misalnya, materi tersebut dapat dipelajari kembali sebelum melanjutkan ke tingkat soal berikutnya.

Latihan Reading untuk Membiasakan Diri Membaca Cepat

Reading TOEFL tidak sekadar menguji kemampuan menerjemahkan teks. Peserta perlu menemukan informasi penting, memahami hubungan antaride, mengenali makna kata berdasarkan konteks, dan menentukan gagasan utama.

Karena itu, aplikasi belajar TOEFL sebaiknya menyediakan bacaan yang memiliki tingkat kesulitan beragam. Teks dapat berasal dari topik akademik ringan, ilmu pengetahuan, sejarah, lingkungan, pendidikan, atau kehidupan sosial.

Jenis pertanyaan yang tersedia juga perlu bervariasi, misalnya:

  1. Main idea
  2. Supporting details
  3. Vocabulary in context
  4. Inference
  5. Reference
  6. Author’s purpose

Latihan reading akan semakin efektif jika terdapat fitur penghitung waktu. Peserta dapat belajar mengatur waktu sekaligus mengetahui berapa lama yang dibutuhkan untuk menyelesaikan satu bacaan.

Latihan Vocabulary yang Berbasis Konteks

Kosakata menjadi fondasi penting untuk listening, reading, maupun pemahaman soal grammar. Namun, menghafalkan daftar kata tanpa mengetahui penggunaannya dalam kalimat sering kali kurang efektif.

Aplikasi belajar TOEFL sebaiknya menyediakan vocabulary dalam bentuk konteks. Satu kata dapat diperkenalkan melalui kalimat, sinonim, antonim, contoh penggunaan, dan pertanyaan singkat.

Kosakata akademik juga perlu mendapatkan perhatian karena banyak muncul dalam teks atau materi bahasa Inggris formal. Pengguna dapat membuat daftar kata yang sering salah atau belum dipahami untuk kemudian dipelajari kembali secara berkala.

Sistem pengulangan atau review vocabulary juga membantu agar kata yang sudah dipelajari tidak mudah terlupakan.

Simulasi TOEFL untuk Mengukur Perkembangan

Latihan per bagian memang penting, tetapi peserta juga perlu mengerjakan simulasi tes secara utuh. Fitur simulasi TOEFL membantu pengguna mengetahui kemampuan mereka ketika harus menyelesaikan beberapa bagian dalam satu sesi.

Simulasi sebaiknya memiliki batas waktu dan jumlah soal yang realistis. Setelah selesai, aplikasi dapat memberikan estimasi skor serta rincian hasil pada setiap bagian.

Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan strategi belajar berikutnya. Misalnya, jika hasil reading sudah cukup baik tetapi structure masih rendah, waktu belajar dapat lebih banyak diarahkan pada grammar dan latihan structure.

Simulasi juga dapat membantu mengurangi rasa kaget ketika menghadapi tes sebenarnya karena peserta sudah terbiasa mengerjakan soal dalam kondisi terbatas waktu.

Fitur Analisis Kesalahan Lebih Berguna daripada Sekadar Nilai

Nilai latihan memang memberikan gambaran mengenai kemampuan, tetapi analisis kesalahan dapat memberikan informasi yang lebih berguna.

Aplikasi belajar TOEFL idealnya dapat menunjukkan jenis soal yang sering salah. Riwayat latihan memungkinkan pengguna melihat perkembangan dari waktu ke waktu.

Misalnya, seseorang memperoleh skor 450 pada simulasi pertama, kemudian meningkat menjadi 475 setelah beberapa minggu. Informasi tersebut menunjukkan perkembangan, tetapi pengguna tetap perlu mengetahui bagian mana yang paling banyak memberikan kontribusi terhadap peningkatan tersebut.

Fitur analisis dapat membantu menjawab pertanyaan seperti:

  • Jenis soal apa yang paling sering salah?
  • Apakah kesalahan grammar terjadi pada materi tertentu?
  • Berapa banyak soal reading yang dapat dijawab tepat?
  • Apakah waktu pengerjaan terlalu lama?
  • Bagian mana yang perlu mendapat latihan tambahan?

Pilih Aplikasi yang Mendukung Pola Belajar Konsisten

Aplikasi belajar TOEFL sebaiknya tidak hanya memiliki banyak soal. Kemudahan penggunaan dan struktur pembelajaran juga penting agar pengguna dapat belajar secara konsisten.

Jadwal latihan dapat dibuat berdasarkan target yang realistis, misalnya 20–30 menit setiap hari. Satu sesi dapat digunakan untuk vocabulary dan structure, sedangkan sesi berikutnya difokuskan pada listening atau reading.

Bagi mahasiswa, pola belajar seperti ini dapat disesuaikan dengan jadwal kuliah. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris juga dapat memanfaatkan latihan TOEFL sebagai bagian dari pengembangan kemampuan bahasa Inggris akademik.

Salah satu lingkungan pendidikan yang relevan untuk pengembangan kemampuan tersebut adalah Ma’soem University. Kampus swasta ini memiliki Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang menyediakan dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Bagi mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris, latihan bahasa Inggris secara mandiri melalui aplikasi dapat menjadi salah satu cara untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan berbahasa di luar kegiatan perkuliahan.

Gunakan Hasil Latihan untuk Menentukan Target Belajar

Target TOEFL 500+ akan lebih mudah didekati apabila peserta mengetahui posisi kemampuan saat ini. Mulailah dari tes diagnostik atau simulasi awal untuk mendapatkan gambaran skor.

Setelah itu, tentukan bagian yang perlu diperbaiki. Jangan hanya mengejar jumlah soal yang dikerjakan setiap hari. Kualitas latihan dan pemahaman terhadap kesalahan juga memiliki peran penting.

Contohnya, peserta dapat menetapkan target mingguan seperti menyelesaikan beberapa sesi listening, mempelajari sejumlah vocabulary akademik, mengerjakan latihan structure, dan mengikuti satu simulasi TOEFL. Pola tersebut dapat dievaluasi berdasarkan hasil latihan berikutnya.

Bagi calon peserta yang memiliki target skor TOEFL 500+, aplikasi belajar akan lebih bermanfaat jika menyediakan kombinasi latihan listening, structure, reading, vocabulary, simulasi, serta analisis hasil. Fitur-fitur tersebut membuat proses belajar tidak berhenti pada mengerjakan soal, tetapi juga membantu pengguna memahami bagian yang masih perlu diperbaiki.

Informasi Ma’soem University

No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com