2e8a1769a4935443

Manfaat Personal Branding di Social Media

Brand image dan citra yang melekat pada diri kita bisa dibangun dengan bermacam cara, bisa dengan branding di dunia offline maupun online. Akan tetapi, seiring menjamurnya berbagai macam media sosial dewasa ini, pembentukan citra diri bisa dengan mudah dilakukan.

Kita bisa menggunakan media sosial untuk memberitahu orang-orang di sekitar siapa kita dan apa yang bisa kita lakukan. Penggunaan sosial media akan sangat membantu orang-orang mengenal kita lebih jauh. Supaya penggunaan sosial media bisa produktif, jadikanlah platform ini sebagai media untuk mempromosikan diri kepada khalayak. Kita bisa memberi tahu siapa diri kita, sehingga orang-orang memiliki value jugdement yang positif terhadap apa yang kita lakukan. Sosial media akan sangat membantu bagi mereka yang selalu aktif dan percaya diri untuk terus membentuk citra diri, sebagai penopang berkembang karier atau kehidupan sosialnya.

 Pada artikel ini akan dijelaskan mengenai manfaat personal branding di sosial media dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Percaya Diri

Jika kita terbiasa, dan sering memperkenalkan diri di sosial media, tentunya karakter percaya diri akan terbentuk dengan sendirinya. Hal ini juga berlaku pada pandangan kita terhadap diri kita sendiri. Kita bisa berinovasi, berkarya, serta sharing pengetahuan dengan seluruh teman yang ada di sosial media. Hal ini mampu menciptakan ikatan yang sangat baik dengan beberapa orang, sehingga kita bisa mendapatkan feedback, dari mulai pertanyaan, like, komentar, kritikan hingga pujian

2. Menambah Relasi

Jika kita konsisten dalam mengunggah dan mempublikasikan karya yang diminati, dan hal itu dilakukan terus menerus, orang akan melihat dan mulai tertarik terhadap apa yang kita lakukan. Ketika orang tertarik, mereka akan memberikan respon positif. Di sinilah peluang untuk menambah relasi pertemanan, maupun pekerjaan bisa terbentuk. Bertambahnya relasi dengan beberapa profesional di bidang tertentu, akan membuat kita semakin dikenal sebagai seorang expert. Sehingga kita memiliki peluang untuk mendapatkan beberapa pekerjaan tertentu yang sesuai dengan keahlian kita.

3. Menjadi Portofolio

Jika tidak ada bukti karya, mana mungkin orang bisa percaya terhadap apa yang kita lakukan. Orang yang ingin bekerja sama dengan kita, tentunya akan melihat portofolio kita. Media sosial bisa menjadi salah satu tempat portofolio. Bisa sebagai galery atau aspek yang membuat kita bisa dikenali sebagai seseorang yang ahli. Portofolio bisa menjadi nilai tambah kita untuk menambah nilai pada diri kita. Dalam melamar kerja tidak cukup mengatakan, "bisa" saja. Perlu sebuah bukti, dan bukti tersebut bisa dilihat dari portofolio kita sebagai seorang profesional di bidang tertentu. Dengan begitu kita tidak perlu banyak berbicara mengenai siapa diri kita. Cukup dengan memberikan lembar portofolio, orang orang yang ada di sekitar akan percaya jika kita adalah seorang ahli.

4. Lebih Produktif

Ketimbang memberikan komentar negatif terhadap posting seseorang di sosial media. Lebih baik kita mencoba mengenali mereka dan bertukar pikiran dengan orang di sekitar kita terutama di sosial media, sehingga ada pengalaman baru yang didapat. Dengan begitu, kita bisa lebih produktif dalam hal berinteraksi di dunia Maya.

Misal, kita dikenal sebagai seorang sineas film. Media sosial kita dipakai untuk membahas berbagai film yang sudah kita tonton sebelumnya. Sehingga apa yang kita tonton dan analisis, akan memberikan informasi kepada para pengikut kita di sosial media. Berbagai respon dan apresiasi dari audience biasanya akan membuat kita merasa produktif menghasilkan informasi dan pengetahuan untuk orang lain. Yuk gunakan social media marketing untuk kepentingan yang baik.