Macam-macam Gelar Kelulusan

Beranda / Berita / Macam-macam Gelar Kelulusan
15 Februari 2020

Setelah lulus kuliah, akan ada gelar di belakang nama kalian. Tentunya gelar untuk setiap jenjang dan jurusan berbeda. Lulusan sarjana A dan sarjana B akan memiliki gelar yang berbeda walaupun sama-sama lulusan sarjana. Disini kita akan membahas ada berapa jenis gelar di Indonesia maupun di negara lain. Yuk kita simak penjelasan berikut

Gelar di Indonesia

Di Indonesia terdapat beberapa program studi. Yaitu Diploma, Sarjana, Magister, Doktor sampai dengan Professor. Yang membedakan adalah waktu tempuh belajar, laporan hasil pembelajaran dan gelar. Nah apa saja nih gelar nya? Untuk lulusan Diploma yaitu :

  1. D1 : Ahli Pratama (A.P.)
  2. D2 : Ahli Muda (A.Ma.)
  3. D3 : Ahli Madya (A.Md.)
  4. D4 : Sarjana Sains Terapan (S.S.T.)

Diikuti dengan jurusan yang di ambil. Contohnya jurusan Komputer maka gelar nya menjadi A.Md. Kom. Gelar ini di cantumkan setelah nama. Dan S1 untuk lulusan Sarjana dengan jenjang pendidikan Strata-1. Contoh penulisan gelar untuk lulusan Sarjana Administrasi Bisnis yaitu S.A.B.

Sedangkan Magister adalah jenjang pendidikan Strata-2 atau yang disingkat dengan S2. Untuk gelar ini ditulis di belakang nama lulusan program studi Magister dengan mencantumkan huruf “M” dan diikuti dengan inisial gelar. Misalnya lulusan Psikologi Sains menulis gelar nya yaitu (M.Si.).

Gelar berikutnya yaitu Doktor. Gelar Doktor (Dr.) atau S3 di Indonesia di cantumkan sebelum nama.  Conth Dr. H. Muhammad yang menandakan bahwa ia lulusan Hukum dengan gelar Doktor.

Sedangkan gelar untuk Professor (Prof.) diberikan kepada seseorang yang memiliki penemuan baru. Diantaranya yaitu seorang guru senior, dosen dan/atau peneliti. Biasanya mereka dipekerjakan oleh lembaga-lembaga atau institusi pendidikan perguruan tinggi atau universitas. Sebenarnya di Indonesia gelar atau jabatan ini merupakan fungsional bukan dari akdemis. Jika sebelumnya dosen dengan gelar akademis S2 dan S1 bisa menjadi professor, maka sejak tahun 2007 hanya yang bergelar Doktor saja yang bisa jadi Professor. Mengapa demikian? Karena para Professor inilah yang memiliki wewenang untuk membimbing calon Doktor.

Kalau di negara lain ada gelar apa saja?

Ada beberapa negara yang menganut sistem Anglo-Saxon. Yang dimaksud Anglo-Saxon adalah negara-negara yang termasuk ke dalam Inggris Raya dan negara-negara kepulauan Inggris lainnya. Negara yang termasuk di antara nya yaitu Inggris, Irlandia, Amerika Serikat dan Australia. Di negara-negara ini jenjang pendidikan nya di mulai dari Sarjana. Adapun gelar nya yaitu

  1. Bachelor (B.) setara dengan Sarjana. Contohnya yaitu Bachelor of Arts (B.A.)
  2. Master (M.) setara dengan Magister. Contohnya yaitu Master of Engineering (M.Eng.)
  3. Doctor (.D) setara dengan Doktor. Contohnya yaitu Doctor of Education (Ed.D.)

Di Negara Jerman kita bisa memilih Program Studi Diploma yang dimana gelar untuk lulusan ini yaitu (Dipl.). Untuk Sarjana yaitu Bachelor (B.), Master untuk Magister (M.) dan Doktor untuk Doctor (.D).

Untuk negara tetangga, Malaysia mereka memberikan gelar yang sama. Seperti Bachelor, Master dan Doktoral untuk gelar para lulusan Universitas nya. Kebanyakan program pascasarjana di Malaysia disampaikan dalam bahasa Inggris.

Gelar Professor

Nah itu dia macam-macam gelar yang ada di dunia perguruan tinggi. Baik Indonesia maupun negara lainnya memiliki kebijakan yang berbeda untuk waktu tempuh pembelajarannya. Kalian yang ingin melanjutkan kuliah atau ingin kuliah di luar negeri  tentunya harus paham terlebih dahulu program-program studi di negara yang kalian tuju. Supaya kalian bisa menata pedidikan kalian dengan baik. Tentunya harus mempersiapkan segal sesuatu nya dengan matang ya. Sebanyak apapun gelar mu tetaplah menjadi manusia yang rendah hati dan selalu membantu sesame makhluk lainnya.

#Hastag
Berita Lainnya
Copyright © 2019 Masoem University