Menjadi mahasiswa Agribisnis di Universitas Ma’soem itu artinya kamu sedang dipersiapkan menjadi jembatan antara dunia pertanian dan dunia bisnis profesional. Kampus yang berlokasi strategis di kawasan Bandung-Sumedang ini memang dikenal sangat serius dalam membekali mahasiswanya dengan pengalaman nyata. Di jurusan Agribisnis, kamu akan melewati dua fase krusial: PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) dan PAL (Praktik Adaptasi Lapangan).
Meski namanya mirip, keduanya punya beban dan tujuan yang beda banget. PPL dilakukan selama satu minggu di lingkungan internal perusahaan Ma’soem sebagai ajang pemanasan, sementara PAL menuntut kamu buat “survive” selama satu bulan di perusahaan luar. Biar kamu nggak bingung menentukan fokus dan topik laporan, yuk kita bahas strategi milih topik yang pas biar kuliahmu lancar jaya sampai wisuda!
1. PPL (Praktik Pengenalan Lapangan): Pemanasan 1 Minggu di Ma’soem
Sesuai namanya, Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) adalah momen “kenalan”. Karena waktunya sangat singkat—hanya satu minggu—dan lokasinya di lingkup perusahaan Ma’soem, kamu nggak perlu muluk-muluk ingin mengubah sistem perusahaan. Fokus utama di sini adalah observasi dan sinkronisasi antara teori di kelas dengan kenyataan di lapangan.
Strategi Pilih Topik PPL:
Karena cuma 7 hari, pilihlah topik yang sifatnya deskriptif atau administratif. Kamu harus bisa memotret bagaimana sebuah bisnis agribisnis berjalan sehari-hari.
- Analisis Alur Kerja: Kamu bisa mengamati bagaimana koordinasi antara bagian pengadaan bahan baku dengan bagian penjualan di unit usaha Ma’soem.
- Penerapan SOP: Cek apakah prosedur yang kamu pelajari di bangku kuliah sudah diterapkan dengan baik di lapangan.
- Manajemen SDM Sederhana: Mengamati bagaimana pembagian tugas karyawan di sektor ritel atau produksi pangan milik Ma’soem.
Tips: Di fase PPL, perbanyak tanya ke senior atau staf di sana. Karena waktunya sebentar, jangan sampai kamu baru dapet ide topik di hari kelima!
2. PAL (Praktik Adaptasi Lapangan): Uji Nyali 1 Bulan di Perusahaan Luar
Nah, ini dia menu utamanya. Praktik Adaptasi Lapangan (PAL) adalah saatnya kamu benar-benar “beradaptasi” dengan budaya kerja di luar lingkungan kampus. Dalam waktu satu bulan, kamu diharapkan bukan cuma jadi penonton, tapi juga bisa memberikan analisis yang tajam untuk perusahaan tempat kamu magang.
Strategi Pilih Topik PAL:
Dengan durasi 30 hari, kamu punya waktu buat ngumpulin data yang lebih serius. Topik yang cocok biasanya bersifat analitis dan solutif.
- Analisis Kelayakan Bisnis: Kamu bisa menghitung keuntungan dan kerugian dari satu lini produk di perusahaan tersebut. Ini sangat khas anak Agribisnis banget!
- Strategi Pemasaran & Digitalisasi: Banyak perusahaan luar yang mungkin produksinya oke, tapi pemasarannya masih tradisional. Kamu bisa angkat topik tentang strategi promosi di media sosial atau analisis pasar sasaran.
- Rantai Pasok (Supply Chain): Kamu bisa meneliti dari mana perusahaan dapet bahan baku, gimana proses pengolahannya, sampai gimana produk itu sampai ke tangan konsumen. Cari tahu di mana titik lemahnya (misalnya biaya angkut yang terlalu mahal).
3. Cara Mencari Masalah untuk Jadi Topik Laporan
Mahasiswa sering stres karena ngerasa “nggak ada masalah” di perusahaan tempat mereka praktik. Padahal, masalah itu selalu ada kalau kamu tahu cara carinya:
- Observasi bottleneck: Lihat bagian mana yang kerjanya paling lambat atau paling sering terjadi penumpukan barang. Itu adalah masalah.
- Ngobrol santai: Sering-seringlah ngopi bareng karyawan. Biasanya mereka bakal curhat, misalnya: “Duh, ini catatan stok sering nggak sinkron sama barang asli.” Nah, itu judul laporan gratis buat kamu!
- Analisis Data Lama: Kalau diizinkan, lihat laporan penjualan tahun lalu. Kalau ada penurunan di bulan tertentu, kamu bisa teliti kenapa itu terjadi.
4. Mengapa Universitas Ma’soem Sangat Mendukung Praktik Ini?
Kuliah Agribisnis di Universitas Ma’soem itu bukan cuma soal dapet gelar, tapi soal pembentukan karakter. Ma’soem punya koneksi yang luas dengan berbagai instansi dan perusahaan, jadi kamu punya banyak pilihan buat PAL.
Selain itu, atmosfer islami dan disiplin di Ma’soem bikin mahasiswanya punya etika kerja (work ethic) yang baik. Perusahaan luar biasanya sangat senang dapet mahasiswa magang dari Ma’soem karena biasanya sopan, rajin, dan nggak gampang ngeluh. Ini adalah modal besar buat kamu saat melakukan Adaptasi Lapangan.
5. Tips Agar Laporan PPL dan PAL Cepat Kelar
- Logbook adalah Koentji: Jangan malas isi buku harian kegiatan. Kalau ditunda seminggu, kamu pasti lupa tadi ngerjain apa saja.
- Ambil Foto: Dokumentasi itu penting banget buat lampiran laporan. Tapi ingat, minta izin dulu ya sebelum foto-foto area rahasia perusahaan.
- Bimbingan Teratur: Jangan cuma ketemu dosen pas laporan sudah jadi. Konsultasikan idemu di minggu pertama biar nggak salah arah.
- Adaptasi Dulu, Riset Kemudian: Di minggu pertama PAL, fokuslah buat akrab sama orang-orang di kantor/lahan. Kalau mereka sudah nyaman sama kamu, dapet data apa pun pasti dipermudah.
PPL dan PAL bukan sekadar formalitas biar bisa wisuda. Bagi mahasiswa Agribisnis Universitas Ma’soem, ini adalah jembatan buat jadi pengusaha atau manajer profesional di masa depan. PPL 1 minggu di Ma’soem adalah waktu buat kamu belajar dasar-dasar kerja, sementara PAL 1 bulan di luar adalah waktu buat kamu menunjukkan taji dan kemampuan analisismu.
Pilih topik yang bener-bener kamu kuasai dan perusahaan butuhkan. Siapa tahu, setelah lulus nanti, perusahaan tempat kamu PAL malah langsung panggil kamu buat jadi karyawan tetap!
Gimana, sudah ada ide mau PAL di sektor apa? Apakah di perkebunan, perusahaan manufaktur pangan, atau instansi pemerintahan seperti Dinas Pertanian? Kalau kamu punya minat khusus, saya bisa bantu kerucutkan lagi topik risetnya supaya lebih spesifik dan nggak bikin pusing!





