Banyak perusahaan yang mengeluhkan hal yang sama ketika merekrut fresh graduate: mereka pintar secara akademis, tetapi belum siap menghadapi dinamika dunia kerja yang sesungguhnya. Di Universitas Ma’soem, masalah ini diselesaikan jauh sebelum mahasiswa wisuda melalui tiga program unggulan yang saling berkesinambungan: PPL, PAL, dan KKN.
Tiga Program, Satu Tujuan Besar
Ketiga program ini dirancang oleh Yayasan Pendidikan Al Ma’soem sebagai bagian integral dari sistem pendidikan yang menyeluruh dan berorientasi pada kesiapan nyata mahasiswa menghadapi dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat. Bukan program tambahan, bukan program pelengkap ini adalah inti dari pengalaman belajar di Universitas Ma’soem yang membedakannya dari perguruan tinggi lain.
PPL di Semester II: Kenalan Pertama dengan Dunia Profesional
Perjalanan dimulai di semester II, ketika mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Ma’soem mengikuti Praktik Perkenalan Lapangan (PPL). Selama sekitar satu minggu, mahasiswa ditempatkan di lingkungan kerja nyata perusahaan teknologi untuk mahasiswa Teknik Informatika, atau industri manufaktur untuk mahasiswa Teknik Industri.
Di sinilah untuk pertama kalinya mereka merasakan denyut nadi dunia kerja yang sesungguhnya. Bagaimana suasana kantor profesional, bagaimana etika kerja diterapkan, bagaimana teknologi yang dipelajari di kelas benar-benar digunakan semua pengalaman pertama ini membentuk mindset mahasiswa menjadi lebih siap dan lebih fokus dalam menjalani sisa perkuliahan mereka.
PAL di Semester IV: Adaptasi yang Lebih Dalam dan Lebih Nyata
Dua semester kemudian, mahasiswa kembali terjun ke dunia kerja melalui Praktik Adaptasi Lapangan (PAL) kali ini dengan durasi yang lebih panjang, yaitu satu bulan penuh. Dengan bekal ilmu yang sudah lebih kaya, mahasiswa semester IV kini tidak hanya mengenal tetapi juga beradaptasi dan berkontribusi secara aktif di lingkungan kerja tempat mereka ditempatkan.
Salah satu aspek penting dari PAL adalah kewajiban untuk mempresentasikan hasil kerja yang dilakukan selama praktik. Ini bukan hanya melatih kemampuan teknis, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kemampuan komunikasi profesional dua hal yang sangat menentukan kesuksesan karier seseorang di masa depan.
KKN di Semester VI: Mengabdi, Berkarya, dan Bertumbuh
Puncak dari perjalanan transformatif ini adalah Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diikuti di semester VI. Jika PPL dan PAL membawa mahasiswa ke dunia industri, KKN membawa mereka ke tengah masyarakat ke desa-desa di wilayah Jawa Barat yang membutuhkan kontribusi dan keahlian mereka.
Selama satu hingga dua bulan, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Ma’soem tinggal bersama masyarakat, mengidentifikasi masalah nyata yang ada, dan merancang serta mengimplementasikan solusi berbasis ilmu yang mereka miliki. Mahasiswa Teknik Informatika bisa membantu digitalisasi UMKM lokal, membangun sistem informasi desa, atau memberikan pelatihan literasi digital. Mahasiswa Teknik Industri bisa membantu merancang sistem produksi yang lebih efisien, memberikan pelatihan manajemen usaha kecil, atau mengoptimalkan rantai distribusi produk lokal.
Mengapa Tiga Program Ini Sangat Penting?
Kombinasi PPL, PAL, dan KKN menciptakan sebuah ekosistem pembelajaran yang tidak bisa digantikan oleh apapun. Mahasiswa yang telah melewati ketiga program ini memiliki sesuatu yang sangat berharga pengalaman nyata yang tidak hanya tercatat di CV mereka, tetapi juga tertanam dalam karakter dan cara pikir mereka sebagai seorang profesional.
Mereka tahu bagaimana rasanya bekerja dalam tekanan deadline industri. Mereka pernah merasakan bagaimana berkomunikasi dengan klien dan atasan. Mereka sudah terlatih untuk bekerja dalam tim yang beragam. Dan yang paling penting, mereka sudah membuktikan bahwa ilmu yang mereka pelajari bisa memberikan dampak nyata bagi orang lain.
Inilah yang membuat lulusan Fakultas Teknik Universitas Ma’soem berbeda dan inilah mengapa mereka siap kerja bukan hanya di atas kertas, tetapi juga di kenyataan yang sesungguhnya.





