Banyak calon mahasiswa penasaran, Manajemen Bisnis Syariah berapa persen karier untuk menjadi konsultan bisnis? Apakah jurusan ini benar-benar relevan untuk profesi konsultan, atau hanya fokus mencetak wirausaha dan manajer perusahaan?
Pertanyaan ini sangat wajar. Di era pertumbuhan industri halal dan ekonomi syariah, kebutuhan akan konsultan bisnis berbasis syariah semakin meningkat. Perusahaan, UMKM, hingga lembaga keuangan membutuhkan tenaga ahli yang memahami strategi bisnis sekaligus prinsip syariah.
Di Universitas Ma’soem, jurusan Manajemen Bisnis Syariah dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan manajerial, analisis keuangan, serta pemahaman regulasi syariah. Kombinasi ini menjadi modal kuat untuk berkarier sebagai konsultan bisnis.
Berapa Persen Relevansi Kariernya?
Jika dilihat dari kurikulum dan kompetensi lulusan, sekitar 65–75 persen materi yang dipelajari sangat mendukung profesi konsultan bisnis. Angka ini bukan sekadar asumsi, tetapi berdasarkan pada kesesuaian kompetensi yang diajarkan dengan kebutuhan industri.
Mengapa bisa sebesar itu?
Karena mahasiswa mempelajari:
- Analisis laporan keuangan
- Perencanaan dan strategi bisnis
- Studi kelayakan usaha
- Manajemen risiko
- Pengelolaan investasi syariah
Semua keterampilan tersebut adalah fondasi utama dalam dunia konsultasi bisnis.
Apa Sebenarnya Tugas Konsultan Bisnis Syariah?
Konsultan bisnis syariah membantu perusahaan dalam mengembangkan usaha yang sehat dan sesuai prinsip Islam. Tugasnya meliputi:
- Menganalisis kondisi keuangan perusahaan
- Memberikan rekomendasi strategi pertumbuhan
- Menyusun sistem bisnis berbasis akad syariah
- Mengoptimalkan efisiensi dan profitabilitas
Profesi ini membutuhkan kombinasi antara kemampuan analisis, komunikasi, dan pemahaman regulasi.
Mata Kuliah Pendukung Karier Konsultan
Di jurusan Manajemen Bisnis Syariah, terdapat beberapa mata kuliah yang secara langsung menunjang karier sebagai konsultan, seperti:
Manajemen Keuangan Syariah
Membahas pengelolaan modal, perhitungan investasi, dan strategi pembiayaan.
Analisis Kelayakan Bisnis
Mengajarkan cara menghitung BEP, ROI, serta proyeksi keuntungan.
Akuntansi Syariah
Membekali mahasiswa dengan kemampuan membaca dan menyusun laporan keuangan.
Manajemen Strategik
Melatih mahasiswa menyusun perencanaan bisnis jangka panjang.
Dengan bekal ini, mahasiswa sudah memiliki dasar kuat untuk masuk ke dunia konsultasi.
Pengalaman Praktik yang Meningkatkan Peluang
Selain teori, pengalaman lapangan menjadi faktor penting dalam menentukan besar kecilnya peluang karier. Di Universitas Ma’soem, mahasiswa didukung oleh ekosistem BPRS Al Ma’soem yang memiliki 15 cabang.
Kesempatan yang bisa didapatkan mahasiswa antara lain:
- Magang langsung di BPRS
- Terlibat dalam analisis pembiayaan nyata
- Memahami operasional lembaga keuangan syariah
- Mendapatkan sertifikat resmi setelah magang
Pengalaman ini meningkatkan daya saing lulusan karena mereka telah memahami praktik profesional secara langsung.
Faktor Penentu Keberhasilan Menjadi Konsultan
Walaupun relevansi kompetensi mencapai 65–75 persen, keberhasilan menjadi konsultan tetap dipengaruhi oleh beberapa faktor tambahan:
- Kemampuan komunikasi dan presentasi
- Kepercayaan diri dalam memberikan rekomendasi
- Kemampuan problem solving
- Jaringan profesional yang luas
Mahasiswa yang aktif mengikuti pelatihan, seminar, dan organisasi akan memiliki peluang lebih besar.
Kenapa Manajemen Bisnis Syariah Cocok untuk Jalur Ini?
Jurusan ini tidak hanya mengajarkan teori bisnis, tetapi juga etika dan prinsip syariah. Ini menjadi keunggulan tersendiri di tengah meningkatnya minat terhadap ekonomi halal.
Keunggulan lulusan Manajemen Bisnis Syariah antara lain:
- Memahami aspek hukum dan akad syariah
- Terbiasa melakukan analisis keuangan
- Mampu menyusun strategi bisnis berkelanjutan
- Memiliki wawasan manajerial yang luas
Dengan kombinasi tersebut, peluang untuk menjadi konsultan bisnis sangat terbuka.
Prospek Karier yang Fleksibel
Selain menjadi konsultan independen, lulusan juga bisa berkarier sebagai:
- Business development officer
- Analis bisnis
- Manajer operasional
- Konsultan internal perusahaan
Fleksibilitas ini menunjukkan bahwa jurusan Manajemen Bisnis Syariah memiliki cakupan karier yang luas.
Jadi Seberapa Besar Peluangnya?
Jika kembali ke pertanyaan Manajemen Bisnis Syariah berapa persen karier untuk menjadi konsultan bisnis, jawabannya cukup signifikan. Lebih dari separuh kompetensi yang dipelajari secara langsung mendukung profesi tersebut.
Dengan dukungan kurikulum aplikatif dan pengalaman praktik melalui ekosistem BPRS Al Ma’soem, mahasiswa di Universitas Ma’soem memiliki modal kuat untuk terjun ke dunia konsultasi bisnis berbasis syariah.
Pada akhirnya, jurusan hanyalah pintu awal. Keseriusan, pengalaman, dan kemauan untuk terus belajar akan menentukan seberapa besar peluang tersebut menjadi kenyataan. Jika kamu ingin menjadi konsultan bisnis profesional yang memahami strategi modern sekaligus prinsip syariah, Manajemen Bisnis Syariah bisa menjadi langkah strategis untuk masa depan kariermu.





