4d8c010b8419a094

Apa Sih Jurusan S2 Yang Cocok Untuk Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris?

yang mulia karena dengan melanjutkan ilmu yang lebih tinggi, hal ini akan menambah wawasan mahasiswa dan membuka peluang kerja yang lebih luas daripada mahasiswa lulusan S1.

Namun, bagi mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris, melanjutkan pendidikan pascasarjana dengan mengambil jurusan S2 adalah hal yang sulit dan menakutkan karena jurusan pendidikan bahasa inggris hanya mengajari mereka tentang penggunaan bahasa asing yang benar sehingga hal ini membuat mereka ragu dan takut ditolak ketika mendaftarkan diri ke jurusan S2 pilihan mereka.

Pada kenyataannya, hal ini tidak sepenuhnya benar karena banyak sekali mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris yang diterima di jurusan S2 lainnya dan bisa menjalankan kurikulumnya dengan baik sehingga bagi mahasiswa yang tetap berniat untuk melanjutkan pendidikan pascasarjananya, ada beberapa jurusan S2 yang cocok untuk jurusan pendidikan bahasa inggris.

Berikut jurusan S2 yang menerima mahasiswa lulusan jurusan pendidikan bahasa inggris:

1. Jurusan hukum

Melanjutkan pendidikan pasca sarjana dari jurusan S1 pendidikan bahasa inggris ke jurusan S2 hukum, memang jarang didengar bahkan tidak masuk akal, tetapi pada kenyataannya jurusan ini juga menerima mahasiswa pendidikan bahasa inggris.

Ada alasan kenapa jurusan S2 hukum ini mau menerima mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris, yaitu jurusan hukum ini sedang mencari mahasiswa yang bisa berbahasa inggris resmi untuk mempelajari ilmu hukum internasional.

Di hukum internasional ini, mahasiswa akan diajari tentang ilmu hukum yang berlaku di dunia global, mulai dari hukum HAM (Hak Asasi Manusia), sampai hukum pedagangan. Sehingga setelah lulus, mahasiswa bisa bekerja sebagai pengajar atau hakim tingkat internasional.

2. Jurusan sosiologi

Jurusan sosiologi bisa juga menjadi pilihan mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris yang ingin lanjut ke S2 karena jurusan sosiologi ini akan mempelajari segala hal yang berkaitan dengan kehidupan, interaksi, dan karakteristik masyarakat seluruh dunia dari tahun ke tahun sehingga masih ada kaitannya dengan penggunaan bahasa asing.

Setelah lulus jurusan ini, mahasiswa akan mendapat prospek kerja yang sangat luas karena seluruh bidang mulai dari pemerintah, sosial, bisnis, dan sebagainya sehingga mahasiswa bisa berprospek kerja sebagai konsultan, peneliti, politis, PNS, dan sebagainya.

3. Jurusan psikologi

Jurusan psikologi merupakan jurusan yang mengajarkan ilmu universal yang bermanfaat bagi masyarakat sehingga jurusan ini akan menerima mahasiswa dari jurusan mana saja, termasuk mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris.

Di jurusan ini, mahasiswa akan diajarkan tentang segala perilaku, karakteristik, humanoria, dan segala teori psikolog lainnya sehingga setelah lulus dari jurusan ini, mahasiswa akan memiliki banyak prospek kerja mulai dari konselor, market research, HRD perusahaan, tenaga pengajar, psikoterapis, dan masih banyak lagi.

4. Jurusan sastra bahasa

Jurusan sastra bahasa terutama sastra bahasa asing seperti sastra inggris pasti bersedia untuk menerima mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris karena materi yang dipelajarinya sama-sama tentang penggunaan bahasa inggris walaupun dengan tujuan yang berbeda.

Di jurusan ini, mahasiswanya akan mempelajari penggunaan bahasa asing untuk kebutuhan kesastraan seperti drama, pentas, naskah, dan sebagainya.

Prospek kerja juga bisa dibilang luas, bahkan lebih luas daripada jurusan pendidikan bahasa inggris karena mahasiswanya bisa melamar banyak pekerjaan seperti penulis, reporter, penerjemah, dosen, dan sebagainya.

5. Jurusan pariwisata dan perhotelan

Jurusan pariwisata dan perhotelan pasti mau menerima mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris karena di jurusan ini juga memerlukan mahasiswanya untuk memiliki kemampuan bahasa inggris yang lancar semenjak prospek kerja jurusan ini akan mengharuskan mahasiswanya untuk berinteraksi dengan orang yang berasal dari berbagai belahan dunia.

Menariknya lagi, jurusan ini akan lebih menekankan praktek sehingga cocok jika mahasiswanya tidak suka duduk dan mendengarkan ceramah dosen selama berjam-jam.

Untuk prospek kerjanya, mahasiswa bisa bekerja sebagai tour guide, staf perhotelan, dan juga bisa memulai usaha sendiri yang bergerak di bidang pariwisata dan perhotelan.

6. Jurusan komunikasi

Jurusan komunikasi merupakan jurusan yang mempelajari tentang cara penyampaian pesan secara efektif dan efisien dan juga mempelajari tentang perkembangan teknologi yang mempengaruhi cara komunikasi masyarakat sehingga jurusan ini juga akan menerima mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris semenjak sama-sama mempelajari tentang penggunaan bahasa sebagai alat penyampaian pesan.

Walaupun komunikasi ini dianggap remeh karena melatih komunikasi sudah bisa dilakukan dimana saja, tetapi perlu diketahui bahwa jurusan ini hanya mengajarkan komunikasi yang efektif sehingga setelah lulus, mahasiswa bisa bekerja sebagai presenter, public speaker, praktisi periklanan, konsultan media, marketing, dan lain-lain.

7. Jurusan jurnalisme

Belakangan ini jurusan S2 jurnalisme juga menerima mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris karena industri media zaman sekarang juga sedang membutuhkan tenaga kerja yang lancar berbicara dalam bahasa inggris.

Di jurusan ini, mahasiswa akan diajarkan mengenai cara mengumpulkan, menginterpretasikan, dan menyebarkan informasi kepada masyarakat.

Sehingga setelah lulus dari jurusan ini, mahasiswa bisa melamar kerja sebagai reporter, editor, jurnalis, dan photo jurnalist di surat kabar, radio, tv, dan media informasi lainnya.

8. Jurusan hubungan internasional

Walaupun jurusan hubungan internasional termasuk sebagai jurusan sosiologi, jurusan ini akan lebih fokus dalam mengajarkan mahasiswanya tentang cara berkomunikasi dan berdiplomasi dengan orang lain, sekaligus mempelajari budaya dan etika orang itu sehingga akan cocok bagi mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris.

Lulusan jurusan ini bisa mendapatkan prospek kerja yang berada di posisi penting dan bergaji besar seperti konsultan, penerjemah, diplomat, peneliti, dosen, guru, dan pengusaha.