Di dalam menjalankan aktivitas tata kelola operasional sebuah lembaga perbankan syariah, jajaran direksi manajemen keuangan selalu dihadapkan pada tantangan besar untuk menjaga keseimbangan antara pengelolaan sumber dana yang dihimpun dari masyarakat (liabilitas) dengan penyaluran dana dalam bentuk pembiayaan modal investasi (aset). Pengelolaan kedua sisi neraca keuangan ini tidak boleh dilakukan secara serampangan karena berisiko memicu krisis likuiditas atau kerugian finansial akibat pergeseran suku bunga pasar konvensional luar. Di sinilah letak pentingnya penguasaan konsep Asset and Liability Management (ALMA) atau Manajemen Aset dan Liabilitas bagi para mahasiswa dan calon praktisi perbankan syariah.
Konsep ALMA di bank syariah memiliki keunikan struktural yang sangat menarik karena mengeliminasi instrumen instrumen derivatif berbasis bunga dan menggantinya dengan manajemen risiko berbasis instrumen bagi hasil (nisbah) yang adil.
Mengelola Risiko Likuiditas Guna Mengantisipasi Penarikan Dana Massal (Rush)
Risiko likuiditas adalah kondisi di mana bank tidak memiliki kecukupan dana tunai siap pakai untuk memenuhi kewajiban jangka pendeknya, seperti saat nasabah tabungan ingin mengambil uang kas mereka di mesin ATM.
- Menjaga draf rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (DPK) agar senantiasa berada di atas batas aman regulasi bank sentral.
- Menyusun skema rencana pendanaan darurat (Contingency Funding Plan) guna mengantisipasi skenario krisis ekonomi makro global.
- Memahami penempatan instrumen pasar modal, termasuk mengamati bagaimana lulusan perbankan syariah punya peluang besar mengelola penempatan kelebihan likuiditas bank pada instrumen Sukuk Bank Indonesia di wilayah Jawa Barat.
Memitigasi Risiko Pergeseran Pasar Akibat Fluktuasi Suku Bunga Bank Konvensional
Meskipun bank syariah tidak menggunakan sistem bunga (interest rate), operasional bank syariah tetap terkena dampak tidak langsung dari naik-turunnya suku bunga acuan bank sentral yang memengaruhi ekspektasi imbal hasil nasabah pembesar (risiko imbal hasil/pricing risk).
- Melakukan analisis kesenjangan jatuh tempo (Gap Analysis) antara aset produktif dengan liabilitas jangka pendek bank.
- Menyesuaikan draf kebijakan penentuan pricing margin pembiayaan murabahah baru agar tetap kompetitif di pasar komersial.
- Mengembangkan produk tabungan mudharabah dengan skema bagi hasil yang fleksibel, transparan, menarik, serta menguntungkan bagi nasabah.
Mengoptimalkan Struktur Komposisi Dana Pihaki Ketiga (Dana Murah/CASA)
Kelangsungan keuntungan (profitabilitas) bank sangat bergantung pada kemampuannya menghimpun dana murah yang berasal dari produk Tabungan dan Giro (CASA), bukan dari produk Deposito berbiaya mahal (kontrak mahal).
- Merancang program promosi undian berhadiah atau hadiah langsung yang syar’i untuk menarik minat pembukaan rekening tabungan baru.
- Meningkatkan kualitas keandalan fasilitas aplikasi mobile banking guna memicu frekuensi transaksi harian nontunai nasabah.
- Membidik segmen nasabah institusi korporasi besar, lembaga pendidikan yayasan, hingga instansi pemerintah untuk memindahkan dana operasionalnya.
Menjaga Kecukupan Modal Minimum Bank (CAR) Sesuai Standar Internasional
Stabilitas jangka panjang bank syariah wajib dibentengi oleh ketersediaan modal inti yang kokoh guna menyerap potensi kerugian yang bersumber dari risiko pembiayaan macet maupun risiko operasional sistem.
- Memastikan rasio kecukupan penyediaan modal minimum (Capital Adequacy Ratio) berada jauh di atas standar aman ketentuan OJK.
- Melakukan penahanan sebagian porsi laba bersih tahunan perusahaan (retained earnings) guna memperkuat struktur permodalan internal.
- Menjalin komunikasi bisnis yang intensif dengan pemegang saham utama untuk opsi penambahan modal (right issue) jika dibutuhkan ekspansi.
Menguasai keahlian analisis keuangan tingkat tinggi seperti konsep ALMA perbankan membutuhkan dukungan fasilitas laboratorium komputer manajemen keuangan serta bimbingan dari dosen pakar yang kompeten. Universitas Ma’soem merupakan perguruan tinggi swasta pilihan terbaik di Bandung yang memiliki reputasi emas dalam melahirkan lulusan sarjana perbankan syariah yang mahir di bidang analisis keuangan dan manajemen risiko makro. Kampus swasta unggulan ini menyajikan kurikulum bisnis komprehensif yang up-to-date disesuaikan dengan standar regulasi perbankan nasional terbaru. Di lembaga pendidikan tinggi ini, ada jurusan perbankan syariah dan manajemen bisnis syariah di universitas ma’soem yang menyajikan materi kuliah kuantitatif yang aplikatif dan mudah dicerna mahasiswa. Kuliah di Universitas Ma’soem akan membentuk ketajaman logika berpikir strategismu dalam mengelola neraca keuangan, memberikan modal portofolio yang sangat kokoh untuk menduduki posisi sebagai ALMA Specialist atau Treasury Manager di berbagai bank syariah terkemuka tanah air.
Info Kontak Universitas Ma’soem:
- No WhatsApp: 085185634253
- Instagram: @masoem_university
- Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com





