Alasan Pilih Kuliah di Prodi Perbankan Syariah

Beranda / Berita / Alasan Pilih Kuliah di Prodi Perbankan Syariah
9 September 2019

Kebutuhan sumber daya manusia untuk industri perbankan syariah, khususnya di era MEA semakin tinggi. Program studi ini bertujuan mencetak Sumber Daya Manusia yang unggul di bidang finansial dan perbankan syariah di Indonesia hingga sekarang guna menyambut era 2025. Penyelenggaraan edukasi dan pengajaran yang inovatif, kreatif, berintegritas dan berakhlakul karimah di bidang perbankan syariah paling ditekankan supaya dapat memenuhi keperluan pasar dan bisa bermanfaat untuk masyarakat secara umum dan khususnya untuk industri perbankan syariah.
 
Di samping hal itu, meningkatkan skill dan kompetensi mahasiswa serta sinergitas di samping pendidikan, penelitian dan pengabdian untuk masyarakat menjadi urusan yang mutlak supaya mutu lulusan dapat lebih berkualitas tinggi sehingga kesempatan karir tersingkap lebar dan potensi guna dapat diserap di dunia kerja lumayan tinggi. Untuk dunia industri perbankan syariah, sarjana perbankan syariah, selalu diperlukan peranannya tidak hanya di sektor finansial perbankan namun juga sektor ekonomi Islam secara umum. Hal ini menjadi kendala tersendiri guna lebih mumpuni dalam segala hal sebab sarjana ekonomi syariah bisa masuk ke seluruh lini. Pengetahuan mengenai dua bidang ilmu baik ekonomi maupun dari segi syariah muamalahnya pun perlu di asah.
 
Mengapa prodi Perbankan Syariah menjadi pilihan favorit bagi calon mahasiswa? Kini program pemerintah telah meningkatkan pengembangan perbankan Syariah, serta sektor pariwisata syariah. Dua bidang ini menjadi perhatian serius pemerintah, sebab pemerintahan, mempunyai tujuan untuk mengerjakan sektor tersebut supaya dapat berkembang dengan baik dan menyerahkan keuntungan yang besar bagi  Negara. Ada beberapa alasan penting yang mendasari, sehingga pemerintah sangat menginginkan untuk mengembangan kedua sektor tersebut, yakni:


1.Perbankan Syariah, menjadi perbankan yang cukup powerful dan tidak terpengaruh dengan perkembangan perekonomian. Ketika terjadi krisis ekonomi, perbankan syariah dapat mempertahankan posisinya, sehingga masih tetap dapat menjadi perbankan yang produktif.

2.Perbankan Syariah berkembang secara signifikan dengan ditandai banyaknya kantor cabang bank syariah di daerah, dan nyaris semua perbankan konvensional membuka perbankan syariah.

3.Perbankan syariah merealisasikan system untuk hasil, yang secara riil system ini menyerahkan keuntungan yang sebanding antara nasabah dengan perbankan sebagai pemilik modal, sebab sistem untuk hasil mengkhususkan akad yang jelas dan proporsional.

4.Sistem di Perbankan Syariah telah banyak dilakukan oleh Negara di Eropa, sebagai contoh ialah Negara Inggris sebagai Negara yang telah merealisasikan prinsip syariah di lembaga keuangannya.

5.Jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan untuk mengembangkan perbankan syariah masih sedikit, sampai-sampai pemerintah perlu meningkatkan sumber daya manusia di perbankan syariah.

6.Sektor perbankan menyerahkan penghasilan yang menarik dan jenjang karir yang pasti, sampai-sampai dapat menjadi pilihan untuk meraih masa mendatang yang lebih baik.

Dengan beberapa dalil tersebut, maka tidak sedikit masyarakat yang punya minat untuk mempelajari perbankan syariah, sebab SDM perbankan syariah paling diperlukan, guna mengisi keperluan tenaga kerja di perbankan syariah.
 
Prospek Prodi Perbankan Syariah
 
1.      Financial Planning Services (konsultan keuangan) bekerja guna mengurus arus kas masuk maupun keluar untuk menjangkau tujuan perusahaan.
 
2.      Insurance Company Credit Unions (Perusahaan Asuransi) bekerja guna menjadi perantara nasabah dengan perusahaan asuransi serta memperkenalkan produk asuransi yang sesuai keperluan nasabah
 
3.      Bekerja di BUMN (sektor keuangan), bekerja di sektor finansial di perusahaan BUMN di Indonesia seperti bagian analis finansial atau auditor ahli
 
4.      Menjadi dosen mata kuliah ekonomi islam atau syariah, menjadi pengajar di universitas dengan mata kuliah seputar finansial syariah dan perbankan
 
5.      Manajer keuangan, menjadi kepala manager di sebuah perusahaan finansial seperti manager bank.
 

Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University