98370f957fd52fe7

Masih Ragu Masuk Prodi BK? Ini Keuntungan yang Bisa Kamu Dapat

Program studi BK atau Bimbingan dan Konseling merupakan program studi yang mempelajari ilmu atau konsep pengembangan Bimbingan dan Konseling, serta mempelajari ilmu yang berkaitan dengan psikologi manusia seperti pemahaman pribadi, perilaku manusia, teori psikolog, dan lain-lain.

Program studi Bimbingan dan Konseling sendiri juga bisa dianggap sebagai salah satu prodi favorit bagi calon mahasiswa zaman sekarang.

Hal ini dapat dibuktikan karena dari jumlah peminat program studi ini sendiri, dapat dibilang cukup banyak, bahkan diperkirakan kalau jurusan ini akan mengalami peningkatan peserta yang cukup tinggi untuk beberapa tahun ke depan.

Namun, bagi beberapa calon mahasiswa khususnya yang sedang bingung harus memilih prodi kuliah yang mana, mereka masih ragu untuk mengambil program studi yang satu ini karena mereka masih khawatir kalau program studi ini tidak cocok dengan preferensi mereka sendiri.

Nah, bagi yang masih ragu untuk masuk prodi Bimbingan dan Konseling, perlu diketahui bahwa program studi ini menawarkan banyak keuntungan yang mungkin sulit didapatkan jika memilih prodi lainnya, lalu apa saja keuntungan yang bisa didapat dengan masuk prodi Bimbingan dan Konseling?

Berikut ini merupakan keuntungan yang bisa didapat dengan masuk prodi BK:

1. Menambah skill komunikasi

Perlu diketahui skill komunikasi merupakan skill yang paling penting untuk zaman digital seperti sekarang ini karena orang zaman sekarang sudah tidak begitu pandai ketika berkomunikasi dengan orang lain semenjak teknologi khususnya media sosial telah mengubah bagaimana cara masyarakat berkomunikasi.

Namun, dengan mengambil jurusan Bimbingan dan Konseling, mahasiswa akan diajarkan bagaimana memahami psikologi manusia lebih dalam sehingga hal ini akan mempermudah mahasiswanya ketika berbicara dengan orang lain dan jika misalnya ada masalah yang dihadapi orang itu, masalah tersebut bisa langsung dibicarakan diselesaikan secepat mungkin.

2. Kurikulum yang menarik

Tidak seperti yang dibayangkan oleh banyak orang ketika mendengar prodi BK. Materi yang diajarkan di prodi BK tidak selalu tentang pendidikan Bimbingan dan Konselin, melainkan terdapat banyak sesi yang membuat kurikulumnya semakin menarik.

Sebagai contoh, ada sesi di mana setiap mahasiswanya perlu menulis apa yang mereka suka dan tidak suka dengan orang lain, ada sesi tanya jawab, mempelajari gangguan mental, dan sesi menarik lainnya.

3. Memahami karakter individu

Setiap orang memiliki karakter yang berbeda sehingga hal ini akan menimbulkan rasa ingin tahu yang tinggi, tetapi karakter individu tersebut sulit diketahui jika tidak memilih prodi BK.

Karena dengan memilih prodi BK, mahasiswanya akan diajarkan mengenai teknik pemahaman individu dan faktor apa saja yang diperlukan untuk memperlancar sesi konseling seperti wawancara, tes psikologi, observasi, dan sebagainya.

4. Prodi yang cocok untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana

Mendapat gelar sarjana di prodi Bimbingan dan Konseling bisa menjadi awal yang baik bagi mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan pascasarjana selanjutnya.

Karena gelar yang didapat dari program S1 Bimbingan Konseling, memungkinkan mahasiswanya untuk melanjutkan pendidikan lebih tinggi di jurusan psikologi, sosiologi, dan bisa juga dipakai untuk melanjutkan ilmu di bidang lain seperti hukum, komunikasi, kesehatan, dan lain-lain.

5. Mengembangkan kepribadian diri

Bagi yang penasaran untuk mencari tahu tentang potensi yang dimiliki diri sendiri, maka memilih prodi BK merupakan solusi yang cocok karena prodi ini akan memberikan arahan untuk mencari tahu segala kelebihan, kelemahan, dan bakat yang terpendam dalam diri seorang.

Sehingga hal ini bisa membantu mahasiswanya untuk mengembangkan kepribadian diri, tetapi bagaimana cara melakukannya?

Hal ini bisa dicapai karena salah satu materi dari BK akan mempelajari tentang 5 konsep dasar dalam Bimbingan dan Konseling, yakni mengarahkan, merekomendasi, menasehati, membetulkan, dan mengembangkan.

6. Memahami pengetahuan umum secara luas

Selain membahas cara mengatasi masalah seseorang secara psikolog, Bimbingan dan Konseling juga akan membahas setiap ilmu yang mempengaruhi kehidupan masyarakat seperti ilmu keagamaan, kewarganegaraan, landasan pendidikan, statistika pendidikan, dan lain-lain.

Dengan ilmu yang diajarkan ini, mahasiswa juga memiliki wawasan yang cukup tentang kondisi psikologi masyarakat sehingga ketika berpapasan dengan masalah, mahasiswa dapat mencari solusinya lebih cepat.

7. Berkesempatan untuk mendapat prospek kerja yang luas

Prospek kerja untuk mahasiswa lulusan prodi Bimbingan dan Konseling bisa dibilang cukup luas karena perusahaan atau instansi resmi selalu membutuhkan anak bangsa yang dapat mengatasi masalah mental yang dihadapi oleh masyarakat.

Setelah lulus prodi BK, mahasiswa bisa melamar kerja untuk berbagai prospek kerja, mulai dari peneliti di suatu lembaga, dinas, kementerian pendidikan, kementerian agama, konselor pendidikan, konsultan pengembang SDM, hipnoterapis, staf HRD, penyedia layanan tes psikologi, bahkan wirausahawan.

8. Dijamin setelah lulus kuliah langsung bekerja

Hal ini memang terdengar aneh karena mendapat gelar sarjana belum bisa menjamin kalau mahasiswanya bisa mendapatkan prospek kerja yang layak semenjak angka pengangguran sarjana di Indonesia semakin meningkat.

Walaupun begitu, perlu diketahui bahwa gelar sarjana ini bisa digunakan sebagai nilai plus ketika melamar kerja karena mahasiswa lulusan jurusan BK terkenal akan keahlian analisis data, komunikasi, dan pemahaman psikolog yang baik, sehingga hal ini akan membuat pihak HRD atau pengusaha untuk kesulitan dalam menolak tawarkan lamaran pekerjaan.

9. Dapat banyak relasi

DI samping itu semua, masuk prodi Bimbingan dan Konseling bisa menghadiahkan mahasiswanya dengan relasi yang berkualitas.

Hal ini dikarenakan kebanyakan mahasiswa Bimbingan Konseling memiliki karakter yang unik, tetapi bukan hanya sesama mahasiswa, relasi yang bisa didapat juga termasuk para ahli psikolog dan tokoh penting lainnya.

Dari keuntungan tadi, dapat dikatakan bahwa memilih prodi Bimbingan dan Konseling itu hanya mendatangkan keuntungan sehingga jika sudah masuk prodi ini, tidak ada namanya menyesal.