Banyak yang masih menyangka kalau lulusan Pendidikan Bahasa Inggris hanya bisa menjadi guru. Padahal, di era globalisasi ini, jurusan ini justru membuka banyak peluang karier internasional — mulai dari translator profesional hingga relawan budaya lintas negara.
Di Ma’soem University, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris tak hanya dibekali keterampilan mengajar, tetapi juga kompetensi berbahasa Inggris aktif untuk kebutuhan akademik, profesional, dan lintas budaya. Hal ini didukung oleh kurikulum dan program pengembangan internasional.
Berikut beberapa peluang karier yang terbuka luas untuk lulusan jurusan ini:
-
Tenaga Pendidik Profesional di sekolah negeri, swasta, hingga lembaga bimbingan bahasa
-
Translator dan Interpreteur, dibutuhkan di perusahaan multinasional, media, hingga sektor hukum
-
Penulis konten atau karya literasi bahasa asing, baik artikel, buku, hingga naskah edukatif
-
Konsultan Pendidikan, seperti di lembaga persiapan TOEFL/IELTS atau konsultan studi luar negeri
-
Fasilitator pertukaran budaya, bekerja dalam proyek atau organisasi internasional
Tak hanya di dalam negeri, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris juga berkesempatan mengikuti program pengembangan bersertifikat, seperti:
-
Pertukaran pelajar ke luar negeri untuk memperkuat pengalaman bahasa dan budaya
-
Program Kampus Merdeka dan MSIB, termasuk magang di institusi pendidikan atau startup edukasi
-
Program Culture Exchange ke berbagai negara Asia dan Eropa
-
Volunteering International Culture, di mana mahasiswa terlibat dalam edukasi dan promosi budaya Indonesia di luar negeri
Menurut dosen Pendidikan Bahasa Inggris di Ma’soem University, kompetensi bahasa asing bukan lagi pelengkap, tapi modal utama untuk bersaing secara global.
Mahasiswa juga aktif dilatih membuat konten edukasi bahasa, praktik mengajar bilingual, hingga presentasi dalam forum akademik berbahasa Inggris. Dengan bekal tersebut, lulusan siap masuk ke dunia kerja global yang membutuhkan profesional berwawasan internasional.





