Rekomendasi Aplikasi Belajar IELTS untuk Mahasiswa yang Ingin Kuliah ke Luar Negeri

Keinginan untuk kuliah ke luar negeri membuat mahasiswa perlu mempersiapkan berbagai persyaratan akademik dan administratif. Salah satu persyaratan yang cukup sering ditemukan adalah kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan melalui tes IELTS (International English Language Testing System).

IELTS menguji empat kemampuan utama, yaitu listening, reading, writing, dan speaking. Setiap bagian memiliki karakteristik soal dan strategi pengerjaan yang berbeda. Karena itu, mahasiswa perlu melakukan latihan secara rutin agar lebih terbiasa menghadapi format tes.

Selain mengikuti kursus atau belajar bersama tutor, aplikasi belajar IELTS dapat menjadi pilihan praktis untuk mendukung persiapan. Materi dapat dipelajari secara lebih fleksibel sesuai waktu yang dimiliki mahasiswa.

Mengapa Aplikasi Belajar IELTS Berguna bagi Mahasiswa?

Mahasiswa memiliki jadwal yang cukup beragam, mulai dari kegiatan perkuliahan, tugas, organisasi, hingga aktivitas akademik lainnya. Kondisi tersebut terkadang membuat waktu belajar tambahan menjadi terbatas.

Aplikasi belajar IELTS dapat membantu mahasiswa memanfaatkan waktu yang tersedia secara lebih efektif. Latihan listening dapat dilakukan ketika memiliki waktu luang, sedangkan latihan vocabulary atau reading dapat dilakukan secara bertahap setiap hari.

Beberapa aplikasi juga menyediakan latihan berdasarkan keterampilan tertentu. Mahasiswa dapat mengetahui bagian mana yang masih perlu ditingkatkan tanpa harus selalu mengikuti sesi belajar formal.

1. IELTS by British Council

IELTS by British Council menjadi salah satu pilihan yang relevan bagi mahasiswa yang ingin mempersiapkan tes IELTS. British Council merupakan salah satu organisasi yang terlibat dalam penyelenggaraan IELTS.

Materi dan latihan yang tersedia dapat membantu mahasiswa mengenali format tes serta memahami jenis kemampuan yang perlu dipersiapkan. British Council juga menyediakan berbagai sumber belajar IELTS melalui platform digitalnya.

Aplikasi atau sumber belajar dari British Council cocok bagi mahasiswa yang ingin memulai persiapan dari pemahaman dasar mengenai IELTS. Latihan dapat dilengkapi menggunakan materi khusus untuk listening, reading, writing, dan speaking.

2. IELTS Prep App

IELTS Prep App dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin memperoleh latihan IELTS secara lebih terarah. Materi persiapan biasanya mencakup informasi mengenai tes, latihan kemampuan bahasa Inggris, serta berbagai tips pengerjaan.

Penggunaan aplikasi seperti ini akan lebih efektif jika mahasiswa membuat jadwal belajar. Misalnya, listening dilakukan beberapa kali dalam seminggu, sedangkan writing dan speaking mendapat porsi latihan tersendiri.

Mahasiswa juga dapat mencatat kesalahan yang sering muncul selama latihan. Catatan tersebut dapat digunakan untuk menentukan materi yang perlu dipelajari kembali.

3. IELTS Word Power

Kosakata memiliki peran penting dalam IELTS karena vocabulary digunakan dalam berbagai bagian tes. Kemampuan memahami kata juga dapat memengaruhi pemahaman terhadap bacaan dan percakapan.

IELTS Word Power dapat membantu mahasiswa memperkaya vocabulary yang berkaitan dengan penggunaan bahasa Inggris. Latihan kosakata secara rutin dapat menjadi kebiasaan belajar yang relatif mudah dilakukan di sela aktivitas kuliah.

Agar hasilnya lebih maksimal, mahasiswa sebaiknya tidak hanya menghafalkan arti kata. Pelajari pula cara penggunaan kata dalam kalimat, sinonim, antonim, serta konteks penggunaannya.

4. BBC Learning English

BBC Learning English bukan aplikasi yang secara khusus dirancang hanya untuk IELTS, tetapi sumber belajarnya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris yang dibutuhkan dalam tes.

Materinya mencakup pronunciation, vocabulary, grammar, listening, dan berbagai topik penggunaan bahasa Inggris dalam kehidupan sehari-hari. Konten tersebut dapat membantu mahasiswa membangun kemampuan bahasa Inggris secara umum sebelum berfokus pada strategi IELTS.

Sumber seperti BBC Learning English juga dapat digunakan sebagai pelengkap. Mahasiswa dapat mengombinasikan latihan kemampuan bahasa Inggris umum bersama latihan soal IELTS yang memiliki format lebih spesifik.

5. Magoosh IELTS

Magoosh IELTS menyediakan berbagai materi yang ditujukan untuk persiapan IELTS. Platform ini dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin berlatih soal sekaligus mempelajari strategi pengerjaan.

Salah satu hal penting dalam persiapan IELTS adalah memahami bagaimana waktu digunakan ketika mengerjakan tes. Latihan menggunakan soal yang memiliki batas waktu dapat membantu mahasiswa membangun kebiasaan mengatur waktu.

