Pernah membayangkan bekerja di perusahaan makanan global? Atau ikut dalam tim riset yang mengembangkan snack baru yang laris di pasaran? Dunia pangan kini bukan hanya soal memasak, tapi juga riset, inovasi, dan kualitas—dan semuanya bisa dimulai dari jurusan Teknologi Pangan.
R&D: Otak di Balik Inovasi Makanan Modern
Product Research & Development (R&D) adalah bidang yang terus dibutuhkan. Tugasnya? Meneliti, menciptakan, dan menyempurnakan produk makanan agar lebih menarik, aman, dan tahan lama.
Magang ke Jepang: Belajar dari Industri Pangan Tingkat Dunia
Salah satu program yang makin diminati mahasiswa adalah Internship ke Jepang. Jepang dikenal memiliki standar tinggi dalam teknologi dan keamanan pangan. Dengan mengikuti magang ini, mahasiswa dapat belajar langsung dari sistem kerja profesional sekaligus memperluas jejaring internasional.
Karier Lain yang Bisa Ditekuni Lulusan Teknologi Pangan:
-
Quality Assurance (QA): Menjamin mutu dan keamanan produk pangan.
-
Quality Control (QC): Bertugas melakukan pengujian dan pengawasan standar produksi.
-
Analis Produk Pangan: Menilai kandungan, kualitas, dan pengaruh suatu bahan terhadap produk akhir.
-
Wirausahawan Kuliner: Dengan bekal ilmu gizi, teknologi, dan manajemen pangan, banyak lulusan yang sukses mendirikan bisnis makanan sehat atau inovatif.
Program Kampus Berdampak: Siapkan Mahasiswa Jadi Solusi Bangsa
Melalui Program Kampus Berdampak, mahasiswa juga diajak langsung menyelesaikan isu nyata di masyarakat, mulai dari masalah gizi hingga ketahanan pangan lokal.
Universitas Ma’soem menjadi salah satu kampus yang turut mendorong kolaborasi praktis, magang industri, hingga pelatihan wirausaha kuliner bagi mahasiswanya.





