E411ffe125176e21

Beda belajar di SMA/SMK dan Kuliah

Kehidupan SMA dan kuliah memang jauh berbeda. Jika di SMA masih banyak aturan yang dipatuhi, maka zaman kuliah hidupnya sudah jauh lebih bebas. Tidak ada aturan harus menggunakan seragam, hingga bebas pulang malam. Perbedaan SMA dan Kuliah yang pertama adalah waktu liburan. Saat SMA, bila ada waktu liburan yang panjang, pasti kamu sempat untuk pergi ke rumah nenek untuk benar-benar liburan di sana. Tapi saat kuliah nanti, jika ada libur panjang, jangan harap kamu bisa tenang liburan karena akan banyak sekali tugas kampus, praktikum, penelitian, dan lain sebagainya yang perlu kamu selesaikan.

Sadar atau tidak sadar kita kecenderungan suka membandingkan masa sekolah dengan masa kuliah. Baik yang sekarang masih sekolah atau yang sekarang masuk bangku universitas. 

Keduanya saling merawang bagaimana enaknya ketika sekolah atau kuliah. Pada saat masih sekolah, hal yang diinginkan adalah ingin cepat-cepat kuliah karena bebas dan bisa masuk siang. Sedangkan bagi yang kuliah justru sebaliknya, mereka akan kangen masa sekolah karena ingin apa-apa ada teman jadi terasa mudah. Bukan berarti ketika kuliah tidak ada temen, hanya teman-teman sudah mempunyai prioritasnya sendiri dan belum tentu sama dengan kita.

Pergaulan kamu semasa kuliah bisa jadi semakin luas atau malah jadi anti-sosial. Tidak seperti SMA yang jumlah muridnya paling ratusan yang mungkin sudah kamu kenal dari TK, di kuliah akan ada ribuan orang dari berbagai fakultas dan jurusan dalam satu universitas. Bahkan dalam satu kelas besar, mungkin saja tidak kenal satu sama lainnya karena terlalu banyak orang.

Karena dari itu, penting untuk mahasiswa lebih aktif dalam kegiatan-kegiatan yang ada di universitas melalui UKM ataupun organisasi seperti BEM FE supaya tidak jadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang). Selain mendapat teman baru, tentunya dengan begitu mahasiswa akan mendapat pengalaman-pengalaman baru yang belum pernah dialami selama di SMA.

Waktu sekolah apa alasan untuk ikut tim basket, futsal atau menjadi pengurus OSIS. Apalagi jika karena ingin menjadi pusat perhatian? Kita boleh berkelit tentang hal ini, tetapi dulu pasti sangat ingin bahkan rela melakukan apa saja agar bisa menjadi populer. Paling tidak, selama sekolah kita pasti ingin menonjol dari teman-teman. Dan juga ingin dilirik orang-orang. Karena pada saat itu ego kita belum bisa dikendalikan penuh.

Kuliah menawarkan dunia yang berbeda daripada sekolah. Cara yang sama tidak bisa diterapkan pada kuliah. Sama halnya dengan tawaran bergabung UKM. Mahasiswa akan ditawarin banyak UKM yang mungkin ada yang nyantol dan juga tidak. Ketika kuliah popularitas bukanlah yang dicari ketika bergabung di UKM atau menjadi pengurus himpunan mahasiswa. Yang dicari oleh mahasiswa adalah poin yang menjadi syarat kelulusan selain studi dan adminstrasi.

Memang, banyak orang bilang, masa SMA adalah masa-masa yang paling menyenangkan, tapi kuliah pun tidak kalah seru dengan SMA. Karena itu nikmati masa kuliah selagi masih muda.