
Perkembangan teknologi di era modern saat ini memberikan pengaruh besar terhadap dunia usaha, termasuk pada perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan alat tulis kantor (ATK), perlengkapan sekolah, dan kebutuhan administrasi lainnya. Salah satu bentuk perkembangan tersebut adalah penerapan komputerisasi akuntansi dalam kegiatan operasional perusahaan. Komputerisasi akuntansi merupakan proses pencatatan, pengolahan, dan pelaporan data keuangan dengan menggunakan sistem komputer agar pekerjaan menjadi lebih cepat, tepat, dan efisien.
Pada gambar terlihat sebuah toko ATK yang menjual berbagai kebutuhan seperti buku tulis, map, tas sekolah, alat kantor, serta perlengkapan lainnya. Banyaknya jenis barang yang dijual tentu membutuhkan sistem pengelolaan yang rapi agar kegiatan penjualan dapat berjalan lancar. Oleh karena itu, komputerisasi akuntansi menjadi kebutuhan penting bagi perusahaan.
Hubungan Komputerisasi Akuntansi dengan Sistem Penjualan
Sistem penjualan merupakan bagian penting dalam perusahaan karena menjadi sumber utama pendapatan. Dengan adanya komputerisasi akuntansi, proses penjualan dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan efisien.
Contohnya pada toko ATK seperti pada gambar:
1.Saat pelanggan membeli buku, tas, atau alat tulis, kasir dapat langsung memasukkan transaksi ke komputer.
2.Nota penjualan dapat dicetak secara otomatis.
3.Data stok barang akan berkurang sesuai jumlah barang yang terjual.
4.Harga barang dapat terdata dengan jelas sehingga meminimalkan kesalahan.
5.Laporan penjualan harian, mingguan, dan bulanan dapat dibuat secara otomatis.
Jika pencatatan masih dilakukan secara manual, maka risiko kesalahan pencatatan harga, jumlah barang, maupun stok akan lebih besar. Selain itu, proses pelayanan pelanggan menjadi lebih lambat. Dengan sistem komputerisasi, pelayanan menjadi lebih cepat sehingga pelanggan merasa puas.
Hubungan Komputerisasi Akuntansi dengan Perilaku Organisasi
Selain berhubungan dengan sistem penjualan, komputerisasi akuntansi juga memiliki kaitan erat dengan perilaku organisasi. Perilaku organisasi adalah ilmu yang mempelajari sikap, tindakan, dan hubungan antarindividu dalam lingkungan kerja.
Dalam penerapan sistem komputerisasi, setiap karyawan dituntut memiliki sikap kerja yang baik, seperti:
1.Disiplin, dalam menjalankan tugas sesuai prosedur.
2.Teliti, saat memasukkan data transaksi.
3.Bertanggung jawab, terhadap pekerjaan masing-masing.
4.Mampu bekerja sama, antarbagian kasir, gudang, dan manajemen.
5.Mau belajar teknologi baru, agar mampu mengikuti perkembangan sistem.
Sebagai contoh pada toko ATK:
1.Kasir bertugas mencatat transaksi penjualan dengan benar.
2.Bagian gudang mengecek stok barang di rak dan di penyimpanan.
3.Manajemen memeriksa laporan penjualan untuk mengambil keputusan pembelian barang kembali.
Jika kerja sama antarbagian berjalan baik, maka sistem komputerisasi akan berjalan lancar dan perusahaan dapat berkembang lebih cepat.
Manfaat Penerapan Komputerisasi Akuntansi di Perusahaan
Beberapa manfaat yang diperoleh perusahaan antara lain:
1.Mempercepat proses transaksi penjualan.
2.Mengurangi kesalahan pencatatan data.
3.Mempermudah pengecekan stok barang.
4.Membantu pembuatan laporan keuangan.
5.Meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Membantu pimpinan mengambil keputusan bisnis.
Kesimpulan
Komputerisasi akuntansi memberikan manfaat besar bagi perusahaan dalam meningkatkan efisiensi sistem penjualan, terutama pada usaha perdagangan seperti toko ATK pada gambar. Proses transaksi menjadi lebih cepat, data lebih akurat, serta laporan keuangan lebih mudah dibuat.
Di sisi lain, keberhasilan penggunaan sistem tersebut juga dipengaruhi oleh perilaku organisasi seperti kerja sama, disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab karyawan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan perkembangan teknologi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusianya agar tujuan perusahaan dapat tercapai secara optimal




