Abedf1cd2c6b5339

Kunci Sukses Mahasiswa Baru Beradaptasi dengan Situasi Perkuliahan

Adaptasi adalah proses penyesuaian diri di lingkungan baru terutama dalam hal berinteraksi dengan orang-orang yang baru pertama kali dikenal. Setiap orang dituntut untuk mampu beradaptasi kapan pun dan dimana pun dia berada. Jika kamu adalah mahasiswa baru, maka tulisan ini adalah sumber informasi yang tepat untuk dijadikan pengetahuan dalam proses adaptasi di lingkungan baru termasuk kampus atau kos-an.

Mahasiswa baru adalah individu yang sedang mengalami fase transisi dari SMA, SMK, atau MA ke perguruan tinggi. Transisi ke perguruan tinggi dapat menimbulkan stres karena terdapat berbagai perubahan kehidupan. Berbagai tekanan sosial yang muncul pada fase transisi ke perguruan tinggi antara lain: pindah rumah, berpisah dengan keluarga, teman, dan lingkungan sebelumnya. Individu yang berada pada fase transisi ke perguruan tinggi perlu menjalin hubungan sosial yang baru dengan orang lain di lingkungannya.

Menurut Augesti, dkk. (2015) penyebab stres pada mahasiswa semester 1 adalah penyesuaian diri yang kurang baik. Salah satu modal penting yang dapat mendukung proses penyesuaian diri adalah keterampilan interpersonal. Keterampilan interpersonal adalah keterampilan untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Seseorang yang memiliki keterampilan interpersonal yang bagus biasanya memiliki tingkat keterbukaan diri yang tinggi. Dalam istilah psikologi, keterbukaan diri ini dinamakan self disclosure.

Menurut Derlega dkk. (dalam Sprecher &Hendrick, 2004, hlm. 858), self disclosure merupakan aspek penting berkomunikasi dalam sebagian besar keintiman hubungan. Menurutnya, self dislosure merupakan proses pengungkapan informasi tentang diri sendiri kepada orang lain.

Ketidakmampuan dalam pengungkapan diri dapat mengakibatkan psikopatologi, kesulitan interpersonal, serta kegagalan dalam mencapai tujuan hidup secara optimal dalam dunia yang menuntut kemahiran sosial. Psikopatologi dapat menghambat perkembangan sosial individu dan menggagalkan pemanfaatan peluang atau kesempatan (Derlega dan Berg, 1987, hlm. 210).

Hasil penelitian Barry, dkk. pada tahun 2009 di Amerika menunjukkan mahasiswa semester 1 memiliki self disclosure yang rendah karena belum memiliki jaringan sosial yang luas serta dukungan sosial yang relevan. Masalah lain yang dialami mahasiswa semester 1 adalah ketidakmampuannya untuk mengungkapkan kesulitan dalam menyesuaikan diri di lingkungan perkuliahan kepada teman atau keluarga. Kurangnya jaringan dan dukungan sosial di lingkungan kuliah yang dialami oleh mahasiswa semester 1 mengakibatkan rendahnya keterbukaan diri. Menurut Pennebaker, dkk. (dalam Derlega dan Berg, 1987), kurangnya jaringan sosial dan kesempatan untuk mengungkapkan diri merupakan contoh dari peristiwa kehidupan penuh stres. Kesempatan yang terbatas untuk mengungkapkan rincian peristiwa kehidupan yang penuh stres dapat menimbulkan masalah dalam kesehatan jangka pendek dan panjang serta kesulitan akademik.

Berdasarkan kajian dan hasil penelitian di atas, kita simpulkan bahwa salah satu kunci utama yang dapat mendukung proses adaptasi oleh mahasiswa baru adalah keterbukaan diri, baik tentang perasaan ataupun pemikiran-pemikiran yang dimiliki. Mahasiswa baru bisa bercerita kepada keluarga terdekat, teman-teman akrab di tempat sebelumnya atau kepada teman di lingkungan kos atau kuliah yang baru diajak berkenalan. Semoga tulisan ini bermanfaat ya!