Untuk menentukan besar kecilnya suku bunga kredit yang akan dibebankan kepada para debitur, terdapat beberapa komponen. Komponen – komponen ini ada yang dapat diperkecil dan ada pula yang tidak . komponen – komponen ini kemudian dijumlahkan , sehingga menjadi dasar penentuan bunga kredit yang akan diberikan ke nasabah.
Adapun komponen dalam menentukan suku bunga kredit antara lain :
1) Total biaya dana : Biaya untuk memperoleh simpanan setelah ditambahkan dengan cadangan wajib yang ditetapkan pemerintah. Biaya dana tergantung dari seberapa besar bunga yang ditetapkan untuk memperoleh dana melalui produk simpanan . semakin besar /mahal bunga yang dibebankan maka semakin tinggi pula biaya dananya.
2) laba yang diingikan : Laba / keuntungan yang ingin diperoleh bank dan biasannya dalam presentase tertentu. Penentuan besarnya laba juga sangat meme sector – sector yang dibiayai, misalnya jika proyek pemerintah untuk pengusahan kecil, maka labanya pun berbeda dengan yang komersial.
3) Cadangan risiko kredit macet : Cadangan terhadap macetnya kredit yang diberikan karena setiap kredit yang diberikan pasti mengandung suatu risiko tidak terbayar. Risiko ini dapat timbul baik disengaja maupun tidak disengaja . Oleh karena itu, pihak bank perlu mencadangkannya sebagai sikap bersiagamenghadapinya.
4) Biaya operasi : Merupakan biaya yang dikeluarkan oleh bank dalam melaksanakan kegiatan operasinya. Biaya ini terdiri dari biaya gai , biaya administrasi , biaya pemeliharaan dan biaya – biaya lainnya
5) Pajak : Yaitu pajak yang dibebankan pemerintah kepada bank yang memberikan fasilitas kredit kepada nasabah lainnya
Untuk lebih jelasnya, Metode based lending rate dengan menggabungkan semua komponen-komponen yang ada akan dijelaskan dengan contoh menghitung bunga kredit kepada nasabah di bawah ini :
Contoh Kasus : Bank Makmur Jaya menentukan suku bunga untuk bunga simpanan tertinggi pada deposito berjangka, yaitu 8% Pa. Total biaya operasi diperkirakan 2%. Sedangkan cadangan resiko kredit macet sebesar 0,5%. Laba yang diinginkan bank ditetapkan sebesar 1,5%. Cadangan wajib atau reserve requirement (RR) yang ditetapkan pemerintah adalah 5%, serta pajak 20%.
Pertanyaan: Berapa besarnya based lending rate yang ditetapkan oleh Bank Makmur Jaya ?
1) Langkah Pertama yang dilakukan adalah menentukan besarnya biaya dana (cost of fund) dengan rumus :
Cost of Fund = Bunga yang dibebankan : 100%-cadangan Wajib
= 8% : 100% – 5%
= 8% : 95% = 8,95% dibulatkan menjadi 9%
2) Langkah Kedua memasukan hasil Cost of Fund ke dalam komponen lainnya (ditambahkan)
Total biaya dana rata2 (Cost of Fund) = 9%
Laba yang diinginkan = 1,5%
Cadangan resiko kredit macet = 0,5%
Total Biaya Operasi = 2%
Pajak 20% dari laba (1,5%) = 0,3 %
Bunga Kredit yang diberikan kepada Nasabah (based lending rate) = 13,3%





