527860e33de38909

Keutamaan Kamu Kuliah di Prodi Bimbingan dan Konseling

Lulusan S-1 untuk prodi Bimbingan dan Konseling (BK) memang kebanyakan terserap di dalam dunia pendidikan pada jenjang SMP/ Mts hingga SMA/ SMK/ MA, tetapi ada juga sejumlah lembaga pendidikan terutama swasta yang memerlukan tenaga konseling TK, PAUD dan SD.

Selain hal tersebut kebutuhan  dosen bimbingan dan konseling paling besar di perguruan-perguruan tinggi di Indonesia. Hal ini disebabkan tidak sedikit dosen BK yang telah menjelang masa pensiun, serta tidak sedikit dosen BK yang ternyata tidak berlatar belakang BK. Sementara perguruan tinggi BK memerlukan dosen yang berlatar belakang BK secara linier guna mendapatkan nilai akreditasi yang baik. Sehingga kesempatan menjadi dosen BK terbuka lebar. 

Sementara jenjang karier alumni BK pada lazimnya menjadi Pegawai Negeri Sipil. Seorang alumni BK dapat mengawali karier dari menjadi Guru BK, Koordinator Guru BK, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah bidang bimbingan dan konseling, Kepala Dinas Pendidikan Kota/ Provinsi. Banyak alumni BK yang berkarier sebagai kepala sekolah atau pengawas sekolah. 

Bagi yang hendak berwirausaha dapat menegakkan Lembaga Konseling, Jasa Layanan Tes Psikologi, ataupun Lembaga Konsultasi Pendidikan. Kebutuhan terhadap layanan Konseling ini semakin besar khususnya di kota-kota besar dimana masyarakatnya semakin terbuka, dan mempunyai tingkat stress yang tinggi, Dewasa ini keperluan akan konseling anak dan konseling pendidikan, spektakuler banyaknya. Namun sedikitnya lulusan prodi Bimbingan Konseling yang berkeinginan memenuhi peluang ini, menjadikan konseling anak lebih dikuasai oleh psikolog anak sedangkan konseling pendidikan/ karier lebih dipenuhi oleh praktisi-praktisi yang bahkan tidak punya latar belakang psikologi/pendidikan/konseling tetapi belajar dari pengalaman.

Bidang yang lain yang dapat dipenuhi oleh alumni BK ialah Lembaga Pemasyarakatan, Perkumpulan Keluarga berencana Indonesia (PKBI); HRD/ Pengembangan SDM di instansi/ dunia usaha dan industri, bank; Tenaga Konselor di Pusat Rehabilitasi, Konsultan pengembangan SDM; Motivator; Badan Penasehat Pembinaan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kementerian Agama; Konselor dan Konsultan Pendidikan di Lembaga-Lembaga Bimbingan Belajar (LBB).

Kompetensi Prodi

1. Menguasai konsep teoritis bidang Bimbingan dan Konseling secara mendalam dengan sokongan ilmu pendidikan, filsafat, psikologi, sosiologi, antropologi, manajemen, ilmu agama, serta teknologi informasi dan komunikasi

2. Menguasai dasar-dasar perancangan, pengelolaan dan penilaian Bimbingan dan Konseling yang didasari oleh keterampilan memahami peserta didik, memilih pendekatan, cara dan strategi serta sistem penilaian pelayanan Bimbingan dan Konseling
Mampu mengaplikasikan ketrampilan umum dalam konteks tuntutan tugas di lingkungan kerja dalam setting pendidikan dasar, menengah, dan komunitas atau rehabilitasi sosial.

Prodi S1 Bimbingan dan Konseling mempersiapkan alumninya guna dapat berlomba menjadi konselor edukasi bertaraf internasional berwawasan multikultural, konservasi dan mahir mengembangkan ilmu, pengetahuan, teknologi, dan seni. Keseimbangan antara kedalaman penguasaan ilmu pendidikan, psikologi, konseling, dan penguasaan cara pelayanan yang kreatif dan inovatif didukung kemampuan pemakaian teknologi informasi komunikasi (TIK) dan keterampilan bahasa Inggris yang baik.

Keunggulan Prodi BK

1. Kurikulum: 70% ilmu BK serta Psikologi; 30% ilmu Pendidikan dan berbagai ilmu penunjang lainnya (Statistika, Komputer, dan Metodologi Penelitian).
2. Komposisi perkuliahan: 40% teori dan 60% praktek.
3. Metode pembelajaran berfokus pada experiencial learning melewati dinamika kelompok, proses kelompok, oleh refleksi, diskusi, seminar, praktikum, dan studi kasus.
4. Suasana pembelajaran: dialogis, demokratis, dan sarat penghargaan terhadap individu.
5. Pendampingan akademik dan pertumbuhan pribadi mahasiswa dilaksanakan secara intensif oleh pembimbing.