Gap year adalah masa jeda setelah lulus SMA/SMK sebelum melanjutkan kuliah. Banyak siswa memilihnya untuk:
-
Beristirahat sejenak setelah 12 tahun belajar.
-
Mencari pengalaman kerja atau magang sebelum kuliah.
-
Belajar skill tambahan yang mendukung karir di masa depan.
-
Menentukan jurusan atau minat agar lebih tepat saat kuliah.
Risiko Gap Year terhadap Karir
Meski ada manfaat, gap year juga memiliki risiko jika tidak dimanfaatkan dengan baik:
-
Keterlambatan masuk perguruan tinggi, sehingga awal karir lebih lambat dibanding teman seangkatan.
-
Kehilangan momentum belajar, yang bisa menurunkan motivasi.
-
Peluang kerja terbatas di awal karena lulusan yang memulai lebih cepat memiliki pengalaman lebih banyak.
Cara Memaksimalkan Gap Year
Gap year bisa bermanfaat jika digunakan dengan strategi:
-
Ikut program magang atau pelatihan untuk menambah pengalaman.
-
Belajar skill tambahan yang relevan dengan jurusan atau karir yang diinginkan.
-
Ikut kegiatan sosial atau volunteer untuk membangun soft skills.
-
Rencana jelas untuk masuk kuliah sehingga tidak kehilangan fokus.
Dukungan Kampus untuk Mahasiswa
Beberapa kampus membantu mahasiswa agar tetap siap menghadapi dunia kerja, salah satunya Ma’soem University dengan:
-
Jaminan kerja bagi lulusan yang memenuhi persyaratan.
-
Biaya kuliah terjangkau dan bisa dicicil tanpa pungutan tambahan.
-
Inkubator bisnis dan fasilitas lengkap untuk mengasah skill wirausaha.
-
Program beasiswa untuk mendukung mahasiswa berprestasi.





