Cuma Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang Mengalami 7 Kejadian Ini, Apakah Kamu Pernah?

Beranda / Berita / Cuma Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang Mengalami 7 Kejadian Ini, Apakah Kamu Pernah?
15 Januari 2020
Cuma Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris yang Mengalami 7 Kejadian Ini, Apakah Kamu Pernah?

Jurusan pendidikan bahasa inggris merupakan jurusan yang mempelajari tentang penggunaan bahasa inggris untuk keperluan keguruan seperti untuk pembuatan kurikulum program studi, pengelolaan pendidikan, dan ilmu manajemen.

Jika dibandingkan dengan jurusan lainnya, jurusan pendidikan bahasa inggris bisa dibilang sebagai salah satu jurusan yang cocok dengan kondisi dunia sekarang ini di samping jurusan yang berbasis ilmu komputer.

Karena seperti yang semua orang tahu bahwa bahasa inggris merupakan bahasa internasional dan telah dianggap sebagai bahasa modern untuk kehidupan sehari-hari karena mulai dari browsing di internet sampai bertemu dengan orang lain, penggunaan bahasa inggris pasti bisa ditemukan.

Tidak hanya untuk bahasa sehari-hari, penggunaan bahasa inggris juga dibutuhkan di dunia kerja karena perusahaan zaman sekarang lebih mengutamakan tenaga kerjanya untuk bisa berbahasa asing terutama bahasa inggris, sehingga tidak mengherankan jika masyarakat zaman sekarang melihat jurusan pendidikan bahasa inggris itu sebagai salah satu jurusan yang paling penting.

Namun, di balik kepopulerannya ini. Hal ini telah melahirkan banyak stereotip yang cukup populer juga seperti mahasiswa pendidikan bahasa inggris itu para ahlinya dalam berbahasa inggris, sering traveling ke luar negeri, dan sebagainya.

Walaupun stereotip ini sudah cukup populer di kalangan mahasiswa, perlu diketahui bahwa stereotip ini tidak sepenuhnya benar karena pada kenyataannya, banyak kejadian yang bertolak belakang dengan stereotip tersebut, lalu apa saja kejadian sesungguhnya yang dialami oleh mahasiswa pendidikan bahasa inggris?

Berikut 7 kejadian yang cuma dialami oleh mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris:

1. Takut salah kalau ngomong bahasa inggris

Walaupun sering dianggap kalau mahasiswa pendidikan bahasa inggris itu merupakan para ahlinya ketika berbahasa inggris.

Kenyataannya, terdapat banyak mahasiswa yang tidak lancar ketika berbahasa inggris. Bukan karena tidak tahu cara berbicara bahasa inggris yang benar, tetapi takut dikoreksi jika ada yang grammer atau pronunciation yang salah.

Sehingga tidak mengherankan jika banyak mahasiswa yang takut-takutan ketika bicara bahasa inggris dengan dosen atau temannya. Apa lagi, kalau mahasiswa itu disuruh untuk presentasi di depan banyak orang, tentunya, hal ini bisa menimbulkan rasa malu yang tak tertahankan.

2. Sering dibilang kalau kerjanya jadi guru saja

Setiap mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris pasti mendengar pertanyaan seperti ini "setelah lulus kuliah, kerjanya jadi guru saja?".

Mendengar pertanyaan tersebut pasti bikin sakit hati karena mahasiswa jurusan ini juga tahu kalau setelah mereka lulus, mereka bisa berprospek kerja lebih luas, bukan hanya menjadi guru.

Sebagai contoh, setelah lulus jurusan pendidikan bahasa inggris, mahasiswa bisa bekerja sebagai penerjemah, pengajar kursus, reporter, penulis, editor, tour guide, dan masih banyak lagi.

3. Suka jadi grammer nazi

Bagi kebanyakan orang termasuk yang sudah sedikit mempelajari bahasa inggris, istilah grammer nazi memang terdengar asing, bahkan sering disalahartikan sebagai anggota partai nazi, tetapi perlu diketahui bahwa grammer nazi tidak ada hubungannya dengan itu, lalu apa maksud dari grammer nazi yang sebeneranya?

Grammer nazi merupakan sebutan yang ditunjukan kepada tipe orang yang mudah terganggu atau gatal untuk mengoreksi jika terjadi kesalahan tata bahasa atau typo yang diucapkan orang lain, baik secara langsung atau melalui teks.

Grammer nazi inilah merupakan masalah yang sering dihadapi oleh mahasiswa pendidikan bahasa inggris karena baik dalam kelompok atau berdua pasti ada yang akan merasa sebal jika ada koreksi tata bahasa dari grammer nazi ini.

Namun, mau gimana lagi? Kalau dimarahi pasti orangnya bakal musuhan, kalau dibiarkan bakal membuat setiap momen menyebalkan sehingga mahasiswa pendidikan bahasa inggris harus tahan ketika bersama grammer nazi ini.

4. Suka diminta tolong

Saat ini, jumlah orang yang bisa berbahasa inggris di Indonesia masih sangat sedikit sehingga tidak mengherankan jika mahasiswa jurusan ini sering diminta oleh teman, kerabat, atau mahasiswa jurusan lain untuk mengerjakan tugas terjemahan ke bahasa inggris.

Walaupun terdengar menguntungkan, tetapi tidak selalu menguntungkan bagi mahasiswanya karena ada saatnya ketika mereka sedang fokus dalam mengerjakan tugas, tiba-tiba panggilan terjemahan datang sehingga mau tidak mau, tugas itu akan tertunda.

5. Selalu cek grammer kalau texting

Untuk mendemonstrasikan kemampuan bahasa inggrisnya. Biasanya, mahasiswa jurusan ini sering memposting update atau texting dengan bahasa inggris agar dianggap inspiratif atau profesional.

Namun, di balik postingan itu, ternyata mahasiswa sering menghabiskan waktunya untuk cek grammer ketika texting karena jika ada satu huruf saja yang salah, maka hal ini akan memalukan diri mereka sehingga tidak mengherankan jika ada chat bahasa inggris yang dibalas lama.

6. Terasa aneh kalau bicara bahasa inggris terus menerus

Hal ini memang wajar karena posisi bahasa natural sendiri sudah diisi dengan bahasa Indonesia, bukan inggris sehingga jangan heran ketika ada momen di mana mahasiswa akan menggunakan bahasa inggris di saat-saat pertama ketika ngobrol, tapi lama kelamaan bahasanya berubah jadi bahasa Indonesia atau bahasa daerah.

7. Capek kalau bicara bahasa inggris seharian

Dalam menjalani aktivitas sehari-hari, mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris memainkan banyak peran di setiap saat karena setelah mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris, mereka harus mempertahankan title tersebut dengan berbicara bahasa inggris di setiap harinya.

Namun, setelah melewati hari yang melelahkan, otak, mulut, dan badan mereka langsung capek, tetapi inilah kehidupan yang harus dialami oleh mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris sampai mereka lulus.

Jadi, dari kejadian yang disebutkan tadi, mana yang paling sering dialami?

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University