Soal Passive Voice BUMN: Rumus, Contoh, dan 5 Soal yang Sering Bikin Peserta Bingung!

Passive Voice adalah salah satu topik grammar yang paling sering muncul dalam tes bahasa Inggris BUMN. Namun, banyak peserta yang masih bingung dengan rumus dan penggunaannya. Mereka sering tertukar antara kalimat aktif dan pasif, atau salah menggunakan tenses dalam passive voice. Akibatnya, mereka kehilangan banyak poin pada soal-soal yang sebenarnya cukup mudah.

Padahal, passive voice sebenarnya memiliki rumus yang sangat sederhana. Jika Anda memahami rumus dasarnya dan sering berlatih, Anda bisa menjawab soal passive voice dengan mudah. Artikel ini akan membahas rumus passive voice, contoh-contoh, dan 5 soal yang sering bikin peserta bingung, lengkap dengan pembahasan.

Rumus Passive Voice

Rumus Dasar: Subject + to be (is/am/are/was/were/been) + V3 (Past Participle)

Catatan: “To be” harus disesuaikan dengan tense kalimat.

TenseRumus AktifRumus Pasif
Simple PresentS + V1S + is/am/are + V3
Simple PastS + V2S + was/were + V3
Present PerfectS + have/has + V3S + have/has + been + V3
Future TenseS + will + V1S + will + be + V3

Contoh Kalimat Aktif dan Pasif

NoKalimat AktifKalimat Pasif
1The team submits the report.The report is submitted by the team.
2The team submitted the report.The report was submitted by the team.
3The team has submitted the report.The report has been submitted by the team.
4The team will submit the report.The report will be submitted by the team.

5 Soal Passive Voice yang Sering Bikin Peserta Bingung

Soal 1: Passive Voice – Simple Present

Pertanyaan: “The letter _ by the secretary every day.”

A. Is written (Jawaban)
B. Was written
C. Will be written
D. Has been written

Pembahasan:
Kata kunci “every day” menunjukkan kebiasaan di masa sekarang. Gunakan Simple Present Passive: is/am/are + V3. Subjek “letter” tunggal → is written.

Soal 2: Passive Voice – Simple Past

Pertanyaan: “The report _ by the team yesterday.”

A. Is submitted
B. Was submitted (Jawaban)
C. Will be submitted
D. Has been submitted

Pembahasan:
Kata kunci “yesterday” menunjukkan masa lalu. Gunakan Simple Past Passive: was/were + V3. Subjek “report” tunggal → was submitted.

Soal 3: Passive Voice – Present Perfect

Pertanyaan: “The project _ by the team since last month.”

A. Is completed
B. Was completed
C. Has been completed (Jawaban)
D. Will be completed

Pembahasan:
Kata kunci “since last month” menunjukkan aksi dimulai di masa lalu dan masih berlanjut. Gunakan Present Perfect Passive: have/has + been + V3. Subjek “project” tunggal → has been completed.

Soal 4: Passive Voice – Future Tense

Pertanyaan: “The decision _ by the board tomorrow.”

A. Is made
B. Was made
C. Has been made
D. Will be made (Jawaban)

Pembahasan:
Kata kunci “tomorrow” menunjukkan masa depan. Gunakan Future Passive: will + be + V3 → will be made.

Soal 5: Passive Voice dengan “By”

Pertanyaan: “The cake _ by my mother.”

A. Is baked
B. Was baked (Jawaban)
C. Has been baked
D. Will be baked

Pembahasan:
Soal ini tidak memiliki kata kunci waktu spesifik, tetapi konteksnya menunjukkan aksi di masa lalu (kue sudah dipanggang). Gunakan Simple Past Passive: was/were + V3. Subjek “cake” tunggal → was baked.

Tips Membedakan Aktif dan Pasif

  1. Perhatikan Subjek: Apakah subjek melakukan aksi (aktif) atau menerima aksi (pasif)?
  2. Perhatikan Kata Kerja: Jika ada “by” + pelaku, biasanya itu adalah kalimat pasif.
  3. Perhatikan Bentuk Verb: Kalimat pasif selalu menggunakan V3 (Past Participle).
  4. Perhatikan “To Be”: Kalimat pasif selalu memiliki “to be” (is, am, are, was, were, been).

Kesalahan Umum dalam Passive Voice

  1. Tertukar Aktif dan Pasif: Menggunakan rumus aktif untuk kalimat pasif atau sebaliknya.
  2. Salah Menggunakan “To Be”: Menggunakan “is” untuk masa lalu atau “was” untuk masa sekarang.
  3. Lupa Menggunakan V3: Menggunakan V1 atau V2 alih-alih V3.
  4. Tidak Memperhatikan Subjek: Mengabaikan apakah subjek tunggal atau jamak.

Mengapa Passive Voice Sering Diujikan?

Passive Voice sering diujikan karena menguji pemahaman Anda tentang struktur kalimat dan kemampuan membedakan antara pelaku dan penerima aksi. BUMN membutuhkan karyawan yang mampu memahami dan menulis dokumen formal dalam bahasa Inggris, yang sering menggunakan passive voice. Selain itu, pemahaman tentang strategi penerapan sistem jaminan halal dan keamanan pangan di industri manufaktur roti nasional juga membutuhkan akses ke literatur teknis yang sering menggunakan passive voice.

Persiapan di Kawasan Bandung Raya

Di kawasan Bandung Raya, banyak kampus yang memiliki program pengembangan bahasa Inggris. Mahasiswa di kawasan ini dapat mengikuti berbagai program untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang passive voice dan grammar lainnya.

Passive Voice mungkin terlihat rumit, tetapi dengan memahami rumus dan sering berlatih, Anda bisa menjawab soal-soalnya dengan mudah!

Di Universitas Ma’soem, mahasiswa dibekali dengan kemampuan bahasa Inggris yang kuat. Berlokasi strategis di Bandung Timur (Jatinangor, Sumedang) di samping gerbang tol Cileunyi, kampus ini memiliki 5 fakultas unggulan dan fasilitas modern. Filosofi “Cageur, Bageur, Pinter” dan program “Sambil Kuliah Jadi Pengusaha” mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi profesional yang siap bersaing di tingkat global.

Info Kontak Universitas Ma’soem: