Deskripsi: Dalam beberapa tahun terakhir, bahasa Inggris semakin penting di hampir semua negara di dunia, semakin menarik karena penggunaannya terpusat di semua bidang. Bahasa ini dipelajari dan dipraktekan oleh lebih banyak orang setiap hari karena pentingnya dalam dunia modern ini; sarana untuk berkomunikasi dan menciptakan peluang yang lebih besar untuk suatu pekerjaan.
===
Bahasa Inggris untuk Agribisnis dan Pertanian adalah kursus berbasis keterampilan yang dirancang khusus untuk siswa agribisnis atau pertanian yang akan memasuki studi tingkat tersier bahasa Inggris-menengah. Ini memberikan latihan dan perkembangan yang dinilai dengan hati-hati dalam keterampilan akademik utama yang dibutuhkan semua siswa, seperti mendengarkan ceramah dan berbicara dalam seminar. Ini juga membekali siswa dengan bahasa spesialis agribisnis dan pertanian yang mereka butuhkan untuk berhasil berpartisipasi dalam fakultas studi agribisnis atau pertanian. Latihan mendengarkan ekstensif berasal dari kuliah agribisnis dan pertanian, dan semua teks bacaan diambil dari bidang studi yang sama. Ada juga fokus pada kosakata utama agribisnis dan pertanian yang akan dibutuhkan siswa.
Berdasarkan pengalaman peneliti, observasi dan wawancara selama mengajar diketahui bahwa pemilihan bahan ajar yang sesuai untuk kebutuhan pembelajaran Bahasa Inggris Khusus (ESP) khususnya untuk jurusan agribisnis sangat sulit. Ada beberapa kendala dihadapi oleh dosen yang mengajar mata kuliah bahasa Inggris pada jurusan agribisnis khususnya pada pengajaran bahan. Pertama, selama ini di Indonesia belum ada buku berbahasa Inggris yang khusus diterbitkan departemen agribisnis. Akibatnya pembelajaran bahasa Inggris seringkali tidak mencapai tujuan yang direncanakan karena tidak adanya buku teks yang dapat dipelajari siswa. Kedua, karena Keterbatasan bahan ajar, khususnya di bidang agribisnis, cenderung pengajaran bahasa Inggris menjadi kurang komunikatif. Mereka umumnya lebih suka mengajar bahasa Inggris umum seperti tata Bahasa daripada bahasa Inggris khusus agribisnis.
Berdasarkan hasil penelitian, di Indonesia banyak guru bahasa Inggris yang mengajar ESP mengalami kesulitan dalam mendesain silabus dan bahan ajar. Selain itu, kesulitan yang dialami pengajar ESP adalah dalam menentukan tema atau topik yang dimaksud keahlian di bidang pengajaran siswa. Umumnya, guru bahasa Inggris tidak menguasai beberapa istilah khusus atau teknis yang digunakan di lapangan (register). Akibat kesulitan tersebut, beberapa ESP guru menggunakan bahan ajar yang tidak sesuai dan berkaitan dengan kebutuhan siswa keduanya untuk kebutuhan akademis dan untuk kebutuhan profesional atau pekerjaan. Bahan dipilih secara acak guru tanpa mempertimbangkan kesesuaian antara kebutuhan akademik dan dunia kerja siswa.
Bahasa Inggris untuk Agribisnis dan Pertanian dirancang untuk siswa yang berencana mengambil kursus agribisnis atau pertanian, seluruhnya atau sebagian dalam bahasa Inggris. Tujuan utama dari Bahasa Inggris untuk Agribisnis dan Pertanian adalah untuk mengajar siswa untuk mengatasi teks masukan, yaitu mendengarkan dan membaca, dalam disiplin. Namun, siswa diharapkan menghasilkan teks keluaran dalam pidato dan tulisan selama kursus.
Silabus berfokus pada kosa kata kunci untuk disiplin ilmu dan kata serta frasa yang umum digunakan dalam bahasa Inggris akademis. Ini mencakup fakta dan konsep utama dari disiplin, sehingga memberi siswa awal yang baik ketika mereka bertemu lagi dengan poin yang sama dalam pekerjaan fakultas mereka. Ini juga berfokus pada keterampilan yang akan memungkinkan siswa untuk mendapatkan hasil maksimal dari kuliah dan teks tertulis.





