Ma’soem University Rabu (27/5) lalu rampung melaksanakan tes masuk gelombang pertama bagi para calon peserta didiknya. Total sebanyak 106 peserta untuk kelas reguler dan non-reguler (karyawan) mengikuti tes yang dilangsungkan menjadi dua sesi ini. Materi tes yang diberikan meliputi Matematika Logika, Komputer, Bahasa Inggris dan Psikotes. Untuk tahun ini penambahan Psikotes sebagai bagian dari materi tes yang diberikan, kebijakan baru dari Ma’soem University ini tidak lain adalah untuk lebih memetakan kemampuan dan skill yang dimiliki oleh para calon mahasiswa Ma’soem University.
Pembantu Rektor Bagian Kurikulum, Encep Supriatna, SE., S.Kom., MM., menjelaskan bahwa penambahan Psikotes dalam materi tes masuk untuk calon mahasiswa Ma’soem University memang sudah lama menjadi pertimbangan dari pihak kampus, hal tersebut untuk menyaring dan maping calon-calon mahasiswa yang tidak hanya unggul dalam bidang akademis saja melainkan unggul pula dalam karakter dan metal.
“Pengelola sudah lama mempertimbangkan untuk menambahkan Psikotes kedalam materi tes bagi para calon mahasiswa Ma’soem Unversity, namun baru tahun ini bisa kami laksanakan. Bertepatan dengan penambahan Program Studi baru, yaitu Prodi Bimbingan Konseling, jadi kami memanfaatkan fasilitas yang ada. Kami sudah mengantongi izin untuk menyelenggarakan psikotes secara mandiri.
“Pertimabangan kami mengikutkan Psikotes kedalam materi tes calon mahasiswa Ma’soem University adalah untuk maping kemampuan dan potensi, kecerdasan, karakter dan mental yang dimiliki oleh masing-masing calon peserta. Kami merasa ini merupakan hal yang penting, selain sebagai referensi bagi kami para pengajar untuk menyampaikan materi di kelas, ini bisa menjadi alat untuk lebih selektif lagi dalam memilih calon mahasiswa,” ungkapnya.
Calon mahasiswa yang mengikuti tes bervariasi; dari siswa SMA yang baru lulus sekolah dan ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sampai dengan karyawan perusahaan swasta yang ingin melanjutkan pendidikannya. Ma’soem University sudah lama cukup diminati oleh para karyawan swasta karena jam kuliah yang cukup fleksibel dan karena mutu para lulusannya yang berkualitas serta biaya pendidikan yang terjangkau.
Jam kuliah untuk mahasiswa reguler (non-karyawan) berlangsung normal dari pagi hingga sore hari. Sedangkan untuk kelas karyawan para calon mahasiswanya bisa memilih jam kuliah pada sore hari (Senin – Jum’at). Melalui program kelas yang bervariasi dan bersaing, Yayasan Pendidikan melalui AMIK dan STIBANKS Al Ma’soem berharap agar dapat menyediakan segala disiplin ilmu serta meningkatkan kompetisi para mahasiswanya supaya menjadi profesional yang dapat diandalkan di berbagai profesi.





