Mahasiswa Jurusan Agribisnis dan Cara Menentukan Tempat Magang yang Relevan


Bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di Universitas Ma’soem, Jurusan Agribisnis adalah bidang yang unik karena mengombinasikan ilmu alam dengan logika bisnis. Namun, tantangan terbesar bagi mahasiswa pertanian bukanlah saat belajar di kelas, melainkan saat harus menentukan di mana mereka akan mengaplikasikan ilmu tersebut melalui program magang atau Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Magang bukan sekadar rutinitas untuk memenuhi beban SKS. Ini adalah kesempatan emas untuk menguji apakah teori manajemen, ekonomi pertanian, dan kewirausahaan yang diajarkan di kampus Ma’soem benar-benar relevan dengan dinamika industri saat ini.

Memahami Luasnya Cakupan Jurusan Agribisnis

Sebelum menentukan lokasi, kamu harus menyadari bahwa Agribisnis di Universitas Ma’soem memiliki spektrum yang sangat luas. Kamu tidak hanya dipersiapkan menjadi ahli tanam, tetapi lebih kepada manajer atau pengusaha di sektor pangan. Fokus studinya mencakup pengelolaan sumber daya, analisis pasar, hingga manajemen keuangan usaha tani.

Karena cakupannya yang luas, pilihan tempat magang pun menjadi sangat beragam. Kamu bisa berada di lahan perkebunan, laboratorium pengolahan, kantor perbankan, hingga perusahaan rintisan (startup) teknologi pertanian.


Cara Menentukan Tempat Magang yang Relevan

Memilih tempat magang yang asal-asalan hanya akan membuang waktu. Agar pengalaman kerja lapanganmu maksimal, berikut adalah cara menentukan tempat magang yang relevan bagi mahasiswa Agribisnis:

1. Petakan Minat pada Rantai Pasok (Supply Chain)

Dalam agribisnis, ada tiga posisi utama. Tentukan kamu ingin mendalami yang mana:

  • Sektor Hulu: Jika tertarik pada penyediaan sarana produksi, carilah tempat magang di perusahaan benih, pupuk, atau alat mesin pertanian.
  • Sektor On-Farm (Produksi): Jika ingin belajar manajemen operasional lahan, pilihlah perusahaan perkebunan besar (PTPN atau Swasta) dan perusahaan hortikultura.
  • Sektor Hilir: Jika lebih tertarik pada pengolahan dan penjualan, carilah perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) berbasis pangan, eksportir komoditas, atau retail modern.

2. Selaraskan dengan Rencana Topik Skripsi

Cara paling cerdas menentukan tempat magang adalah dengan melihat rencana riset akhirmu. Jika kamu berencana meneliti tentang strategi pemasaran, maganglah di perusahaan distribusi atau startup agritech. Jika topikmu tentang efisiensi biaya produksi, maka perusahaan perkebunan atau koperasi tani adalah pilihan yang lebih tepat. Data yang kamu ambil saat magang bisa menjadi bahan awal skripsi yang sangat berharga.

3. Evaluasi Ketersediaan Mentor

Tempat magang yang relevan adalah yang memiliki mentor atau pembimbing lapangan yang kompeten. Lakukan riset kecil melalui LinkedIn atau bertanya kepada kakak tingkat di Universitas Ma’soem tentang bagaimana perlakuan perusahaan terhadap anak magang. Pilih perusahaan yang melibatkan mahasiswa dalam proyek nyata, bukan sekadar memberikan tugas administratif ringan.

4. Manfaatkan Kerja Sama Universitas

Universitas Ma’soem biasanya memiliki daftar mitra industri yang sudah terjamin kualitasnya. Memilih perusahaan yang sudah bekerja sama dengan kampus akan mempermudah urusan birokrasi dan memastikan kurikulum magang yang kamu jalani sudah sesuai dengan standar akademik fakultas.

5. Pertimbangkan Skala dan Ekosistem Perusahaan

Magang di perusahaan multinasional akan memberimu pemahaman tentang sistem manajemen yang mapan dan standar global. Sebaliknya, magang di UMKM agribisnis yang sedang berkembang akan memberimu kesempatan untuk melihat bagaimana sebuah bisnis dibangun dari nol secara lebih detail. Keduanya relevan, tergantung pada tujuan kariermu setelah lulus nanti.


Membangun Profesionalitas di Lapangan

Setelah berhasil mendapatkan tempat yang relevan, tugas selanjutnya adalah menjaga nama baik almamater. Mahasiswa Universitas Ma’soem diharapkan mampu menunjukkan etos kerja yang disiplin dan solutif. Jangan ragu untuk memberikan ide-ide segar mengenai pemasaran atau efisiensi produksi kepada pihak perusahaan; itulah nilai tambah yang dicari dari seorang mahasiswa Agribisnis.

Menentukan tempat magang adalah keputusan strategis yang akan membentuk portofoliomu. Dengan memilih tempat yang relevan dengan minat dan rencana masa depan, kamu tidak hanya belajar bekerja, tetapi juga membangun fondasi karier yang kokoh. Sebagai mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Ma’soem, pastikan pilihanmu mencerminkan ambisimu untuk memajukan sektor agraris Indonesia.