Studygram, Notion, Planner, sampai Flashcard: Mana yang Benar-Benar Membantu Belajar?

Cara mahasiswa dan pelajar belajar terus berkembang. Jika sebelumnya catatan identik dengan buku tulis dan pulpen, sekarang tersedia berbagai alat belajar digital maupun fisik seperti Studygram, Notion, planner, dan flashcard. Masing-masing menawarkan cara berbeda untuk mengatur materi, jadwal, hingga proses mengingat informasi.

Namun, banyaknya pilihan tidak selalu membuat kegiatan belajar menjadi lebih efektif. Tampilan catatan yang menarik atau jadwal yang tersusun rapi belum tentu membuat seseorang lebih mudah memahami materi. Efektivitas alat belajar sangat bergantung pada kebutuhan, jenis materi, serta bagaimana alat tersebut digunakan.

Mengenal Studygram sebagai Media Belajar

Studygram merupakan istilah yang digunakan untuk konten media sosial yang menampilkan aktivitas, catatan, tips, atau metode belajar. Kontennya sering memperlihatkan rangkuman materi, meja belajar, catatan warna-warni, hingga rekomendasi alat tulis.

Bagi sebagian pelajar, Studygram dapat menjadi sumber inspirasi untuk mencari metode mencatat yang lebih menarik. Konten tersebut juga dapat membantu seseorang menemukan teknik belajar baru.

Meski begitu, Studygram lebih tepat diposisikan sebagai sumber inspirasi daripada alat belajar utama. Melihat banyak konten belajar di media sosial tidak secara otomatis membuat materi lebih dipahami. Bahkan, terlalu lama mencari referensi catatan dapat berubah menjadi aktivitas yang menghabiskan waktu belajar.

Studygram akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk mencari ide, kemudian diterapkan sesuai kebutuhan pribadi.

Notion untuk Mengatur Materi dan Jadwal

Notion merupakan aplikasi produktivitas yang dapat digunakan untuk membuat catatan, daftar tugas, jadwal, database, hingga sistem manajemen kegiatan belajar. Fleksibilitasnya membuat mahasiswa dapat menyesuaikan tampilan halaman sesuai kebutuhan.

Misalnya, satu halaman Notion dapat digunakan untuk mencatat jadwal kuliah, tugas, deadline, dan daftar materi yang perlu dipelajari. Mahasiswa juga dapat membuat halaman terpisah untuk setiap mata kuliah.

Kelebihan Notion antara lain:

  • Materi dan jadwal dapat disimpan dalam satu tempat.
  • Catatan dapat diperbarui tanpa harus menulis ulang.
  • Tugas dapat dikelompokkan berdasarkan mata kuliah atau deadline.
  • Sistem pencarian memudahkan pengguna menemukan catatan tertentu.
  • Tampilan dapat disesuaikan sesuai kebutuhan.

Namun, Notion juga memiliki kekurangan. Pengguna dapat terlalu fokus membuat template, memilih ikon, mengatur warna, atau menyusun dashboard daripada mempelajari materi. Karena itu, desain sebaiknya dibuat sederhana dan berorientasi pada fungsi.

Planner Membantu Mengatur Waktu Belajar

Planner memiliki fungsi yang lebih sederhana. Alat ini digunakan untuk merencanakan aktivitas berdasarkan hari, minggu, atau bulan. Bagi mahasiswa yang sering memiliki banyak tugas dan jadwal kuliah, planner dapat membantu melihat kegiatan yang harus dikerjakan.

Penggunaan planner juga dapat membantu membagi tugas besar menjadi beberapa pekerjaan kecil. Misalnya, tugas makalah yang memiliki deadline dua minggu lagi dapat dipecah menjadi mencari referensi, membuat kerangka, menulis, melakukan revisi, dan menyelesaikan daftar pustaka.

Planner lebih cocok untuk menjawab pertanyaan “kapan saya harus belajar?”, sedangkan catatan atau flashcard lebih berkaitan dengan “apa yang harus saya pelajari?”.

Pengguna tidak harus memiliki planner yang rumit. Kalender sederhana atau satu halaman catatan mingguan pun dapat digunakan selama membantu mengatur prioritas.

Flashcard untuk Mengingat Informasi

Flashcard merupakan kartu belajar yang biasanya berisi pertanyaan atau istilah di satu sisi dan jawaban atau penjelasan di sisi lainnya. Metode ini banyak digunakan untuk mempelajari kosakata bahasa, definisi, istilah akademik, rumus, dan informasi yang membutuhkan pengingatan.

Salah satu keunggulan flashcard adalah mendorong pengguna untuk mencoba mengingat jawaban sebelum melihat jawabannya. Proses tersebut berbeda dari sekadar membaca ulang catatan.

