E9a1851884858b54

Apa Perbedaan Mobile App Developer dan Web Developer?

Proses dalam membangun suatu branding tidaklah mudah. Banyak hal yang harus dilakukan agar proses branding bisnis atau perusahaan dapat berjalan sesuai rencana. Melalui dunia internet, sarana untuk branding semakin diperluas dengan hadirnya media sosial, membangun website, hingga mengembangkan aplikasi yang berkualitas. Untuk dua hal terakhir, dibutuhkan tenaga yang ahli dalam mengembangkan produk tersebut seperti mobile app developer dan web developer. Kedua profesi ini sebenarnya berbeda satu sama lain.

Developer adalah orang yang bertugas untuk mewujudkan desain sebuah produk atau layanan, bisa dalam bentuk website atau software. Profesi sebagai developer di bidang IT saat ini sedang banyak dicari, khususnya pada bidang mobile app developer dan web developer. Kalian yang ingin kuliah di bidang IT mesti tahu perbedaan keduanya, karena meskipun keduanya sama-sama menyandang nama developer, tetapi lingkup kerjanya sangatlah berbeda, apalagi tanggung jawab yang harus dipegang.   Lalu apa saja perbedaannya?

Sebelum itu mari berkenalan dulu dengan Mobile app developer. Profesi ini punya fokus pada pengembangan aplikasi berbasis mobile. Jadi segala hal mulai dari proses merancang, coding, hingga optimalisasi untuk pembuatan aplikasi mobile, baik berbasis Android ataupun iOS. Tidak menutup kemungkinan berbasis sistem operasi mobile lain selama ada perusahaan yang membutuhkan. Inilah yang membuat antar perusahaan IT memiliki kriteria yang berbeda untuk mengisi posisi tersebut.

Sedangkan web developer adalah profesi yang fokus pada membangun dan mengembangkan sebuah website. Namun tidak hanya membuat tampilan website saja, tetapi mereka juga berperan atas kestabilan website, database website, dan lain-lain. Maka dari itu umumnya tugas web developer dibagi menjadi tiga (3) macam, yaitu front end developer, back end developer dan full stack developer. Hal tersebut memungkinkan mereka mengerjakan tugas membangun website dengan lebih efisien.

Nah, setelah mengenal kedua profei tersebut, sekilas ranah kerja mereka sudah terlihat berbeda. Yang satu membuat aplikasi, yang satu lagi membuat website. Untuk lebih jelasnya, inilah beberapa perbedaan antara mobile app developer dan web developer.

Jenis Jobdesk

Sesuai dengan pernyataan di atas, antara mobile app developer dan web developer memiliki jobdesk atau tugas dan tanggung jawab yang berbeda, walaupun sama-sama sebagai developer. Apabila mobile app developer lebih berfokus kepada pembuatan aplikasi di smartphone Android atau iOS, maka web developer memiliki fokus kepada pembuatan website sebagai ‘tanda pengenal’ bagi usaha atau perusahaan di internet.

Jenis Profesi

Karena mobile app developer membuat aplikasi versi mobile, maka pilihan profesinya terdiri dari Android developer dan iOS developer, tergantung kebutuhan perusahaan pengembang. Untuk web developer, pengembangan website dapat dibagi menjadi tiga (3) macam meliputi front end developer, back end developer dan full stack developer. 

Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman adalah sebuah instruksi standar untuk komputer agar dapat melaksanakan tugas-tugas tertentu dalam menyelesaikan masalah. Konteksnya adalah tiap platform, baik itu website dan aplikasi, punya bahasa pemrograman yang berbeda bergantung pada masalah yang dihadapi serta kebutuhan yang ingin diwujudkan.

Profesi sebagai mobile app developer paling tidak perlu memiliki keterampilan dalam bahasa Java atau Kotlin untuk Android developer dan Swift atau Objective C untuk iOS developer. Sedangkan untuk web developer, bahasa pemrograman yang perlu dikuasai seperti HTML, CSS dan JavaScript untuk front end developer, serta SQL dan PHP untuk back end developer.

Jenis Tools Yang Digunakan

Untuk menunjang kerja mobile app developer, mereka dapat menggunakan tools Xamarin, Sencha, Android Studio, dan lain-lain. Sedangkan bagi web developer, tools yang umum digunakan seperti Firebug, jQuery, Visual Studio dan Sublime Text.

Itulah perbedaan dari mobile app developer dan web developer dari berbagai sisi. Dari sini paling tidak kalian sudah mendapat gambaran persiapan apa saja yang dibutuhkan untuk terjun ke ranah developer. Tentunya kalian mesti mengenal terlebih dahulu fokus keahlihan programming selama ini atau memiliki minat di ranah apa (web atau aplikasi). Nah bagi kalian yang yang masih bingung menentukan minat, kuliah di jurusan IT bisa menjadi solusinya. Seperti di Ma’soem University, terdapat jurusan Sistem Informasi S1 yang membahas berbagai lingkup dunia IT termasuk materi web development dan mobile programming.

Kalian bisa belajar sembari mempraktekkan ilmu yang telah dipelajari dengan lebih nyaman berkat dosen pengajar yang kompeten dan profesional di bidangnya. Tak hanya itu, di Ma’soem University memiliki beragam opsi beasiswa yang bisa dirasakan manfaatnya, dan juga biaya kuliah yang ekonomis tanpa perlu khawatir biaya yang tinggi. Mari bergabung ke Ma’soem University!