Dd55046558dd906a

Berkenalan dengan Jurusan Komputerisasi Akuntansi dan Apa Manfaatnya untuk Dunia Kerja?

Apa yang dimaksud dengan komputerisasi akuntansi? Ini adalah salah satu sistem akuntansi yang memanfaatkan komputer sebagai teknologi untuk menjalankan beberapa aplikasi. Aplikiasi inilah yang digunakan untuk mengolah beberapa transaksi akuntansi serta untuk membuat laporan keuangan perusahaan. Pemrosesan sebuah data menjadi informasi bisa dibuat dengan cara manual atau menggunakan komputer sebagai salah satu perangkat elektronik.

Beragam kemajuan yang terjadi di bidang komputer memberikan dampak yang sangat luar biasa untuk dunia dan seluruh aspeknya. Akuntansi pun tak bisa dilepaskan dari dampak tersebut. Dalam sebuah sistem akuntansi secara manual, data input atau data sebagai masukan akan diproses sebagai output atau keluaran dengan menggunakan  tangan. Di sistem akuntansi yang menggunakan teknologi seperti komputer, atau sering juga disebut sebagai PDE atau Pemrosesan Data Elektronik data input juga akan diproses sebagai data output.

Keuntungan Komputerisasi Akuntansi

Menggunakan komputerisasi akuntansi dapat memberikan beragam manfaat untuk usaha atau bisnis anda. keuntungan  yang paling jelas bisa dilihat adalah kecepatan, ketepatan, serta kemudahan dalam memproses sebuah data menjadi informasi akuntansi.

Jika dirangkum, beberapa keuntungan dalam menggunakan sistem akuntansi secara elektronik dibandingkan dengan yang manual adalah sebagai berikut ini:

  • Kecepatan dalam mengerjakan tugas atau dokumen perusahaan
  • Volume hasil yang lebih banyak
  • Pencegahan kekeliruan yang lebih baik
  • Posting otomatis
  • Penyusuan laporan secara otomatis
  • Pencetakan dokumen secara otomatis.

Manfaat atau keuntungan tersebut tentu akan memberikan dampak positif bagi perusahaan yang terkait.

Resiko dalam Menggunakan Sistek Komputerisasi Akuntansi Elektronik

Selain keuntungan tersebut, tentu ada juga beberapa hal yang sebaiknya kita semua perhatikan dalam menggunakan komputer dan memanfaatkannya sebagai sebuah alat untuk mengolah data. Yang kami maksud dalam hal ini adalah resiko yang khas terutama dalam sebuah lingkungan akuntansi yang berdasar komputer. disinlah yang harus disadari dan diperhatikan oleh auditor dimana ini bisa menjadi ancaman yang tak ditemukan dalam proses akuntansi secara manual. Resiko tersebut antara lain adalah sebagai berikut:

  • Menggunakan teknologi yang sebenarnya tidak layak
  • Pengulangan kesalahan kesalahan
  • Kesalahan berantai. Jika terjadi kesalahan dalam sebuah aplikasi yang dipakai oleh perusahaan, maka bisa jadi kesalahan kedua, ketiga, dan seterusnya akan terjadi. Hal ini karena seringkali sistem teknologi perusahaan berhubungan satu sama lain.
  • Pemrosesan yang tidak logis seperti tidak diamatinya dokumen output, field yang terlampau kecila tau besar, nilai yang tak lazim atau terlampau besar tak pernah dicek dan lain sebagainya.
  • Ketidakmampuan seseorang dalam mengendalikan teknologi yang dipakai
  • Memasukkan data yang tidak benar yang dipengaruhi oleh beberapa kondisi seperti nilai sumber yang tidak layak, human error, dan lain sebagainya
  • Data yang terkonsentrasi seperti gangguan pada hardware dan software, pengendalian akses yang tidak memadai dan lainnya.

Dari penjelasan diatas mahasiswa akuntansi harusnya dapat melihat banyak seklai peluang untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan komputer akuntansi. Caranya adalah dengan membuat beragam software akuntasi yang bisa memenuhi kebutuhan akuntan sehingga software akan terasa manfaatnya bagi perusahaan dan bagi akuntan itu sendiri. Bisa kita simpulkan bahwa penggunaan komputer tak hanya untuk menggantikan mesin tik, namun dengan mempelajari komputer terdapat banyak manfaat yang bisa diperoleh seperti untuk dunia keuangan dan bidang akuntansi seperti mengerjakan laporan keuangan dengan komputerisasi akuntansi.