13446c60aadc3384

Apakah Kuliah Bisa Jadi Cara Menghindari Risiko Pengangguran Setelah Lulus SMA/SMK?

Setelah lulus SMA atau SMK, banyak anak muda dihadapkan pada pilihan: langsung bekerja atau melanjutkan kuliah. Namun, tidak semua lulusan mampu langsung mendapat pekerjaan karena tingginya persaingan di dunia kerja. Kuliah bisa menjadi solusi untuk menunda sekaligus mengurangi risiko pengangguran.

Persaingan Kerja Semakin Ketat

Jumlah lulusan SMA/SMK setiap tahun sangat besar, sementara lapangan kerja formal terbatas. Tanpa gelar atau keterampilan tambahan, lulusan baru seringkali kalah bersaing.

Kuliah Memberikan Waktu dan Bekal Lebih

Dengan melanjutkan kuliah, siswa memiliki waktu empat tahun untuk mempersiapkan diri. Selama itu, mereka bisa menimba ilmu, melatih keterampilan, dan membangun pengalaman melalui magang maupun organisasi.

Lebih Siap Menghadapi Dunia Kerja

Lulusan perguruan tinggi cenderung lebih siap menghadapi tuntutan pekerjaan. Gelar S1 memberi akses ke lebih banyak pilihan profesi yang tidak bisa diakses lulusan SMA/SMK.

Contoh dari Ma’soem University

Ma’soem University mendukung mahasiswa dengan program jaminan kerja, fasilitas inkubator bisnis, serta biaya kuliah yang bisa dicicil. Dengan begitu, kuliah bukan hanya menunda risiko pengangguran, tetapi juga menyiapkan masa depan lebih cerah.

Kuliah menjadi langkah strategis agar lulusan SMA/SMK tidak langsung terbentur dengan kerasnya dunia kerja, melainkan masuk dengan bekal lebih kuat.