00ab05e0b89a1cca

Apakah Jurusan Teknologi Pangan Bisa Jadi Pengusaha Kuliner? Ini Peluang dan Strateginya

Saat membicarakan jurusan Teknologi Pangan, kebanyakan orang membayangkan laboratorium dan pekerjaan di pabrik makanan. Padahal, jurusan ini juga jadi jalan strategis untuk mereka yang bercita-cita jadi pengusaha kuliner.

Teknologi Pangan Mengajarkan Ilmu Inovasi Produk Makanan
Mahasiswa jurusan ini belajar bagaimana menciptakan, menguji, dan memodifikasi resep makanan agar tahan lama, sehat, dan menarik secara rasa maupun tampilan. Mereka dibekali pengetahuan nutrisi, mikrobiologi pangan, keamanan pangan, hingga kemasan produk.

Dengan bekal itu, lulusan Teknologi Pangan tidak hanya bisa membuat makanan yang lezat, tapi juga memahami kebutuhan pasar dan regulasi pangan.

Menjadi Entrepreneur Kuliner Lewat Eksperimen dan Proyek Lapangan
Program pengembangan seperti Project Lapangan dan Mentoring Startup memberikan peluang nyata bagi mahasiswa untuk mengembangkan produk sendiri. Mereka bisa menguji ide bisnis makanan secara langsung, mengelola tim kecil, hingga memasarkan produk ke publik.

Banyak dari mereka yang akhirnya merintis bisnis kuliner sejak masih kuliah—baik berupa camilan sehat, minuman fermentasi, hingga makanan instan yang inovatif.

Magang di Industri, Belajar dari Praktisi Langsung
Program internship, termasuk kesempatan ke Jepang, memperkaya wawasan mahasiswa soal industri makanan skala besar. Dari sini, mereka belajar efisiensi produksi, pengemasan modern, dan pentingnya standar mutu. Pengalaman ini berguna saat mereka mengelola bisnis sendiri.

Universitas Ma’soem juga menyediakan pembelajaran berbasis praktik, termasuk pendampingan bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha pangan sejak awal kuliah.