Kurangi Sampah Plastik di Kampus

Beranda / Berita / Kurangi Sampah Plastik di Kampus
21 Januari 2018

Yayasan Al Ma’soem Bandung (YAB) kembali melangsungkan kegiatan untuk mendukung program dalam menciptakan lingkungan nyaman, bersih dan asri di kampus dan sekitarnya. Setelah menjalankan berbagai program kebersihan untuk menciptakan suasana belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi para peserta didik, YAB kembali mengeluarkan kebijakan untuk menyediakan dispenser air di tempat-tempat strategis di yayasan untuk mengurangi sampah botol/cup plastik yang dihasilkan.

Pada Forum Sosialisasi dan Diseminasi oleh ketua Yayasan Al Ma’soem Bandung, Dr. Ir. H. Ceppy Nasahi Ma’soem, MS., menyampaikan himbauan kepada para peserta didik Al Ma’soem untuk mendukung program yayasan dalam menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih dan asri di kampus. “Sampah plastik sudah menjadi masalah lingkungan yang membutuhkan perhatian lebih dari kita semua. Yayasan melalui beberapa program yang mulai dijalankan sudah bisa mengurangi sampah plastik yang dihasilkan, tapi untuk sampah plastik bekas botol/cup minuman masih banyak dihasilkan.

“Para peserta didik Al Ma’soem diharapkan bisa ikut mendukung program yayasan dalam mengurangi sampah plastik bekas minum dengan membawa tumbler (botol minum) sendiri dari rumah, kemudian dapat menggunakan dispenser air yang akan diletakan di beberapa tempat disekitar kampus untuk mengisi airnya,” terang beliau.

Beberapa kebijakan yang ditujukan untuk mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan oleh kantin sekolah juga sudah diberlakukan. Pelarangan kantin untuk menjual makanannya dengan menggunakan kresek atau Styrofoam, kemudian para siswa diwajibkan untuk membawa tempat makan sendiri jika tidak ingin menggunakan piring yang sudah disediakan oleh kantin, dan banyak kebijakan lainnya sehingga bisa mengurangi jumlah sampah (khususnya plastik) yang dihasilkan.

Direktur Pendidikan YAB, Drs. Asep Sujana, M.M., menyampaikan “Yayasan Al Ma’soem Bandung juga merupakan sekolah pioneer yang sudah memberlakukan pelarangan untuk menggunakan Styrofoam sebagai tempat makan jauh sebelum kebijakan pemerintah Bandung mengenai pelarangan menggunakan Styrofoam dikeluarkan. Selain karena dapat membahayakan kesehatan, Styrofoam merupakan bahan yang susah untuk diurai oleh tanah yang akhirnya dapat membahayakan bagi lingkungan sekitar,” katanya.

Semoga dengan diberlakukannya kebijakan-kebijakan untuk menciptakan lingkungan yang nyaman, bersih dan asri di Al Ma’soem dapat semakin menambah motivasi para peserta didiknya untuk menjaga kondisi lingkungan mereka di rumah. Kemudian dengan mengurangi sampah yang dihasilkan di kampus, sedikit banyak dapat membantu lingkungan sekitar Yayasan Al Ma’soem Bandung.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University