Memasuki dunia perkuliahan di semester pertama tentu menjadi pengalaman baru bagi mahasiswa. Selain harus beradaptasi dengan sistem belajar di perguruan tinggi, mahasiswa juga mulai mengenal berbagai kegiatan kemahasiswaan. Salah satunya adalah organisasi mahasiswa.
Mengikuti organisasi mahasiswa bisa menjadi cara yang baik untuk mengembangkan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama tim, hingga membangun relasi. Namun, jika tidak mampu mengatur waktu, aktivitas organisasi justru bisa membuat tugas kuliah terbengkalai dan IPK menurun.
Karena itu, mahasiswa baru di Ma’soem University perlu mengetahui cara memilih organisasi mahasiswa yang sesuai dengan kemampuan dan tujuan akademiknya.
Kenapa Mahasiswa Semester Pertama Perlu Selektif Memilih Organisasi?
Semester pertama merupakan masa adaptasi. Pola belajar di perguruan tinggi berbeda dengan ketika masih duduk di bangku SMA atau sederajat. Mahasiswa dituntut lebih mandiri dalam mengatur jadwal kuliah, mengerjakan tugas, memahami materi, dan mempersiapkan ujian.
Di sisi lain, organisasi mahasiswa dapat memberikan pengalaman yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Mahasiswa dapat belajar berbicara di depan umum, menyusun kegiatan, bekerja dalam tim, mengelola program, hingga menyelesaikan masalah.
Kuncinya bukan menghindari organisasi, tetapi memilih organisasi mahasiswa yang sesuai dengan kapasitas diri.
1. Kenali Jadwal Kuliah Sebelum Bergabung
Langkah pertama adalah memahami jadwal kuliah. Jangan langsung mendaftar ke banyak organisasi hanya karena tertarik dengan kegiatan yang ditawarkan.
Catat jadwal kuliah, praktikum, waktu belajar, tugas rutin, serta kegiatan lain yang memang harus diikuti. Setelah itu, baru pertimbangkan organisasi yang jadwal kegiatannya masih memungkinkan untuk diikuti.
Bagi mahasiswa Teknologi Pangan Ma’soem University, misalnya, kegiatan akademik dapat mencakup praktikum dan tugas yang membutuhkan ketelitian. Sementara mahasiswa Agribisnis juga perlu mengatur waktu untuk tugas dan kegiatan pembelajaran yang berkaitan dengan bisnis serta pengelolaan usaha.
Kemampuan mengatur jadwal sejak semester pertama akan membantu mahasiswa tetap aktif tanpa mengorbankan akademik.
2. Pilih Organisasi Sesuai Minat dan Tujuan
Jangan memilih organisasi hanya karena teman ikut di dalamnya. Pilih kegiatan yang memang sesuai dengan minat dan tujuan pribadi.
Jika ingin meningkatkan kemampuan berbicara, organisasi dengan banyak kegiatan komunikasi dan kepanitiaan dapat menjadi pilihan. Jika tertarik pada kepemimpinan, pilih kegiatan yang memberikan kesempatan mengelola program dan bekerja dalam tim.
Mahasiswa Ma’soem University juga dapat menjadikan pengalaman organisasi sebagai sarana melatih soft skill yang nantinya bermanfaat ketika memasuki dunia kerja.
3. Jangan Terlalu Banyak Mengambil Kegiatan
Kesalahan yang cukup sering terjadi pada mahasiswa baru adalah terlalu bersemangat mengikuti banyak kegiatan sekaligus.
Pada awal kuliah, berbagai organisasi mungkin terlihat menarik. Namun, terlalu banyak aktivitas dapat membuat jadwal semakin padat. Akibatnya, mahasiswa kesulitan membagi waktu antara organisasi, belajar, tugas, praktikum, dan istirahat.
Lebih baik memilih satu organisasi yang benar-benar dapat dijalani dengan konsisten daripada mengikuti banyak organisasi tetapi tidak maksimal.
4. Cek Budaya dan Komitmen Organisasi
Sebelum bergabung, cari tahu bagaimana budaya organisasi tersebut. Tanyakan kepada mahasiswa yang sudah lebih dahulu menjadi anggota.
Beberapa hal yang bisa diperhatikan antara lain:
- Seberapa sering organisasi mengadakan kegiatan?
