B1c22e5f99270cbb

Kuliah Di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Apa Harus Bermodal Pinter Bahasa Inggris? Usah Gak Sih?

Saat ini, banyak sekali calon mahasiswa yang tertarik untuk mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris karena menurut mereka, bahasa inggris merupakan bahasa yang harus mereka kuasai jika ingin bersaing di dunia kerja zaman sekarang.

Tentu saja, hal ini bisa dibilang masuk akal karena sekarang ini dunia telah memasuki era globalisasi di mana komunikasi dengan orang lain di berbagai belahan dunia bisa dilakukan dengan mudah sehingga peran bahasa inggris untuk kepentingan dunia kerja zaman sekarang menjadi sangat penting.

Namun, bagi beberapa calon mahasiswa melanjutkan pendidikan ke kuliah dengan mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris adalah hal yang mustahil, bukan karena biaya, melainkan karena mereka sendiri merasa ragu kalau mereka bisa menyelesaikannya semenjak mereka sendiri belum pinter berbahasa inggris.

Dengan ini, kebanyakan dari mereka sering bertanya, apa harus bermodal pinter bahasa inggris untuk ambil jurusan pendidikan bahasa inggris?

Mungkin jawab ini bisa membuat orang heran, tetapi jawabannya itu tidak juga. Kenapa bisa disebut tidak? Berikut alasan-alasan kenapa untuk mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris gak usah bermodalkan pinter bahasa inggris:

1. Materi bahasa inggrisnya akan diajarkan mulai dari yang basic

Calon mahasiswa yang tertarik untuk mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris tidak usah bermodalkan pinter bahasa inggris karena walaupun level bahasa inggrisnya masih basic atau amatir, di semester awal jurusan pendidikan Bahasa inggris, dosen akan mengajarkan materi inggris dasar.

Walaupun dasar, materinya itu tidak terlalu dasar seperti materi bahasa inggris anak TK atau SD, melainkan materi dasarnya merupakan pembelajaran bahasa inggris versi SMA atau SMK seperti reading, writing, speaking, listening, advanced grammar, dictation, pronunciation practice, dan lain-lain.

Namun, untuk mempersingkat waktu, dosen hanya mengajari hal-hal yang penting dari setiap materi dasar tersebut agar mahasiswanya bisa dengan cepat melanjutkan materi yang lebih dalam lagi.

2. Akan ada banyak praktek bahasa inggris

Sama seperti orang yang ingin pandai berenang, mempelajari materi dasar saja belum cukup jika tidak dipraktekan secara langsung.

Oleh karena itu, di jurusan ini, kurikulumnya akan mendorong mahasiswanya untuk melatih kemampuan bahasa inggris melalui berbagai cara, mulai dari praktek dialog dengan teman, berbicara di depan banyak orang (public speaking), tes listening, dan sebagainya.

Dengan ini, setiap mahasiswanya bisa tahu di level mana kemampuan inggris mereka berada, sehingga kalau mereka merasa kalau ada beberapa bagian bahasa inggris mereka yang masih kurang, mereka bisa melakukan praktek lebih banyak praktek agar bahasa inggrisnya semakin bagus.

3. Berkesempatan berbicara dengan native speaker

Berbicara dengan native speaker merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap mahasiswa yang berniat untuk menguasai bahasa inggris karena dengan berbicara dengan native speaker sendiri, mahasiswa bisa tahu seperti apa penggunaan bahasa inggris yang sebenarnya, bukan bahasa inggris yang versi jawa atau daerah sekitarnya.

Namun, bagaimana dengan mahasiswa yang gak pinter dalam berbahasa inggris? Mahasiswa yang belum pinter berbahasa inggris tidak perlu takut salah ketika berbicara dengan native speaker karena native sepaker sendiri sudah diinstruksikan oleh pihak kampus untuk memaklumi kesalahan bahasa inggris yang dilakukan oleh mahasiswanya, semenjak mahasiswa datang untuk melatih kemampuan bahasa inggris mereka.

4. Penggunaan bahasa inggris akan dibiasakan

Bisa karena terbiasa. Itulah kata-kata yang sering didengar oleh orang yang ingin menguasai suatu hal dan hal ini memang benar untuk mahasiswa yang belum pinter bahasa inggris, tetapi ingin mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris.

Hal ini dikarenakan dosen dan kurikulum kelas akan membiasakan mahasiswanya untuk berbicara bahasa inggris selama materi kelas dimulai. Di kelas, dosen akan menerangkan materinya dengan berbahasa inggris dan tugasnya juga harus dikerjakan dalam bahasa inggris sehingga hal ini akan membuat para mahasiswanya terbiasa untuk berbahasa inggris.

Namun, perlu diketahui bahwa pembiasaan bahasa inggris ini tidak terlalu ekstrim karena dosen biasanya hanya akan menggunakan bahasa inggris secara setengah-setengah atau hampir full.

5. Kamus akan diperbolehkan untuk membantu proses belajar

Setiap mahasiswa jurusan pendidikan bahasa inggris juga diperbolehkan untuk membawa kamus sehingga jika ada kata yang mereka belum kenal atau ingin mengetahui asal usul kata bahasa inggris, mereka bisa mencarinya dari kamus.

Namun, jika mahasiswanya tidak memiliki kamus atau merasa malas untuk membelinya, maka tidak perlu khawatir karena perpustakan yang ada di kampus juga menyediakan buku atau kamus bahasa inggris yang lengkap.

6. Terdapat banyak kegiatan luar kampus yang melatih bahasa inggris

Selain aktivitas dalam kampus, mahasiswa juga bisa melatih kemampuan bahasa inggrisnya dengan bergabung disalah satu organisasi kampus seperti klub inggris.

Selain itu, mahasiswa juga bisa menambah pengalaman dengan bekerja sampingan sebagai penerjemah atau pengajar kursus sehingga selain belajar tentang teori, mahasiswa bisa mengaplikasikan bahasa inggris itu untuk kebutuhan dunia kerja.

Dari penjelasan tadi, dapat disimpulkan bahwa calon mahasiswa yang tertarik untuk mengambil jurusan pendidikan bahasa inggris tidak perlu bermodalkan bahasa inggris, yang diperlukan hanyalah niat dan ketekunan.

Namun, hal ini tidak menjamin kalau setiap mahasiswa yang belum lancar bahasa inggrisnya dapat lulus tepat waktu karena mahasiswa yang tetap gagal dalam menguasai materi pelajaran di jurusan ini, mereka akan diharuskan untuk mengulangi materi tersebut di tahun depannya sehingga keseriusan dalam belajar sangat diperlukan.