Cara Mengetahui Bakat Anak

Beranda / Berita / Cara Mengetahui Bakat Anak
10 Juni 2021
Cara Mengetahui Bakat Anak

Orang tua mana yang tidak bahagia melihat anak-anaknya memiliki kemampuan atau keahlian tertentu yang bisa dia kembangkan atau yang biasa disebut “bakat”. Anak-anak berbakat biasanya memliki ciri khas atau karakteristik tertentu yang menonjol dibandingkan dengan teman – teman sebayanya. Setiap anak memiliki kelebihan masing-masing yang berbeda-beda sehingga para orang tua harus bisa menangkap hal tersebut dengan lebih cermat.

Sebagian anak memiliki daya ingat yang bagus, dan mungkin mampu serta giat belajar matematika, sains, dan konsep-konsep ilmu sosial yang sederhana. Mereka mungkin mengembangkan ketertarikan terhadap topik khusus, seperti periode sejarah , sains, dunia hewan dan memiliki pemahaman serta pengetahuan yang kebat mengenai subjek tersebut. Adapun beberapa ciri-ciri anak-anak yang berbakat yang bisa kita amati seperti

  • Mampu menggunakan kosakata yang luas
  • Mampu mengamati dan punya rasa ingin tahu yang tinggi
  • Mampu Menangkap informasi yang beragam
  • Memiliki masa-masa berkonsentrasi yang mendalam
  • Mampu memahami konsep-konsep kompleks, mengamati hubungan, dan berpikir secara abstrak
  • Memiliki aneka ketertarikan yang luas dan berubah-ubah
  • Berpikir kritis dan megkritik diri
  • Memiliki perhatian yang tajam semasa bayi

Jika kita selaku orang tua melihat anak jauh lebih maju dibandingkan teman-teman sebayanya dan memenuhi semua kriteria di atas, berdiskusilah dengan gurunya tentang kemungkinan menemui psikolog pendidikan atau konselor untuk memberi penilaian yang terbaik bagi kemajuan sang anak. Biasanya tanda-tanda anak berbakat sudah terlihat pada usia yang lebih dini dibandingkan anak-anak lainnya dan lebih terlihat lagi jika bakat anak tersebut di bidang seni. Selain itu, orang tua juga bisa memberikan dukungan kepada anak yang berbakat dengan cara memberianya peralatan yang ia butuhkan. Dengan cara tersebut, orang tua bisa menyelidiki berbagai ketertarikannya.

Ingatlah bahwa anak berbakat bisa kesulitan untuk menyesuaikan diri, jika ia memang jauh lebih maju dibandingkan teman-temannya. Mendorong anak melakukan kegiatan yang dilakukan anak-anak lain membantu merangsang interaksi yang sehat dan memperluas ketertarikan anak anda. Namun sebagai orang tua juga harus berhati-hati dengan obsesi dan perfeksionisme yang bisa menguasai anak. Doronglah harapan-harapn yang realistis dan tentukan batasan pada kegiatan-kegiatan yang tengah ia geluti

Untuk mempelajari lebih dalam mengenai hal-hal tersebut di atas, kita harus memperdalam ilmu psikologi perkembangan, psikologi pendidikan dan Teknik konseling. Semua hal tersebut bisa kita dapatkan di prodi Bimbingan Konseling Universitas Masoem yang ada di Bandung Timur. Dengan berbekal pengalaman dalam dunia pendidikan lebih dari 30 tahun serta didikung sarana prasarana dan fasilitas super lengkap, Yayasan Al Masoem Bandung bertekad untuk mencetak lulusan yang berkarater Cageur, Bageur, Pinter.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2021 Masoem University