Mendaftar program magang menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengenal dunia kerja sebelum lulus. Salah satu dokumen yang biasanya perlu dipersiapkan adalah Curriculum Vitae (CV). Bagi mahasiswa yang belum memiliki banyak pengalaman kerja, membuat CV magang terkadang terasa membingungkan karena belum banyak hal yang bisa dicantumkan.
CV untuk mendaftar magang tidak harus dipenuhi pengalaman profesional. Mahasiswa dapat menonjolkan pendidikan, keterampilan, pengalaman organisasi, proyek akademik, hingga kegiatan yang relevan dengan posisi yang dituju. Penyusunan informasi secara ringkas dan terarah akan membantu perusahaan memahami latar belakang serta potensi calon peserta magang.
Identitas dan Informasi Kontak
Bagian pertama yang perlu dicantumkan dalam CV adalah identitas dasar dan informasi kontak. Perekrut perlu mengetahui siapa pelamar dan bagaimana cara menghubunginya apabila lolos ke tahap berikutnya.
Informasi yang dapat dicantumkan meliputi:
- Nama lengkap
- Nomor telepon atau WhatsApp
- Alamat email profesional
- Kota tempat tinggal
- Tautan LinkedIn atau portofolio jika relevan
Tidak semua informasi pribadi harus dimasukkan. Nomor identitas, informasi keluarga, atau data lain yang tidak berkaitan langsung dengan proses rekrutmen umumnya tidak diperlukan.
Pastikan alamat email terlihat profesional dan mudah dibaca. Nama yang jelas akan lebih sesuai untuk kebutuhan pendaftaran magang dibandingkan alamat email yang menggunakan kombinasi kata atau angka yang sulit dikenali.
Tulis Profil Singkat yang Relevan
Profil singkat dapat ditempatkan setelah informasi kontak. Bagian ini berisi dua atau tiga kalimat yang menjelaskan status pendidikan, bidang yang diminati, keterampilan utama, serta tujuan mengikuti magang.
Mahasiswa tidak perlu menggunakan deskripsi yang terlalu panjang. Isi profil sebaiknya disesuaikan dengan posisi yang dituju.
Sebagai contoh, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang ingin mendaftar sebagai content writer dapat menonjolkan kemampuan menulis, komunikasi, bahasa Inggris, dan pengalaman membuat konten. Sementara itu, mahasiswa yang melamar posisi administrasi dapat menekankan kemampuan mengelola dokumen, menggunakan aplikasi perkantoran, dan bekerja secara terorganisasi.
Cantumkan Pendidikan Terbaru
Riwayat pendidikan menjadi bagian penting dalam CV mahasiswa karena pengalaman kerja mungkin masih terbatas. Tuliskan institusi pendidikan, program studi, serta periode pendidikan secara jelas.
Jika masih berstatus mahasiswa, posisi pendidikan yang sedang ditempuh dapat ditempatkan paling atas. Informasi tambahan seperti IPK dapat dicantumkan apabila memang menjadi nilai pendukung dan relevan dengan persyaratan posisi magang.
Mahasiswa juga dapat memasukkan mata kuliah atau proyek akademik tertentu jika memiliki hubungan langsung dengan bidang yang dilamar. Cara ini dapat membantu menunjukkan bahwa pelamar sudah memiliki dasar pengetahuan yang sesuai.
Pengalaman Organisasi dan Kepanitiaan
Belum pernah bekerja bukan berarti CV mahasiswa tidak memiliki pengalaman. Kegiatan organisasi dan kepanitiaan dapat menjadi bagian yang menunjukkan kemampuan nonakademik.
Misalnya, pengalaman sebagai anggota divisi acara dapat menunjukkan kemampuan koordinasi. Pengalaman menjadi bendahara dapat menunjukkan keterampilan mengelola administrasi dan keuangan. Sementara itu, pengalaman di bidang publikasi dapat relevan untuk posisi yang berkaitan dengan media sosial atau komunikasi.
Tuliskan nama organisasi, posisi, periode kegiatan, serta tanggung jawab utama. Hindari hanya menuliskan nama jabatan tanpa menjelaskan kontribusi yang pernah dilakukan.
Masukkan Pengalaman Proyek dan Kegiatan Akademik
Proyek kuliah juga dapat menjadi bahan penting dalam CV untuk mendaftar magang. Bagian ini terutama bermanfaat bagi mahasiswa yang belum mempunyai pengalaman kerja formal.
Contohnya, mahasiswa dapat mencantumkan proyek penelitian, pembuatan media pembelajaran, kegiatan pengabdian, proyek kelompok, pembuatan desain, analisis data, atau tugas lain yang menghasilkan output tertentu.
