Berdamai dengan Masa Lalu

Beranda / Berita / Berdamai dengan Masa Lalu
30 Juli 2019

Memilih untuk terjebak atau berdamai dalam kondisi masa lalu adalah sesuatu yang perlu kita pahami dalam menjalani kehidupan. Hal yang terjadi pada masa lalu merupakan pengalaman yang tidak dapat terpisahkan dalam proses perjalanan kehidupan yang secara sadar harus kita terima. Meskipun terkadang pengalaman masa lalu dapat menjadi boomerang yang menghambat kita dalam menjalankan aktivitas kita. Ketika pengalaman tersebut tidak mampu diekspresikan maka hal tersebut dapat berdampak menjadi unfinished-business.

Pengalaman tersebut dapat dicontohkan ketika kita mendengar nama seseorang yang pernah menyakiti hati, kita masih merasa takut dan kesal. Pada saat bertemu kembali dengan orang yang pernah mempermalukan kita, muncul rasa kesal dan keinginan untuk berkata kasar. Selain itu, jika kita pergi berkunjung ke tempat yang memiliki pengalaman tidak menyenangkan, kita ingin segera pergi meninggalkan tempat tersebut. Ataupun pada saat kita mengingat cerita masa lalu yang pahit dan sedih, secara refleks kita memberikan respon negatif yang menunjukkan jika kita tidak dalam kondisi yang baik-baik saja.

Apa yang telah terjadi dalam hidup tidak dapat kita ubah, namun kita bisa mengubah respon dan mengontrol pengaruh yang kita rasakan dari cerita masa lalu. Masa lalu akan selalu berpengaruh terhadap kehidupan kita, namun baik atau buruknya perngaruh tersebut dapat kita tentukan sesuai dengan pilihan kita.

Memaafkan adalah salah satu cara menyelesaikan unfinished business. Memaafkan ini dapat dilakukan pada diri sendiri ataupun kepada orang lain. Tetapi dalam prosesnya terkadang kita membutuhkan dukungan lingkungan dan orang2 terdekat kita. Bagi Anda yang telah mencoba untuk mengatasi hal tersebut secara mandiri namun belum dapat terealisasikan, maka Anda dapat meminta bantuan konselor.

Penulis; Irfan Fahriza

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University