- Apakah ada rapat rutin?
- Bagaimana pembagian tugas antaranggota?
- Apakah kegiatan sering berlangsung hingga malam?
- Seberapa besar komitmen yang harus diberikan?
- Apakah jadwal kegiatan bisa menyesuaikan dengan perkuliahan?
Informasi tersebut penting agar mahasiswa tidak merasa kaget setelah resmi menjadi anggota.
5. Pastikan Akademik Tetap Menjadi Prioritas
Aktif organisasi bukan berarti harus mengorbankan kuliah. Justru mahasiswa perlu belajar membuat skala prioritas.
Ketika tugas kuliah memiliki tenggat waktu dekat, selesaikan tugas terlebih dahulu. Begitu pula ketika menghadapi ujian atau praktikum penting, waktu belajar perlu mendapatkan perhatian lebih.
Di Ma’soem University, mahasiswa Fakultas Pertanian dapat mengembangkan kompetensi akademik sekaligus pengalaman praktis. Fakultas Pertanian memiliki dua pilihan jurusan, yaitu S1 Teknologi Pangan dan S1 Agribisnis, sehingga mahasiswa dapat mengembangkan kemampuan sesuai bidang yang diminati. (Masoem University)
6. Manfaatkan Organisasi untuk Mengembangkan Skill
Organisasi mahasiswa seharusnya tidak hanya menjadi tempat berkumpul. Gunakan pengalaman tersebut untuk mengembangkan kemampuan yang mendukung perkuliahan dan karier.
Beberapa kemampuan yang bisa dilatih antara lain:
- Public speaking
- Leadership
- Teamwork
- Manajemen waktu
- Problem solving
- Event management
- Komunikasi
- Negosiasi
- Pengambilan keputusan
Kemampuan tersebut dapat menjadi nilai tambah ketika mahasiswa mengikuti magang maupun memasuki dunia kerja.
7. Jangan Abaikan Waktu Istirahat
Aktif kuliah dan organisasi membutuhkan energi. Karena itu, mahasiswa juga harus memberikan ruang untuk beristirahat.
Jangan sampai seluruh waktu setelah kuliah digunakan untuk rapat dan kegiatan organisasi. Tubuh dan pikiran tetap membutuhkan waktu untuk beristirahat agar mahasiswa dapat kembali mengikuti perkuliahan dengan kondisi yang baik.
Manajemen waktu yang sehat justru membuat aktivitas organisasi lebih produktif.
Kuliah dan Organisasi Bisa Berjalan Seimbang di Ma’soem University
Ma’soem University merupakan universitas swasta di Bandung yang mengembangkan pembelajaran dengan perhatian pada kompetensi akademik dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja. Kampus juga menekankan pengembangan keterampilan dan kewirausahaan dalam proses pendidikan. (Masoem University)
Bagi mahasiswa yang memilih Fakultas Pertanian, tersedia dua jurusan, yaitu Teknologi Pangan dan Agribisnis. Teknologi Pangan berkaitan dengan pengolahan, keamanan, mutu, serta inovasi produk pangan, sedangkan Agribisnis menggabungkan bidang pertanian dengan bisnis, manajemen, pemasaran, dan pengembangan usaha. (Masoem University)
Kegiatan pembelajaran juga didukung program pengembangan seperti internship atau magang ke Jepang, MBKM, MSIB, project lapangan, dan mentoring startup yang tercantum dalam informasi Fakultas Pertanian Ma’soem University. (Masoem University)
Pendaftaran Ma’soem University
Bagi calon mahasiswa yang tertarik melanjutkan pendidikan di Ma’soem University, informasi pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi WhatsApp +62 851 8563 4253. Calon mahasiswa dapat menanyakan informasi mengenai pilihan jurusan, proses pendaftaran, persyaratan, serta informasi penerimaan mahasiswa baru.
Memilih organisasi mahasiswa sejak semester pertama bukan tentang seberapa banyak kegiatan yang bisa diikuti. Yang lebih penting adalah seberapa baik mahasiswa mampu menyeimbangkan kegiatan tersebut dengan kewajiban akademik.
Dengan memilih organisasi secara selektif, membuat prioritas, menjaga jadwal belajar, dan tetap memperhatikan waktu istirahat, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman organisasi tanpa harus mengorbankan performa kuliah.




