Etika Penggunaan Media Promosi Online Yang Perlu Kita Tahu

Beranda / Berita / Etika Penggunaan Media Promosi Online Yang Perlu Kita Tahu
7 April 2022
Etika Penggunaan Media Promosi Online Yang Perlu Kita Tahu

Perkembangan teknologi informasi telah membuat banyak perubahan termasuk dalam hal berbisnis. Begitu banyak aplikasi belanja online yang bermunculan termasuk paltform media sosial. Namun dalam dunia bisnis kita tetap harus mentaati etika baik yang tertera dalam undang-undang maupun yang berlaku di masyarakat.

Fenomena yang sering terjadi dalam etika berbisnis online adalah ketika kita ikut promosi di akun sosial media orang lain. Hal tersebut bisa saja membuat mereka tidak nyaman. Sebelumnya kita harus paham terlebih dahulu dulu bahwa orang-orang “tidak suka dijual”, karena nyatanya banyak sekali yang numpang promosi penjualan di kolom komentar akun lain. Jika hal ini terus kita lakukan maka sangat mungkin akun kita di-report oleh mereka sehingga sosial media kita tidak lagi bisa digunakan. Berikut beberapa tips melakukan promosi yang lebih “soft” dan beretika:

1.Orang Lebih Suka Dengan Cerita

Tingkatkan kreativitas kita dalam berjualan secara soft selling dengan gaya bercerita, bukan blak-blakan dengan cara hard selling, terlebih hard selling di kolom komentar akun lain.

2.Sentuh Emosi

Cerita yang kita bangun harus jelas dan pastikan harus mampu menyentuh emosi target audience dan target market kita. Jika kita berhasil menyentuh emosi target kita secara mendalam hanya dari sebuah cerita, maka secara otomatis kita akan mudah meraih penjualan di bagian akhirnya.

3.Call To Action Yang Kuat

Dari cerita yang sudah kita sajikan dan target audience sudah tersentu emosinya, kini tinggal kita akhiri dengan Call To Action agar mereka membeli produk kita. Contoh narasi yang bisa dicoba :

  • “kita pun bisa seperti Chintya dengan langsung order produk kami di sini” atau
  • “pemesanan terbatas, segera cek bio kami untuk bisa merasakan manfaat produk kami”

 

Berdasarkan pemaparan di atas, bisa kita simpulkan bahwa Teknik yang kita lakukan adalah “teknik Storyselling”. Namun kita juga harus ingat bahwa “Storyselling yang bagus” bukanlah cerita-cerita fiktif atau mitos yang fenomenanya tidak terjadi. Selain itu cerita yang menginspirasi pun harus bisa “dikaitkan” dengan produk / jasa yang kita akan tawarkan nantinya. Maka dari itu “cerita yang bagus” dalam konteks ini adalah cerita yang mampu menghasilkan penjualan.

Untuk bisa mempelajari lebih dalam mengenai teknik Storyselling dalam konteks promosi online, kalian bisa mengambil kuliah yang berhubungan dengan hal tersebut. Universitas Masoem merupakan salah satu Universitas swasta di Bandung yang membuka jurusan Bisnis Digital dimana para mahasiswanya akan dibentuk menjadi tenaga profesional yang menguasai Online Marketing, UI UX Design, Platform Development, Web Programmer, E-Commerce Specialist dan lain-lain. Selain itu di tahun pertama para mahasiswa juga sudah dilatih untuk bisa menguasai cara membuat aplikasi sendiri. Hal ini diharapkan  bisa membuat mahasiswa menjadi seorang Start Up Entrepreneur karena sudah memiliki aplikasi bisnis yang bisa mereka kembangkan.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2022 Masoem University