Bagi mahasiswa Fakultas Teknik di Universitas Ma’soem, pertanyaan mengenai jalur mana yang lebih baik antara pengembangan web atau aplikasi mobile sering kali muncul di awal perkuliahan. Keduanya merupakan pilar utama industri teknologi informasi saat ini, namun memiliki karakteristik, bahasa pemrograman, dan ekosistem yang berbeda. Memahami perbedaan keduanya sangat penting agar Anda dapat menentukan fokus karier yang sesuai dengan minat dan kebutuhan industri masa depan.
Mengenal Web Development
Web Development adalah proses membangun situs web atau aplikasi yang diakses melalui peramban (browser) seperti Google Chrome atau Safari. Fokus utamanya adalah pada aksesibilitas universal.
Teknologi Utama: HTML, CSS, JavaScript, serta berbagai framework populer seperti React, Vue, atau Laravel.
Kelebihan: Sangat mudah diakses oleh siapa saja tanpa perlu melakukan instalasi aplikasi. Selain itu, proses pembaruan (update) konten jauh lebih cepat karena dilakukan langsung di sisi server.
Tantangan: Pengembang harus memastikan situs tetap terlihat rapi dan berfungsi dengan baik di berbagai ukuran layar (responsivitas), mulai dari monitor komputer hingga layar smartphone.
Mengenal Mobile Development
Mobile Development berfokus pada pembuatan aplikasi khusus untuk perangkat genggam seperti smartphone dan tablet. Fokus utamanya adalah pada performa dan pengalaman pengguna yang mendalam.
Teknologi Utama: Bahasa pemrograman seperti Kotlin (untuk Android), Swift (untuk iOS), atau teknologi cross-platform seperti Flutter dan React Native.
Kelebihan: Aplikasi mobile memiliki performa yang lebih optimal dan mampu mengakses fitur perangkat secara mendalam, seperti kamera, GPS, sensor gerak, hingga sistem keamanan biometrik (sidik jari/wajah).
Tantangan: Distribusi aplikasi harus melalui proses peninjauan di toko aplikasi seperti Google Play Store atau App Store, serta memerlukan optimasi memori perangkat yang lebih ketat.
Perbandingan untuk Mahasiswa Teknik
Jika kita membandingkan keduanya dari sisi pembelajaran, Web Development cenderung memiliki kurva belajar yang lebih ramah bagi pemula karena struktur bahasa HTML/CSS yang mudah dipahami. Sementara itu, Mobile Development membutuhkan pemahaman logika pemrograman yang lebih spesifik terkait arsitektur perangkat keras ponsel.
Dari sisi peluang kerja, pengembang web sangat dibutuhkan oleh hampir semua jenis bisnis yang ingin membangun profil digital. Di sisi lain, pengembang mobile menjadi primadona di perusahaan startup, e-commerce, dan pengembang gim yang mengandalkan interaksi harian pengguna melalui ponsel.
Peran Fakultas Teknik Universitas Ma’soem
Di Fakultas Teknik Universitas Ma’soem, kurikulum yang disusun memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk mengeksplorasi kedua bidang ini. Melalui mata kuliah pemrograman dan praktikum di laboratorium, mahasiswa didorong untuk memahami dasar-dasar pengembangan aplikasi secara menyeluruh sebelum melakukan spesialisasi di tingkat akhir.
Jika Anda menyukai jangkauan audiens yang luas dan pengerjaan proyek yang dinamis, Web Development mungkin adalah jalur Anda. Namun, jika Anda lebih tertarik pada fungsionalitas aplikasi yang menyatu dengan keseharian pengguna dan optimasi perangkat keras, Mobile Development menawarkan tantangan yang sangat menarik.
Pada akhirnya, baik pengembang web maupun mobile sama-sama dibutuhkan oleh industri teknologi global. Dengan fasilitas pendukung dan bimbingan dosen di Universitas Ma’soem, Anda memiliki kesempatan untuk menguasai salah satu atau bahkan keduanya untuk menjadi talenta digital yang kompetitif dan siap kerja.