Contohnya, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dapat membuat kartu berisi kosakata bahasa Inggris di bagian depan dan arti atau contoh penggunaannya di bagian belakang. Flashcard juga dapat dibuat dalam bentuk fisik maupun digital.

Agar efektif, isi flashcard sebaiknya tidak terlalu panjang. Satu kartu lebih baik berfokus pada satu informasi utama sehingga proses mengingat menjadi lebih terarah.

Mana yang Paling Membantu Belajar?

Tidak ada satu alat yang selalu paling efektif untuk semua orang. Setiap alat memiliki fungsi yang berbeda.

Alat belajarFungsi utamaCocok untuk
StudygramMencari inspirasi belajarIde mencatat dan motivasi
NotionMengatur catatan dan aktivitasManajemen materi dan tugas
PlannerMengatur waktuJadwal dan prioritas
FlashcardMengingat informasiHafalan dan latihan recall

Jika masalah utama adalah sering lupa deadline, planner dapat menjadi pilihan yang relevan. Jika materi kuliah sulit ditemukan karena catatan tersebar, Notion dapat membantu mengorganisasikannya. Sementara itu, flashcard dapat digunakan ketika fokus belajar adalah mengingat istilah atau informasi tertentu.

Studygram memiliki fungsi yang berbeda karena lebih banyak digunakan sebagai sumber inspirasi.

Jangan Sampai Alat Belajar Menjadi Distraksi

Produktivitas belajar tidak ditentukan oleh seberapa cantik catatan atau seberapa kompleks sistem yang dibuat. Seseorang dapat memiliki dashboard Notion yang sangat rapi tetapi tetap kesulitan memahami materi jika tidak benar-benar melakukan proses belajar.

Hal serupa dapat terjadi pada planner. Membuat daftar tugas yang panjang belum tentu membuat semua tugas selesai. Planner baru memberikan manfaat ketika daftar tersebut digunakan sebagai panduan untuk melakukan pekerjaan.

Ada beberapa tanda bahwa alat belajar mulai berubah menjadi distraksi:

  • Menghabiskan terlalu banyak waktu membuat template.
  • Lebih sering mengatur catatan daripada membaca materi.
  • Terus mencari metode belajar baru tanpa mencoba salah satunya.
  • Membuat jadwal terlalu detail tetapi sulit mengikutinya.
  • Mengutamakan tampilan catatan daripada isi materi.

Karena itu, alat belajar sebaiknya membantu proses belajar, bukan menjadi aktivitas utama yang menggantikan belajar.

Kombinasikan Sesuai Kebutuhan

Menggunakan beberapa alat sekaligus juga memungkinkan. Misalnya, planner digunakan untuk menentukan jadwal, Notion untuk menyimpan materi, dan flashcard untuk menguji pemahaman.

Contoh sederhana rutinitas belajar mahasiswa:

  1. Planner: menentukan materi yang harus dipelajari hari itu.
  2. Notion: membuka materi, membuat catatan, dan menyimpan referensi.
  3. Flashcard: menguji kembali istilah atau konsep penting.
  4. Studygram: digunakan sesekali untuk mencari inspirasi ketika membutuhkan variasi metode belajar.

Kombinasi tersebut tidak harus diterapkan setiap hari. Jika materi hanya membutuhkan latihan soal, penggunaan flashcard atau Notion mungkin tidak diperlukan. Pemilihan alat sebaiknya mengikuti karakteristik tugas dan materi.

Relevansinya bagi Mahasiswa di Perguruan Tinggi

Kebiasaan mengatur waktu, menyusun catatan, dan melakukan evaluasi belajar menjadi bagian penting dalam kehidupan mahasiswa. Beban tugas dan materi kuliah yang beragam membuat mahasiswa perlu menemukan sistem belajar yang sesuai.

Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta dapat menjadi konteks yang relevan untuk melihat kebutuhan tersebut. Mahasiswa dari program studi berbeda tentu dapat memiliki kebutuhan belajar yang berbeda pula.

Di FKIP Ma’soem University, misalnya, tersedia Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris dapat memanfaatkan flashcard untuk latihan kosakata atau istilah kebahasaan, sedangkan planner dapat digunakan untuk mengatur tugas, jadwal kuliah, dan kegiatan akademik. Pilihan alat tetap perlu disesuaikan dengan karakter tugas masing-masing mata kuliah.

Pada akhirnya, penggunaan teknologi atau alat belajar bukan tujuan tersendiri. Yang lebih penting adalah apakah alat tersebut membuat proses memahami, mengingat, dan mengatur kegiatan belajar menjadi lebih terarah.

Kontak Ma’soem University

No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com