Sebagian besar mahasiswa tidak bekerja, sehingga masih banyak yang mengandalkan segala biaya dari orang tuanya . Hal ini tentu membuat kita harus pandai mengelola uang saku. Namun, pada kenyataannya tak jarang kita lebih sering tergoda mengeluarkan uang hanya untuk nongkrong di kafe atau untuk kesenangan yang tidak jelas.
Banyak mahasiswa yang harus bertahan hidup hingga akhir bulan, karena uang jajan yang sudah habis tak bersisa. Tentunya kita tak ingin kejadian tersebut menimpa kita hingga terjadi berulang-ulang. Lalu, bagaimana caranya mengatur uang saku dengan bijak? Berikut adalah tips-tips yang bisa anda lakukan untuk mengelola uang saku dengan baik.
Mencatat Semua Jumlah Pengeluaran
Catatlah semua pengeluaranmu agar tahu berapa jumlah uang yang kamu setiap bulannya. Saat ini banyak aplikasi pencatat keuangan, gunakan untuk mencatat pengeluaranmu agar kamu bisa memantau kemana saja uang jajanmu terpakai selama sebulan.
Berbelanja Sesuai Kebutuhan
Hal yang sering membuat uang cepat habis adalah membelanjakan sesuatu tanpa memikirkan penting atau tidaknya untuk kita karena faktor ‘laper mata’. Untuk menghindarinya, buatlah daftar belanja agar terfokus pada barang yang sangat kamu butuhkan.
Menabung
Alokasikan sejumlah bagian untuk ditabung setiap awal bulan. Bukan menyisakan sisa uang saku untuk di tabung.
Menjaga Kesehatan
Bagi mahasiswa perantau atau yang nge-kost, sakit adalah hal yang harus dihindari. Karena selain tidak ada yang bisa merawat kita saat sakit, tugas kuliahpun terabaikan sehingga semakin menumpuk.
Cermat memilih Transportasi
Jika jarak rumah ke kampusmu cukup jauh, pertimbangkan dengan baik moda transportasi apa yang akan digunakan. Apakah kendaraan pribadi, bus, angkot atau kereta? Pertimbangkan juga mana yang ongkosnya lebih terjangkau dan jarak tempuhnya lebih cepat.
Aktiflah Mencari Beasiswa
Sekarang sudah banyak program beasiswa untuk mahasiswa. Berbagai beasiswa, mulai dari yang bersifat parsial sampai penuh, kini banyak tersedia. Carilah informasinya melalui situs kemahasiswaan ataupun info dari organisasi pusat kemahasiswaan di kampusmu.
Dengan melatih diri mengelola keuangan selama menjadi mahasiswa, bisa jadi latihan sebelum mengelola uang gajimu sendiri kelak jika sudah bekerja dan memiliki gaji sendiri.