Pilih proyek yang paling berkaitan dengan posisi magang. Jika melamar sebagai social media intern, proyek pembuatan konten atau pengelolaan media sosial akan lebih relevan dibandingkan tugas kuliah yang tidak memiliki hubungan dengan posisi tersebut.
Tampilkan Skill yang Benar-Benar Dikuasai
Keterampilan atau skills perlu ditulis secara spesifik. Hindari memasukkan terlalu banyak kemampuan hanya agar CV terlihat penuh.
Beberapa keterampilan yang dapat dicantumkan antara lain:
- Microsoft Word, Excel, dan PowerPoint
- Canva
- Editing foto atau video
- Copywriting
- Public speaking
- Bahasa Inggris
- Data entry
- Social media management
- Komunikasi dan kerja tim
Jika mencantumkan kemampuan teknis, pastikan pelamar memang dapat menggunakannya. Keterampilan yang nantinya diuji saat proses seleksi sebaiknya tidak dilebih-lebihkan.
Sertifikat dan Pelatihan yang Relevan
Sertifikat dapat menjadi informasi tambahan untuk memperkuat CV. Tidak semua sertifikat harus dimasukkan. Pilih pelatihan atau sertifikasi yang berkaitan dengan posisi magang.
Misalnya, sertifikat kursus digital marketing dapat menjadi pendukung bagi mahasiswa yang mendaftar sebagai marketing intern. Sertifikat kemampuan bahasa Inggris dapat dicantumkan jika posisi yang dituju membutuhkan kemampuan tersebut.
Tuliskan nama pelatihan atau sertifikasi, penyelenggara, dan tahun diperoleh secara ringkas.
Sesuaikan CV dengan Posisi Magang
Satu CV tidak selalu harus digunakan untuk semua perusahaan. Penyesuaian isi CV berdasarkan posisi yang dilamar dapat membuat informasi yang ditampilkan menjadi lebih relevan.
Perhatikan deskripsi pekerjaan yang diberikan perusahaan. Jika perusahaan mencari mahasiswa yang mampu membuat konten, kemampuan menulis, pengalaman mengelola media sosial, dan proyek pembuatan konten sebaiknya lebih ditonjolkan.
Penyesuaian ini bukan berarti mengubah pengalaman yang dimiliki, tetapi memilih informasi yang paling sesuai untuk ditampilkan.
Perhatikan Tampilan dan Panjang CV
CV mahasiswa sebaiknya mudah dibaca. Gunakan struktur yang jelas, ukuran tulisan yang nyaman, serta pembagian bagian yang konsisten. Hindari penggunaan terlalu banyak warna, ornamen, atau desain yang justru membuat informasi sulit ditemukan.
Untuk mahasiswa yang baru mulai mencari pengalaman kerja, CV satu halaman umumnya sudah cukup untuk menyampaikan informasi utama. Pastikan tidak ada kesalahan penulisan nama, nomor kontak, alamat email, nama perusahaan, atau posisi yang dilamar.
Mahasiswa Perlu Mempersiapkan CV Sejak Kuliah
Persiapan CV dapat dimulai sebelum mahasiswa memasuki semester akhir. Setiap kegiatan yang relevan dapat dicatat agar lebih mudah disusun ketika ada kesempatan magang.
Lingkungan perguruan tinggi juga dapat menjadi tempat mahasiswa mengembangkan pengalaman akademik maupun keterampilan yang nantinya dapat ditampilkan dalam CV. Ma’soem University sebagai salah satu kampus swasta dapat menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin menjalani proses pendidikan sambil mengembangkan berbagai pengalaman yang relevan untuk persiapan memasuki dunia kerja.
Bagi mahasiswa yang berada di bidang pendidikan, FKIP Ma’soem University memiliki dua program studi, yaitu Bimbingan dan Konseling (BK) serta Pendidikan Bahasa Inggris. Pengalaman akademik, organisasi, kegiatan kampus, dan proyek yang relevan dari program studi tersebut dapat menjadi bahan untuk membangun CV ketika mahasiswa mulai mencari kesempatan magang.
Periksa CV Sebelum Dikirim
Sebelum mengirim CV, lakukan pemeriksaan terakhir untuk memastikan seluruh informasi sudah benar. Periksa kembali ejaan, format tanggal, nomor telepon, alamat email, serta kesesuaian informasi dengan posisi magang yang dituju.
CV yang ringkas tetapi relevan akan lebih mudah dipahami dibandingkan dokumen panjang yang memuat terlalu banyak informasi tidak berkaitan. Mahasiswa juga sebaiknya memastikan setiap pengalaman yang dicantumkan dapat dijelaskan ketika ditanyakan saat wawancara.
Informasi Ma’soem University:
No. WhatsApp: 085185634253
Instagram: @masoem_university
Web Pendaftaran: pmb.masoemuniversity.com



