32 20260219 095907 0001.jpg

Manfaat Ikut HIMA di FKIP untuk Pengembangan Karier

Mengikuti organisasi kemahasiswaan bukan sekadar aktivitas tambahan selama kuliah. Bagi mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), keikutsertaan dalam Himpunan Mahasiswa (HIMA) justru menjadi salah satu bekal penting untuk menghadapi dunia kerja setelah lulus. Di lingkungan kampus seperti Ma’soem University, HIMA FKIP berperan aktif sebagai wadah pengembangan diri, kepemimpinan, dan kompetensi profesional mahasiswa.

Artikel ini akan membahas secara mendalam manfaat ikut HIMA di FKIP untuk pengembangan karier, khususnya bagi mahasiswa FKIP Ma’soem University. Dengan pendekatan yang relevan dan praktis, diharapkan mahasiswa semakin memahami bahwa pengalaman organisasi dapat menjadi nilai tambah yang signifikan di masa depan.


1. Melatih Soft Skill yang Dibutuhkan Dunia Kerja

Salah satu manfaat paling nyata dari ikut HIMA di FKIP adalah berkembangnya soft skill. Dunia kerja saat ini tidak hanya menuntut kemampuan akademik, tetapi juga keterampilan interpersonal seperti komunikasi, kerja tim, manajemen waktu, dan kemampuan memecahkan masalah.

Di dalam HIMA FKIP, mahasiswa terbiasa berdiskusi, berdebat secara sehat, serta menyampaikan ide dalam forum resmi. Pengalaman ini sangat berguna ketika kelak mahasiswa harus menghadapi rapat kerja, presentasi di depan pimpinan, atau berkomunikasi dengan berbagai pihak di dunia profesional.


2. Menumbuhkan Jiwa Kepemimpinan Sejak Mahasiswa

HIMA FKIP menjadi tempat ideal untuk belajar kepemimpinan secara langsung. Mahasiswa yang terlibat sebagai pengurus, koordinator divisi, atau ketua pelaksana kegiatan akan menghadapi situasi nyata dalam memimpin orang lain.

Di FKIP Ma’soem University, HIMA sering mengadakan kegiatan akademik, sosial, hingga pengabdian masyarakat. Semua kegiatan tersebut membutuhkan perencanaan matang dan kepemimpinan yang kuat. Pengalaman memimpin inilah yang kelak menjadi nilai plus saat melamar pekerjaan, terutama pada posisi yang menuntut tanggung jawab dan pengambilan keputusan.


3. Memperluas Relasi dan Jaringan Profesional

Relasi adalah salah satu aset terpenting dalam pengembangan karier. Melalui HIMA FKIP, mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan teman seangkatan, tetapi juga dengan mahasiswa lintas angkatan, dosen, alumni, hingga mitra eksternal kampus.

Jaringan yang dibangun sejak mahasiswa ini sering kali memberikan manfaat jangka panjang, seperti informasi lowongan kerja, rekomendasi beasiswa, atau peluang kolaborasi proyek pendidikan. Mahasiswa FKIP Ma’soem University yang aktif di HIMA memiliki peluang lebih besar untuk dikenal secara personal oleh dosen dan pimpinan fakultas, yang tentu sangat membantu dalam pengembangan karier akademik maupun non-akademik.


4. Mengasah Kemampuan Manajemen dan Organisasi

Dalam HIMA FKIP, mahasiswa terlibat langsung dalam perencanaan program kerja, pengelolaan anggaran, hingga evaluasi kegiatan. Hal ini secara tidak langsung melatih kemampuan manajemen yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Mahasiswa belajar menyusun proposal, membuat laporan pertanggungjawaban, serta mengatur jadwal kegiatan agar tidak berbenturan dengan perkuliahan. Kemampuan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu bekerja secara sistematis dan bertanggung jawab, dua hal yang sangat dihargai oleh perusahaan maupun institusi pendidikan.


5. Menambah Pengalaman Nyata di Luar Kelas

Nilai akademik memang penting, tetapi pengalaman nyata sering kali menjadi pembeda utama dalam seleksi kerja. Keikutsertaan dalam HIMA FKIP memberikan pengalaman praktis yang tidak selalu didapatkan di ruang kelas.

Misalnya, mahasiswa terlibat dalam kegiatan seminar pendidikan, pelatihan guru, diskusi ilmiah, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan. Semua pengalaman ini dapat dicantumkan dalam curriculum vitae (CV) dan menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa aktif, produktif, dan memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan.


6. Meningkatkan Kepercayaan Diri dan Mental Profesional

Aktif di HIMA FKIP secara tidak langsung membentuk mental profesional sejak dini. Mahasiswa terbiasa menghadapi tekanan, tenggat waktu, serta tanggung jawab terhadap tugas bersama. Hal ini melatih ketahanan mental dan kepercayaan diri.

Bagi mahasiswa FKIP Ma’soem University, pengalaman ini sangat relevan karena profesi di bidang pendidikan menuntut kepercayaan diri, kemampuan berbicara di depan umum, serta kesiapan menghadapi berbagai karakter peserta didik dan lingkungan kerja.


7. Menjadi Nilai Tambah Saat Melamar Pekerjaan

Banyak perusahaan dan institusi pendidikan melihat pengalaman organisasi sebagai indikator kesiapan kerja. Keaktifan di HIMA FKIP menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya fokus pada teori, tetapi juga memiliki pengalaman kepemimpinan, kerja tim, dan tanggung jawab sosial.

Saat wawancara kerja, pengalaman di HIMA sering menjadi bahan diskusi yang menarik. Mahasiswa dapat menceritakan peran, tantangan, dan pencapaian selama berorganisasi, yang mencerminkan karakter dan kompetensi diri secara nyata.


8. Membentuk Karakter Pendidik yang Berintegritas

Sebagai calon pendidik, mahasiswa FKIP dituntut memiliki karakter yang kuat dan berintegritas. HIMA FKIP menjadi sarana pembentukan karakter tersebut melalui kegiatan yang menjunjung nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial.

Lingkungan akademik di Ma’soem University mendukung mahasiswa untuk berkembang secara seimbang, baik dari sisi intelektual maupun karakter. Keaktifan di HIMA FKIP membantu mahasiswa memahami peran pendidik tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan di masyarakat.


Manfaat ikut HIMA di FKIP untuk pengembangan karier sangatlah besar dan nyata. Mulai dari pengembangan soft skill, kepemimpinan, relasi, hingga pembentukan karakter profesional, semua dapat diperoleh melalui keaktifan berorganisasi.