Kalau Terpaksa Ngekos, Manfaatkan Sebaik Mungkin

Beranda / Berita / Kalau Terpaksa Ngekos, Manfaatkan Sebaik Mungkin
18 Mei 2020

Bagi sebagian orang tua, mereka memilih menyekolahkan atau mengirimkan anaknya untuk kuliah di luar kota. Atau bagi para pekerja muda, mereka lebih memilih untuk bekerja di perantauan, daripada di kampung halaman yang dekat dengan orang tua.

Ternyata sebagian orang punya alasan kesengajaan tersendiri untuk tinggal di kos. Ada banyak sekali manfaat yang bisa kalian petik, jika sejak dini kalian sudah memberanikan diri tinggal sendirian, jauh dari keluarga. 

Memilih untuk tinggal di kos membuat kita menjadi lebih bertanggung jawab terhadap segala urusan pribadi kita. Mulai dari urusan kebersihan, sampai dengan keuangan. Berbeda dengan tinggal di rumah, jika kita tidak menjaga kebersihan kamar, mungkin akan ada orang lain yang turut campur dan membantu kita membereskan kamar. Namun, berbeda halnya jika kita tinggal di kos. Kita sendiri yang tanggung jawab, pandai mengatur keuangan juga menjadi hal yang harus dimiliki seorang anak kos.

1. Manajemen Waktu

Tinggal sendiri dengan menyewa kos maka akan membuat kalian menjadi mengurusi semua hal sendirian. Kalian tidak akan lagi diingatkan untuk bangun pagi, mandi, sarapan, makan siang, waktu tidur, hingga beribadah. Ini menjadi salah satu tantangan terbesar karena kalian akan jauh dari keluarga yang selama ini perhatian.

Nah, karena kalian tinggal sendiri, kalian akan belajar untuk mengelola waktu kalian secara mandiri. Kalian harus dengan tepat mengatur jadwal keseharian kalian, agar semua urusan terlewatkan dengan baik. Terutama bagi yang kuliah, deadline tugas dan ujian pasti akan membutuhkan komitmen waktu yang tinggi. 

2. Manajemen Keuangan

Salah satu tantangan terbesar jika sudah tinggal sendiri adalah mengatur keuangan. Bagi penghuni kos yang jauh dari orang tua, kalian akan dengan sangat mudahnya menghabiskan uang bulanan. Mulai dari belanja sana sini, kulineran tidak kenal waktu, main game online, hingga membeli barang yang tidak terlalu dibutuhkan. Mandiri dan pintar dalam mengatur keuangan setiap harinya merupakan suatu skill yang harus dimiliki oleh seorang mahasiswa yang berstatus sebagai anak kos. Karena bagaimanapun juga setiap anak kos tentu sudah memiliki anggaran tersendiri setiap bulannya yang diberikan oleh orang tua.

Ketika menyadari bahwa keuangan harus dikelola, maka menjadi anak kos akan menjadi momen yang sangat tepat untuk mempelajarinya. Uang bulanan yang kalian dapatkan bisa dialokasikan secara tepat karena kalian mau belajar dan mampu menahan keinginan yang tidak penting.

3. Pergaulan yang Beragam

Menjadi penghuni kos maka kalian akan dikenalkan dengan tetangga baru yang berasal dari berbagai perbedaan, mulai dari agama, asal daerah, cara bicara, kebiasaan baik, bahkan kebiasaan buruknya. Jika kalian pandai bergaul, maka kalian akan mendapatkan banyak hal positif yang baru. Kalian akan saling belajar satu sama lain, tentang kebiasaan baik dan juga sisi positif masing-masing. Jauh dari keluarga memaksa anak kos untuk pintar-pintar bergaul dengan lingkungannya. Hal ini bisa menjadi kesempatan yang baik bagi mereka untuk mengembangkan diri dan memperluas jaringan pertemanan di luar keluarga. Anak kos juga biasanya memiliki kebebasan yang lebih dibanding mereka yang tinggal bersama keluarga, misalnya saja pulang larut malam. Hal tersebut sah-sah saja jika melakukan hal–hal yang positif.

Dalam keadaan yang sesulit dan dihadapkan dengan rintangan apapun, anak kos terbukti selalu bisa bertahan hidup dengan berbagai cara. Setelah proses kesulitan hilang, kebahagiaan pun akan datang secara bersamaan untuk melegakan.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University