Jadi Anak Perbankan Syariah yang Hits dan Banyak Pengalaman

Beranda / Berita / Jadi Anak Perbankan Syariah yang Hits dan Banyak Pengalaman
8 September 2019

Lulusan program studi Perbankan Syariah diinginkan mempunyai prospek sebagai Stakeholder (Direktur, Manajer, Kepala Bagian, Kepala Biro), peneliti dan perencana pembangunan ekonomi masyarakat, tenaga edukatif bidang ilmu ekonomi pada sekian banyak perguruan tinggi dan lembaga edukasi lainnya, dan wirausahawan yang handal dalam berbagai bentuk usaha perekonomian. Berikut ada sejumlah tips untuk Kamu supaya banyak pengetahuan dan lebih seksama dalam melihat peluang ketika kuliah di Perbankan Syariah.
 
1. Di semester Awal, bakal dibekali dengan mata kuliah dasar 
Ketika masuk di semester awal, mahasiswa baru bakal dibekali dengan mata kuliah dasar/ pengantar sebagai ‘pengenalan’ mula Ilmu Ekonomi. Kamu bakal dapat mata kuliah sepertihalnya Pengantar Teori Ekonomi, Pengantar Aknuntansi, Pengantar Manajemen, Pengantar Bisnis, dll. Meskipun kamu bukan mahasiswa manajemen/akuntansi/bisnis, di semester ini Kamu akan diluncurkan juga mata kuliah pendahuluan manajemen/akuntansi/bisnis yang sejatinya adalah‘cabang’ dari ilmu ekonomi. Pada semester mula kamu pun akan mendapat Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) seperti agama, bahasa Indonesia & Inggris, Kewirausahaan, dll.
 
2. Mata Kuliah yang berbau Matematika 
Di semester awal kamu akan mata mendapat kuliah Matematika ekonomi. Belanjut ke semester dua kamu akan mendapat matematika ekonomi lanjutan dan Statistika Ekonomi. Bahkan di semester tiga juga akan mendapat mata kuliah Statistika Ekonomi Lanjutan. Jadi apabila kalian masuk ke Jurusan Ilmu Ekonomi, kalian mesti berhadapan dengan mata kuliah matematika dan statistika.
 
3.  Harus punya Daya analisis yang kuat
Di semester 5 s.d 6, kamu akan dibekali mata kuliah ‘analisis’ tambahan sesudah mata kuliah Statistika Ekonomi. Apa itu? Jawabannya ialah Ekonometrika. Nah pada mata kuliah ekonometrika itu, mahasiswa bakal diajarkan analisis model ekonometrika sepertihalnya spesifikasi model, perkiraan model, melakukan penilaian hasil perkiraan model, serta penilaian daya peramalan (forecasting), pastinya dengan pertolongan alat analisis sepertihalnya SPSS, Stata, E-views dan lain-lain. Jika kalian beruntung, kalian bakal mendapatkan mata kuliah Ekonometrika Lanjutan di semester selanjutnya.

4. Ilmu Ekonomi yang punya cakupan sangat luas
Sebenarnya setiap rumpun ilmu memiliki jangkauan yang luas, termasuk juga rumpun Ilmu Ekonomi. Oleh sebab itu dilaksanakan penjurusan/ pemilihan konsentrasi supaya mahasiswa dapat lebih konsentrasi pada mata kuliah yang diminati. Biasanya, di semester 5 atau 6, mahasiswa Ilmu Ekonomi bakal diberi pilihan guna memilih fokus studi, seperti Ekonomi Regional, Ekonomi Sumber Daya Alam, Ekonomi Publik, Ekonomi Industri, Ekonomi Moneter. Bahkan di kampus ada yang menawarkan fokus Ekonomi Islam dan Ekonomi Internasional. 
 
5. Jadi mahasiswa Ilmu Ekonomi tersebut WAJIB dapat nulis
Percayalah kawan, keterampilan menulis saat jadi mahasiswa tersebut sangat penting. ‘Bisa nulis’ di sini dalama artian dapat merangkai suatu kalimat dan ide-ide menjadi suatu tulisan yang runtut dan ‘enak’ dibaca. Amatlah sayang bilamana kita memiliki keterampilan analisis yang kuat, namun tidak dibarengi dengan keterampilan menulis yang mumupuni. Kemampuan mencatat ini pun akan sangat berfungsi ketika kita merangkai skripsi di semester akhir atau mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI).
 
6. Ikut organisasi ialah wajib hukumnya
Menjadi mahasiswa ekonomi bukan berarti kerjaan kamu cuma buat kurva, menghitung laba, meneliti kebijakan, dll. Kamu juga dituntut guna punya soft skill lain, seperti keterampilan menulis, public speaking, debat, dll. Nah gunakanlah peluang kalian menjadi mahasiswa ekonomi untuk ikut paling tidak satu organisasi. Organisasi yang dapat kalian ikuti juga beragam, mulai dari BEM, Senat, kumpulan studi, pers mahasiswa, kerohanian, serta minat dan bakat, (paduan suara, basket, futsal, bela diri, dll). 
 

Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University