Mahasiswa juga perlu memperhatikan perkembangan skor latihan. Jika hasil reading sudah cukup stabil tetapi writing masih rendah, waktu belajar dapat lebih banyak dialokasikan untuk writing.

6. Quizlet untuk Mengembangkan Vocabulary

Quizlet dapat dimanfaatkan untuk membuat atau menggunakan kumpulan flashcard vocabulary. Walaupun bukan aplikasi khusus IELTS, platform ini cukup berguna bagi mahasiswa yang ingin meningkatkan penguasaan kosakata.

Vocabulary dapat dikelompokkan berdasarkan tema yang sering muncul dalam konteks akademik, seperti education, technology, environment, health, society, dan employment.

Pengelompokan tersebut membuat proses belajar lebih terarah. Mahasiswa juga dapat menggunakan contoh kalimat agar kata yang dipelajari tidak berhenti pada hafalan arti.

Cara Memilih Aplikasi Belajar IELTS

Banyaknya pilihan aplikasi terkadang membuat mahasiswa justru menggunakan terlalu banyak platform sekaligus. Padahal, penggunaan beberapa aplikasi secara bersamaan belum tentu membuat proses belajar lebih efektif.

Pertimbangkan beberapa hal berikut sebelum memilih aplikasi:

  • Fokus keterampilan: pilih aplikasi sesuai kemampuan yang ingin ditingkatkan, seperti listening, speaking, reading, atau writing.
  • Kesesuaian format: prioritaskan sumber yang menyediakan latihan sesuai karakteristik IELTS.
  • Kualitas materi: perhatikan apakah materi berasal dari sumber yang kredibel.
  • Kemudahan penggunaan: aplikasi sebaiknya mudah digunakan agar mahasiswa dapat belajar secara konsisten.
  • Kebutuhan belajar: pilih fitur yang benar-benar dibutuhkan daripada sekadar mengumpulkan banyak aplikasi.
  • Latihan mandiri: pastikan materi memungkinkan mahasiswa mengevaluasi perkembangan belajarnya.

Aplikasi Saja Tidak Cukup untuk Persiapan IELTS

Aplikasi dapat menjadi media latihan, tetapi persiapan IELTS tetap membutuhkan strategi belajar yang konsisten. Mahasiswa perlu mengetahui target skor yang dibutuhkan oleh universitas atau program studi yang dituju karena persyaratan kemampuan bahasa Inggris dapat berbeda.

Latihan speaking juga sebaiknya tidak hanya dilakukan melalui aplikasi. Mahasiswa dapat berlatih berbicara bersama teman, mengikuti kelompok diskusi bahasa Inggris, atau meminta orang lain memberikan masukan terhadap kemampuan berbicara.

Hal serupa berlaku untuk writing. Setelah menyelesaikan latihan, mahasiswa perlu mengevaluasi grammar, vocabulary, coherence, dan struktur tulisan. Jika memungkinkan, mendapatkan feedback dari pengajar atau orang yang memahami IELTS akan membantu menemukan kesalahan yang mungkin tidak disadari saat belajar sendiri.

Persiapan Bahasa Inggris Bisa Dimulai dari Perkuliahan

Kemampuan bahasa Inggris yang kuat dapat membantu mahasiswa menghadapi kebutuhan akademik, terutama bagi mereka yang memiliki rencana melanjutkan studi ke luar negeri. Lingkungan perkuliahan juga dapat menjadi kesempatan untuk membiasakan diri menggunakan bahasa Inggris secara lebih aktif.

Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta dapat menjadi pilihan bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan kemampuan akademik sekaligus mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan pendidikan tinggi. Bagi mahasiswa yang tertarik pada bidang pendidikan bahasa, FKIP Ma’soem University memiliki dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris.

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dapat menjadikan pengembangan kemampuan bahasa sebagai bagian dari proses akademik. Kebiasaan membaca sumber berbahasa Inggris, melakukan presentasi, menulis tugas, dan berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris dapat menjadi bekal yang relevan ketika nantinya ingin mengikuti tes kemampuan bahasa atau melanjutkan studi.

Membuat Jadwal Belajar IELTS yang Realistis

Persiapan IELTS tidak harus dilakukan berjam-jam setiap hari. Konsistensi justru menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan bahasa Inggris.

Contoh pembagian latihan yang dapat diterapkan mahasiswa:

  • Senin: listening dan vocabulary
  • Selasa: reading
  • Rabu: speaking
  • Kamis: grammar dan vocabulary
  • Jumat: writing
  • Sabtu: latihan IELTS secara menyeluruh
  • Minggu: evaluasi kesalahan dan mengulang materi yang belum dikuasai

Jadwal tersebut dapat disesuaikan berdasarkan kesibukan kuliah dan kemampuan masing-masing. Mahasiswa juga dapat menggunakan aplikasi secara bergantian agar latihan tidak terasa monoton.

Pada akhirnya, pemilihan aplikasi belajar IELTS sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan dan target skor. Aplikasi yang kredibel dapat membantu menyediakan materi dan latihan, sedangkan konsistensi belajar, evaluasi kesalahan, serta praktik menggunakan bahasa Inggris tetap menjadi bagian penting dalam mempersiapkan diri untuk kuliah ke luar negeri.

Informasi Ma’soem University

No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com