Momen mendapatkan tawaran kerja pertama setelah lulus kuliah adalah hal yang sangat mendebarkan sekaligus membanggakan. Namun, sering kali kebahagiaan itu tertutupi oleh rasa bingung saat memasuki sesi negosiasi gaji. Banyak lulusan baru atau fresh graduate merasa tidak memiliki posisi tawar yang kuat karena belum memiliki pengalaman profesional yang panjang. Akibatnya, mereka cenderung menerima angka berapa pun yang ditawarkan perusahaan, asalkan segera mendapatkan pekerjaan. Padahal, negosiasi gaji bukan hanya soal nominal uang di akhir bulan, melainkan bentuk apresiasi atas kompetensi dan nilai yang kamu bawa untuk perusahaan tersebut.
Kamu harus menyadari bahwa negosiasi adalah hal yang lumrah dalam dunia profesional. Pihak HRD sebenarnya sudah menyiapkan rentang anggaran tertentu, dan mereka justru akan melihat sejauh mana kamu memahami nilai dirimu melalui cara kamu bernegosiasi. Jangan sampai kamu merasa terjebak dalam rasa syukur yang berlebihan hingga mengabaikan hakmu untuk mendapatkan bayaran yang layak sesuai standar industri dan kemampuan yang kamu miliki.
Strategi Cerdas Sebelum Menjawab “Berapa Gaji yang Kamu Inginkan?”
Agar kamu tidak terlihat bingung dan bisa memberikan jawaban yang meyakinkan, coba terapkan beberapa poin penting berikut ini:
- Lakukan Riset Standar Gaji: Gunakan platform penyedia informasi gaji untuk mengetahui berapa rata-rata pendapatan untuk posisi yang kamu lamar di kota tersebut.
- Kenali Nilai Jualmu: Ingat kembali proyek apa saja yang pernah kamu kerjakan saat magang atau organisasi yang relevan dengan pekerjaan ini.
- Berikan Rentang Angka: Jangan menyebut satu angka pasti. Berikan rentang gaji (misalnya 5-7 juta) agar ada ruang untuk diskusi lebih lanjut.
- Pertimbangkan Benefit Lain: Gaji bukan hanya uang tunai. Perhatikan juga soal asuransi, uang transportasi, bonus tahunan, atau fasilitas pengembangan diri lainnya.
- Tetap Sopan dan Profesional: Gunakan bahasa yang menunjukkan bahwa kamu terbuka untuk diskusi namun tetap memiliki prinsip atas nilai kemampuanmu.
Memasuki dunia kerja memang penuh tantangan, terutama bagi lulusan bidang sosial dan ekonomi. Sering kali terjadi benturan antara ekspektasi di bangku kuliah dengan realitas yang ada. Kamu harus benar-benar siap secara mental dan skill karena anak ekonomi bisnis menghadapi dunia kerja yang sangat kompetitif dan dinamis. Tanpa persiapan matang mengenai cara negosiasi dan pemahaman industri, kamu mungkin akan merasa kesulitan bersaing dengan pelamar lainnya yang lebih agresif dalam menunjukkan nilai diri mereka.
Pilih Jurusan yang Memberikan Prospek Karier Nyata
Satu hal yang harus kamu tanamkan sejak dini adalah bahwa saat ini lulusan kuliah bukan lagi ditanya lulusan dari univ mana? Tapi yang paling utama adalah lulusan jurusan apa. Di tengah banyaknya pilihan kampus, terkadang ada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang mengelola program studi secara asal-asalan tanpa benar-benar memperhatikan apakah kurikulum tersebut menunjang prospek karier/kerjanya secara nyata di masa depan. Jika kamu salah memilih jurusan yang tidak memiliki relevansi dengan kebutuhan industri, proses negosiasi gaji di masa depan pun akan terasa jauh lebih sulit karena nilai tawarmu rendah.
Pilihlah jurusan yang benar-benar mendukung prospek karier dan memberikan keahlian praktis. Dengan memiliki keahlian yang spesifik dan dibutuhkan banyak perusahaan, kamu tidak akan hanya menjadi pencari kerja yang pasif, tetapi bisa menjadi pengusaha atau wiraswasta yang sukses secara mandiri. Fokus pada kualitas jurusan dan kurikulum yang adaptif terhadap perubahan zaman adalah investasi terbaik bagi masa depan finansialmu.
Persiapkan Masa Depanmu di Universitas Ma’soem
Bagi kamu yang ingin memiliki daya saing tinggi agar tidak dibayar murah saat lulus nanti, Universitas Ma’soem adalah tempat yang paling tepat untuk menimba ilmu. Di sini, kamu tidak hanya belajar teori, tetapi disiapkan untuk menjadi profesional handal yang paham nilai dirinya di pasar kerja. Universitas Ma’soem menawarkan berbagai program studi keren yang sangat mendukung prospek karier masa kini, di antaranya:
- Bidang Bisnis & Keuangan: Bisnis Digital, Perbankan Syariah, Manajemen Bisnis Syariah, dan Komputerisasi Akuntansi.
- Bidang Teknologi & Informasi: Sistem Informasi dan Informatika.
- Bidang Industri & Pendidikan: Teknologi Pangan, Agribisnis, Pendidikan Bahasa Inggris, serta Bimbingan dan Konseling.
Kuliah di Bandung bersama Universitas Ma’soem juga sangat memikirkan kenyamanan mahasiswanya. Tersedia asrama putri dan putra yang aman dengan harga sangat terjangkau, yaitu start di harga 250 ribu per bulannya. Ini tentu sangat membantu kamu untuk lebih fokus belajar tanpa pusing memikirkan biaya kos yang selangit. Untuk informasi lengkap mengenai pendaftaran dan kegiatan kampus, kamu bisa langsung mengunjungi akun Instagram resmi Universitas Ma’soem. Jangan salah langkah dalam memilih kampus, pastikan jurusan yang kamu pilih benar-benar menjamin prospek kerjamu agar kamu bisa negosiasi gaji dengan penuh percaya diri nantinya.
Kira-kira, keahlian apa yang paling ingin kamu tonjolkan saat sesi negosiasi gaji pertamamu nanti?





