
Generasi Z, yang lahir di rentang tahun 1997 hingga 2012, kini tengah memasuki fase produktif dalam angkatan kerja. Uniknya, generasi ini tumbuh berdampingan dengan perkembangan teknologi informasi yang sangat kuat. Namun, di balik kemahiran mereka mengoperasikan teknologi, terdapat tantangan besar dalam hal kesadaran fiskal. Pajak sering kali dianggap sebagai hal yang rumit dan jauh dari realitas kehidupan sehari-hari mereka. Oleh karena itu, diperlukan strategi baru yang untuk edukasi perpajakan dengan literasi digital.
Sumber pendapatan Gen Z sangat beragam dan sering kali berasal dari platform digital. Mulai dari content creator, freelancer hingga pemain e-sports profesional. Model bisnis yang terdesentralisasi ini menuntut pemahaman pajak yang lebih spesifik.
Tanpa literasi digital yang memadai, mereka berisiko terjebak dalam ketidakpatuhan pajak yang tidak disengaja hanya karena ketidaktahuan tentang pelaporan di era digital.
Gen Z lebih menyukai informasi yang ringkas dan visual(Gambar/Video). Edukasi pajak harus bergeser dari buku panduan menjadi interaktif, video singkat di SNS, dan podcast yang dikemas secara efektif

Gen Z cenderung kritis terhadap penggunaan anggaran. Oleh karena itu, literasi digital juga harus mencakup edukasi mengenai ke mana perginya uang pajak tersebut seperti pembangunan infrastruktur digital, subsidi pendidikan, dan fasilitas kesehatan yang mereka gunakan. Ketika mereka melihat keterkaitan langsung antara pajak dan kualitas hidup digital mereka, kesadaran sukarela dan kepatuhan akan tumbuh.
isu keamanan data menjadi poin yang tidak boleh diabaikan. Gen Z sangat peduli pada privasi data pribadi. Edukasi pajak harus mampu meyakinkan bahwa platform digital perpajakan aman dari serangan siber dan penyalahgunaan data. Kepercayaan pada sistem digital adalah pintu utama menuju kepatuhan pajak,apalagi maraknya data indonesia yang sudah tersebar tanpa ditindak lanjuti.
Generasi Z tidak bisa lagi menggunakan metode tradisional yang kaku. Pendekatan literasi digital memungkinkan edukasi pajak hadir di platform yang mereka akses setiap hari. Dengan memadukan pemahaman teknologi dengan sistem akuntansi yang modern, dan konten edukatif yang menarik, kita dapat membentuk generasi baru wajib pajak yang tidak hanya patuh, tetapi juga bangga berkontribusi bagi kemajuan bangsa melalui pajak.
Penulis : Shofi Regina
Kategori : Perpajakan




