Program double degree menjadi salah satu opsi menarik bagi mahasiswa yang ingin memperoleh dua gelar dalam satu periode studi. Skema ini memungkinkan mahasiswa menempuh pendidikan di dua institusi atau dua program studi sekaligus, baik di dalam maupun luar negeri. Bagi mahasiswa, peluang ini bukan hanya soal gelar ganda, tetapi juga pengembangan kompetensi akademik, pengalaman lintas budaya, serta nilai tambah di dunia kerja.
Meski terdengar menjanjikan, proses pendaftaran double degree memerlukan persiapan yang matang. Setiap perguruan tinggi memiliki kebijakan, syarat, dan mekanisme yang berbeda. Oleh karena itu, memahami langkah-langkahnya sejak awal menjadi hal penting agar proses berjalan lancar.
Apa Itu Program Double Degree?
Double degree adalah program pendidikan yang memungkinkan mahasiswa memperoleh dua gelar akademik dari dua institusi atau dua program studi dalam waktu tertentu. Program ini umumnya dirancang melalui kerja sama antar universitas, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Dalam praktiknya, mahasiswa akan mengikuti sebagian perkuliahan di kampus asal, kemudian melanjutkan studi di kampus mitra. Kurikulum biasanya sudah disesuaikan agar beberapa mata kuliah diakui oleh kedua institusi.
Syarat Umum Mendaftar Double Degree
Setiap perguruan tinggi memiliki persyaratan masing-masing, tetapi secara umum terdapat beberapa syarat yang sering dijumpai:
- Prestasi Akademik
Mahasiswa biasanya harus memiliki IPK minimal tertentu, misalnya di atas 3.00. Nilai akademik menjadi indikator kesiapan mengikuti beban studi yang lebih kompleks. - Kemampuan Bahasa Asing
Jika program double degree dilakukan dengan kampus luar negeri, kemampuan bahasa Inggris menjadi syarat utama. Sertifikat seperti TOEFL atau IELTS sering diminta. - Surat Rekomendasi
Beberapa kampus meminta surat rekomendasi dari dosen atau pimpinan program studi sebagai bentuk penilaian karakter dan akademik. - Motivation Letter
Mahasiswa diminta menulis alasan mengikuti program, rencana studi, serta tujuan jangka panjang setelah menyelesaikan double degree. - Seleksi Wawancara
Tahapan ini digunakan untuk menilai kesiapan, motivasi, serta kemampuan komunikasi calon peserta.
Cara Mendaftar Program Double Degree
1. Mencari Informasi Program
Langkah awal adalah mencari informasi terkait program double degree yang tersedia. Informasi ini biasanya dapat diperoleh melalui website resmi kampus, bagian akademik, atau kantor kerja sama internasional.
Mahasiswa perlu memastikan apakah program tersebut tersedia untuk jurusan yang sedang diambil, misalnya pada bidang Bimbingan dan Konseling atau Pendidikan Bahasa Inggris.
2. Konsultasi dengan Dosen atau Kaprodi
Sebelum mendaftar, konsultasi menjadi langkah penting. Dosen atau ketua program studi dapat memberikan arahan terkait kelayakan akademik serta kesesuaian rencana studi.
Di beberapa kampus seperti Ma’soem University, dukungan akademik biasanya sudah terstruktur sehingga mahasiswa bisa mendapatkan bimbingan terkait peluang studi lanjutan atau program kerja sama.
3. Menyiapkan Dokumen Administrasi
Dokumen yang umumnya diperlukan meliputi:
- Transkrip nilai
- Sertifikat bahasa (TOEFL/IELTS jika diperlukan)
- KTP atau paspor
- Curriculum Vitae (CV)
- Motivation letter
- Surat rekomendasi
Pastikan semua dokumen sudah lengkap dan sesuai dengan format yang diminta oleh kampus tujuan.
4. Mengikuti Seleksi Internal
Beberapa perguruan tinggi menerapkan seleksi internal sebelum mahasiswa diajukan ke kampus mitra. Seleksi ini bisa berupa tes akademik, wawancara, atau penilaian dokumen.
Tujuan dari tahap ini adalah memastikan mahasiswa yang terpilih memiliki kesiapan akademik dan mental untuk mengikuti program double degree.
5. Mengajukan ke Kampus Mitra
Setelah lolos seleksi internal, mahasiswa akan diajukan ke kampus mitra. Pada tahap ini, keputusan akhir berada di tangan kampus tujuan.
Mahasiswa mungkin diminta mengikuti seleksi tambahan, tergantung kebijakan institusi mitra.
6. Mengatur Perpindahan dan Penyesuaian Studi
Jika dinyatakan diterima, mahasiswa perlu mempersiapkan perpindahan studi. Hal ini mencakup pengurusan administrasi, penyesuaian kurikulum, serta persiapan akademik dan non-akademik.
Tips Sukses Mengikuti Program Double Degree
Mengikuti program double degree membutuhkan kesiapan yang lebih tinggi dibanding program reguler. Beberapa tips berikut dapat membantu:
- Kelola waktu dengan baik
Beban akademik cenderung lebih padat, sehingga manajemen waktu menjadi kunci utama. - Tingkatkan kemampuan bahasa
Kemampuan bahasa, terutama bahasa Inggris, sangat berpengaruh dalam proses belajar. - Aktif mencari informasi
Jangan hanya menunggu informasi dari kampus, tetapi juga aktif mencari peluang program kerja sama. - Bangun relasi akademik
Hubungan baik dengan dosen dapat membantu dalam mendapatkan rekomendasi atau bimbingan. - Siapkan mental dan finansial
Program ini seringkali membutuhkan kesiapan biaya tambahan dan adaptasi lingkungan baru.
Relevansi Double Degree dengan Dunia Kerja
Program double degree memberikan nilai tambah yang signifikan. Lulusan memiliki peluang lebih luas karena:
- Memiliki pemahaman lintas kurikulum
- Lebih adaptif terhadap lingkungan internasional
- Memiliki pengalaman akademik yang lebih beragam
- Meningkatkan daya saing di pasar kerja
Bagi mahasiswa FKIP, khususnya jurusan Bimbingan dan Konseling serta Pendidikan Bahasa Inggris, pengalaman lintas budaya dan penguasaan bahasa menjadi keunggulan tersendiri dalam dunia pendidikan maupun profesional.





